
Prajurit itu mengeluarkan sebuah syal yang telah berlumur darah kering.
“Itu..”
Yoshiaki buru-buru langsung merebut syal itu.
“Ini, ini adalah syal milik Kimiko, tapi apa ini? Darah?”
“Iya yang mulia”
“dari mana kau menemukanya?!!”
“Saya sebelumnya sempat melewati daerah timur ibu kota, ada seorang wanita tua yang kesulitan berjalan kemudian saya membantunya untuk sampai di rumahnya. Saya memasuki rumahnya, kemudian saya tak sengaja melihat syal itu. Awalnya saya pikir syal itu milik nenek tersebut tapi yang membuat saya terkejut adalah ada lambang kerajaan di syal tersebut. Kemudian saya menghampiri syal tersebut, saya bertanya pada nenek itu dari mana dia mendapatkanya. Dia menjawab jika syal itu bukan miliknya, dia mengatakan jika dia menemukan syal itu di mayat seorang wanita yang sedang menggendong anaknya. Wanita itu terbunuh oleh para pasukan Yamamoto, saya juga bertanya dimana mayat wanita itu. dia mengatakan jika wanita itu sudah di kubur bersama dengan mayat yang lainya” jelas prajurit itu
Degg!!
Yoshiaki membelakkan matanya mendengarnya, tanpa dia sadari syal yang dia genggam terjatuh ke lantai.
Dia syok mendengar apa yang di katakana oleh prajurit itu.
“Kimiko dia tidak mungkin..”
“Y-yang mulia..?”
Yoshiaki mengepalkan tangannya kaut-kuat kemudian.
Braakk!!
Dia memukul meja kerjanya dengan sangat keras, hingga meja itu nyaris membelah menjadi 2.
“Yang mulia!” Kaget prajurit itu
“Tidak!!!” Teriak Yoshiaki
“Kimiko tidak!! Kau tidak boleh meninggalkanku!! Tidak!!”
__ADS_1
Seketika yoshiaki kehilangan kendalinya, dia sangat sedih sekali.
Yoshiaki mengamuk, dia membuang apapun di ruanganya, melemparnya dan membantingnya.
Braakk!!
Braaakkk!!
“TIDAK!!!”
“Y-yang mulia tenanglah” Prajurit itu hanya bisa melihat amukan Yoshiaki, dia tidak berani mendekati Yoshiaki yang tengah mengamuk itu.
“Tidak!!! Kimiko tidak!! Jangan pergi meninggalkanku!!” Yoshiaki menangis sambil berteriak nama Kimiko.
“Kenapa kau meninggalkanku!!, kembalilah!!”
Yoshiaki kemudian mengepalkan tanganya dengan kuat kemudian..
Braakk!!
“Y-yang mulia”
Sang prajurit yang melihatnya hanya bisa bergidik ngeri, dia ketakutan melihat amukan Yoshiaki.
“Yamamoto, aku tidak akan mengampunimu. Tidak akan pernah..” gumam Yoshiaki
Seketika prajurit itu langsung merasakan aura gelap yang mengerikan.
“Kumpulkan sebagian besar para pasukan, sedangkan sebagianya suruh mereka untuk tetap mencari keberadaan Kimiko.”
“M-mengumpulkan sebagian pasukan, a-apa yang akan anda lakukan?” Tanya Prajurit itu sedikit ketakutan
“Kita akan berperang melawan Yamamoto” Ucap Yoshiaki
“T-tapi yang mulia”
__ADS_1
“Aku tidak ingin mendengar tolakan, segera laksanakan perintahku”
“Y-yang mulia i-itu”
Yoshiaki yang sedang dalam suasana hati buruk itupun menjadi sedikit bertambah marah karena perintahnya tidak langsung di laksanakan.
Whusss
Prajurit itu kaget sekaligus ketakutan, Yoshiaki tiba-tiba menghunuskan pedang ke arahnya.
“Cepat laksanakan perintahku, atau aku akan menghabisimu” Ucapnya dengan suara dan aura yang begitu dingin
“B-baik akan saya laksanakan, mohon ampuni nyawa saya” balas prajurit itu sambil menggigil ketakutan merasakan hawa membunuh yang muncul dari Yoshiaki
Yoshiaki pun menjauhkan pedangnya dari prajurit itu. Prajurit itupun langsung buru-buru pergi melaksanakan perintah, dia begitu ketakutan.
‘Y-yang mulia telah berubah, dia b-bukan yang mulia Yoshiaki yang dulu. Y-yang mulia sekarang menjadi sangat menakutkan dan mengerikan’ batin prajurit itu
Tak lama berita akan peperangan itupun akhirnya terdengar di telinga Ratu Makoto, dia sangat terkejut mendengar kabar perang dan saat ini dia sedang bergegas ke kantor kerja Yoshiaki untuk mendengar penjelasan.
Braaakk!!
“Yoshiaki!!”
Ratu Makoto tiba di ruangan milik Yoshiaki.
“Yoshiaki apa maksud dari kau akan-!!” Sebelum menyelesaikan ucapanya, Ratu Makoto terkejut dengan Yoshiaki.
“Y-yoshiaki, apa itu kau?” Ratu Makoto benar-benar terkejut melihat Yoshiaki dia sangat berbeda dengan beberapa waktu yang lalu. Auranya terasa sangat dingin dan mengerikan.
Tubuh Ratu Makoto menjadi kaku merasakan hawa dingin Yoshiaki, bahkan dia pun terkejut dengan kondisi ruangan ini.
“A-apa yang terjadi? K-kenapa bisa berantakan?” tanya Ratu Makoto
“Y-yoshiaki apa yang terjadi padamu”
__ADS_1
》NEXT CHAPTER《
Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya :)