
Yuki mengepalkan tanganya menahan diri dan mencoba untuk menuruti permintaan kakaknya ini.
“baiklah kakak aku akan menurutimu”
“terimakasih banyak Yuki”
“L-lalu sebagai gantinya, bisakah aku menemui keponakanku?”
“Tentu saja, tapi ingatlah. Jangan sampai dia curiga, Prian tidak boleh tahu. Aku akan menjelaskannya perlahan-lahan agar dia bisa menerimanya dan mengerti”
“Baiklah kakak, aku akan menyembunyikan hubungan kita sebagai adik dan kakak. Aku melakukan ini karena perintahmu”
“Terimakasih banyak”
“Ah Yuki ambilah ini..” ucap Kimiko yang melepaskan kalungnya dan menyerahkanya pada Yuki
“Apa ini?”
“Itu adalah kalung pemberian Yoshiaki saat aku dinyatakan sedang mengandung Prian saat itu. dia menghadiahkan kalung sederhana dan ringan agar leherku tidak terluka akibat menahan berat kalung”
“untuk apa?”
“Aku masih belum tahu, tapi ku rasa kau akan membutuhkanya. Simpanlah dulu”
“Tapi ini adalah hadiah pemberian kakak padamu”
“Aku akan mengambilnya saat aku sudah kembali ke Miyamoto. Untuk sementara tolong jaga dan bawa kalung ini. Bagiku kalung ini sudah seperti jimat pelindung bagiku” Ucap Kimiko
“A-ah baik aku akan menyimpanya baik-baik”
Kimiko pun pergi ke halaman istana bersama dengan Yuki untuk mencari keberadaan Prian. Biasanya anak-anak tidak akan suka dengan keramaian di mana mereka tidak bebas. Dan tempat yang paling di sukai pasti tempat yang cukup tenang dan tidak terlalu ramai.
__ADS_1
Kimiko menoleh ke samping kanan dan kiri mencari keberadaan Prian. Sedangkan Yuki justru berdebar-debar menantikan pertemuan kedua kalinya dengan keponakanya. Pertemuan pertamanya saat Prian masih bayi, lalu untuk yang kedua ini dia akan melihat sosok anak-anak dari bayi tersebut.
“Ketemu!!” saat Kimiko berteriak, jantung Yuki justru berdegup lebih kencang.
“Prian!!” Panggil Kimiko
Terlihat sekumpulan anak-anak tak jauh dari mereka sepertinya tengah asik mengobrol, kemudian salah satu anak itu menoleh tatakala ada seseorang yang memanggilnya.
“Mama…?”
Anak itu kemudian berjalan menuju ke arah sumber suara yang memanggilnya.
Yuki sangat bahagia saat dia bisa bertemu dengan Prian, terlhat seorang anak lelaki tengah menuju ke arahnya.
“Ah Prian..kemari sayang” Ucap Kimiko
Anak itu pun hanya mengangguk dan menghampiri Kimiko.
Degg
Deeeggg
Jantungnya berdegup kencang saat pertama kalinya melihat sosok anak-anak dari keponakan satu-satunya itu.
“Mama ada apa?” tanya Prian
“Tidak ada, mama Cuma mau mengetahui dimana posisimu agar mama tak khawatir”
“???”
“Prian coba kau perkenalkan dirimu pada paman ini”
__ADS_1
“paman ini siapa? Kenapa bisa bersama mama?” bukanya memberi salam atau memperkenalkan diri, Prian justru berbalik bertanya.
“Dia adalah-“
“Senang bertemu denganmu, perkenalkan namaku Yuki aku adalah perwakilan dari kerajaan Miyamoto” jelas yuki dengan semangat
“Senang bertemu denganmu juga tuan, namaku Prian”
“Senang berkenalan denganmu Prian”
“o-oh iya, lalu bagaimana anda bisa bersama dengan ibu saya?” tanya Prian
“kami tak sengaja bertemu di taman tadi”
“Begitu ya, aku-“
“Hey Prian jangan pergi begitu saja! Ayo!” Tiba-tiba salah seorang teman Prian datang dan langsung menarik Prian pergi.
“H-hey tunggu..” kaget Prian
Prian pun berhasil di bawa temanya dan berkumpul kembali dengan teman-temanya.
“kakak terimakasih banyak, akhirnya aku bisa bertemu dengan Prian. Aku sangat senang sekali” ucap Yuki mencoba menahan air mata kebahagiaanya.
“Aku juga senang akhirnya Prian bisa bertemu denganmu”
“Dia sangat mirip sekali dengan kak Yoshiaki, wajahnya, rambutnya, auranya benar-benar sama. Tapi tatapan lembutnya sangat mirip denganmu kak” Ucap Yuki
》**NEXT CHAPTER**《
Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya J
__ADS_1