Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran
Episode 7


__ADS_3

"Putri Shanika itu adalah orang yang sangat baik sekali. Aku senang karena bisa berteman denganya" ucap Kimiko


"Terimakasih sudah mau berteman dengannya, tolong jaga adikku jika dia sedang bersamamu"


"Baik yang mulia"


"Lalu, apa kau akan pergi menemui teman-temanmu?" Tanya Julio


"Benar yang mulia"


"Kalau begitu, biar aku antar "


"T-tidak perlu yang mulia. Mulai dari sini saya sudah tau arah jalanya"


"Tidak apa-apa, aku juga ingin bertemu dengan semua teman-teman Shanika" ucap Julio


"B-baiklah yang mulia" balas Kimiko


Akhirnya Putri Kimiko dan Pangeran Julio pergi bersama-sama menuju kearah dimana teman-teman berada..


Tapi saat sampai disana, tiba-tiba semua teman-teman tidak ada..


"Mereka kemana? Bukankah tadi mereka ada disini"heran Kimiko


"Kau tidak salah tempat bukan?" Tanya Julio


"Tentu saja tidak, tempat ini hanya ada 1 dikastil ini yang saat ini berada didepanmu" balas Kimiko


"Mungkin saja mereka sedang berkeliling istana"


"Apakah benar? Tapi mereka bisa menungguku bukan?"


"Menunggu bagaimana? Kau saja tersesat diistana. Untung saja ada aku, jika tidak bagaimana nasib mu selanjutnya"


"Hahhh jangan ungkit itu lagi, aku benar-benar tidak ingin mengingatnya" balas Kimiko


"Bagaimana jika kau ku ajak berkeliling istana? Apa kau mau?" Tanya Julio


"Tapi jika mereka datang dan mencariku?"


"Tenang saja, nanti aku akan memerintahkan prajurit untuk memberitahu teman-temanmu jika kau sedang bersamaku"


"Tapi apa kau tidak merasa repot? Bukankah kau sedang sibuk"


"Tidak, justru hari ini aku sangat senggang sekali"


"Begitu ya, baiklah" balas Kimiko


Kimiko akhirnya menyetujui usul Julio untuk berkeliling istana bersamanya..


"Sebelum itu, biar kuperingatkan. Jangan pergi terlalu jauh dariku, jika tidak maka kau akan tau akibatnya" balas Julio


"Baiklah"


Ditempat lain, masih didalam istana Yamasaki


"Bagaimana pertemuanya tuan?" Tanya seorang penasihat


"Berjalan seperti yang kuharapkan"


"Syukurlah jika begitu" balas penasihat


"Aku ingin pergi keruanganku sekarang.."


Ruangan yang telah disediakan oleh raja secara langsung


"Baiklah yang mulia Yoshiaki" balas Penasihat tadi


Yoshiaki, atau Pangeran Yoshiaki saat ini juga sedang berada dikastil Yamasaki.


Ia memiliki urusan yang berhubungan dengan kerja sama dengan 2 kerajaan tetangga..


Setelah pertemuan dengan Raja, Yoshiaki kemudian pergi menuju ruanganya..


"Pertemuan tadi cukup melelahkan sekali" ucap Yoshiaki


"Jika anda merasa lelah, sebaiknya anda istirahat sebentar" balas sang Penasihatnya


"Cuaca hari ini terang sekali"


Yoshiaki berjalan menuju jendela ruanganya..


Dia menatap kearah langit biru yang membentang luas..


"Langit saat ini bagaikan samudra yang membentang luas dari ujung ke ujung dunia" ucap Yoshiaki


Walaupun jendela tertutup rapat tapi dengan melihat daun-daun yang diterpa angin , rasanya dirinya juga bisa merasakan hembusan angin yang berhembus tiada henti..


Yoshiaki kemudian mengalihkan padanya kearah halaman istana..


Matanya sedikit membelak kala ia tidak sengaja melihat ada Putri Kimiko disana.


Tapi yang lebih membuatnya terkejut adalah Putri Kimiko tidakalah sendiri, ada seorang laki-laki yang bersamanya..


"Kimiko?Apa yang dia lakukan disini? Dan siapa yang ada disampingnya?" Tanya Yoshiaki


Sang penasihat sedikit bingung dengan siapa yang dimaksud oleh Yoshiaki, dia kemudian berjalan menuju arah Yoshiaki dan melihat siapa yang dimaksud oleh Yoshiaki sendiri..


"Hm? Dia adalah Yang Mulia Julio Von Yamashita, dia adalah Pangeran pertama dan Pangeran Mahkota dari kerajaan Yamasaki"


"Pangeran Julio?"


"Benar, tapi bagaimana Yang mulia Kimiko bisa bersama beliau?"


Penasihat itu heran karena melihat Pangeran Julio sedang bersama dengan Putri Kimiko.


"Aku akan turun untuk menghampiri mereka" ucap Yoshiaki


Terlihat saat ini suasana hati Yoshiaki sedang tidak baik, dia bahkan mengepalakan tanganya cukup kuat...


Yoshiaki mulai membuka pintu Ruanganya, tapi entah dari mana tiba-tiba semua teman-teman Kimiko berada didepan pintu ruanganya beserta Putri Shanika.


"Siapa kalian?" Tanya Yoshiaki


"Ternyata memang bukan main, kau benar-benar tampan sekali. Apa benar kau Pangeran Yoshiaki?" Tanya Ayako


"Itu benar aku adalah Pangeran Yoshiaki" balas Yoshiaki sedikit dingin karena suasana hatinya sedang buruk


"B-bolehkan aku berjabat tangan denganmu?" Tanya maria


"Apa maksudmu! Aku juga ingin berjabat tangan denganmu pangeran Yoshiaki" ucap midori


"Tidak aku lebih dahulu yang berjabat tangan denganya" seru mayumi


"Kalian ini tidak sopan, aku disini adalah putri kerajaan ini. Jadi aku yang lebih dahulu menjabat tanganya.." ucap Shanika


"Hahh apa maksudmu!"


"Maaf aku sedang ada urusan penting" ucap Yoshiaki dingin kemudian berlalu dari sana..

__ADS_1


Dia langsung pergi menuju kearah Julio dan Kimiko


"Ehh yang mulia Yoshiaki mau kemana?" Tanya mayumi


"Mana kita tau, kita ikuti saja" usul Maria


Akhirnya mereka pun membuntuti kemana Pangeran Yoshiaki pergi...


Sedangkan ditempat Kimiko dan Julio


"Bagaimana menurutmu tentang istana ini?" Tanya Julio


"Benar-benar sangat luar biasa, tanaman dan hewan dipelihara dan dijaga dengan sangat baik. Udara disini juga sangat menyegarkan, suhu juga stabil. Dan banyak sekali tanaman bunga yang ditanam disekitar sini" balas Yoshiaki


"Apa kau menyukai tanaman bunga?' Tanya Julio


"Aku menyukainya, bahkan aku mengoleksi berbagai macam bunga yang kutanam."


"Dari semua macam bunga yang kau miliki, apa kau memiliki bunga seperti ini?" Tanya Julio sambil menunjukan sebuah bunga berwarna violet terang dengan mahkota Bunga cukup unik


"Tidak, ini pertama kalinya aku melihatnya. Bunga apa ini?"


"Shibazakura" balas julio


"Shibazakura? Baru kali ini aku mendengarnya" ucap Kimiko sambil terus menatap bunga ini


"Shibazakura, selain sebagai bunga penghias, tanaman ini juga bisa dijadikan obat berbagai macam penyakit"


"K-keren.." kagum Kimiko


"Hey, apa kau mau?" Tanya Julio


"Ehh? Apakah boleh, tapi sepertinya bunga ini cukup langka" ucap Kimiko


"Tidak apa-apa, aku masih menyimpan bibitnya" ucap Julio


"Benarkah? Kalau begitu aku menginginkan bunga Shibazakura" ucap Kimiko


"Baiklah, aku akan memetiknya untukmu" ucap Julio


Julio pun mulai mendekati tanaman Shibazakura dan kemudian berhati-hati memetiknya..


Dia memasukan beberapa tanaman Shibazakura kedalam sebuah kantung yang sudah berisi tanah..


"Aku sudah memetikkanya untukmu, bawalah ini nanti saat kau pulang." Ucap Julio


"Ahh baiklah, terimakasij pangeran Julio" balas Kimiko


"Lalu, ini untukmu" ucap Julio sambil memberikan bunga Shibazakura khusus untuk dibawa oleh Kimiko


"Tunggu, apa memetik seperti ini tidak apa-apa?" Tanya Kimiko


"Hey tenanglah, bunga ini bukan untuk ditanam. Bunga yang akan kau tanam sudah aku siapkan. Kau ambil saja nanti saat kau akan pulang. Lalu untuk ini, peganglah" ucap Julio


"I-iya"


Kimiko pun menerima bunga pemberian Julio..


Dia menghirup bau bunga tersebut..


"Ini benar-benar wangi sekali" ucap Kimiko


"Benarkan.." ucap Julio


"Terimakasih Pangeran" ucap Kimiko


Kemudian tiba-tiba Yoshiaki muncul didekat mereka..


"Kimiko!" Seru Yoshiaki


Kimiko sendiri yang sedang asik menghirup aroma bunga itu kemudian tersentak oleh panggilan Yoshiaki


Dia langsung mengalihakan pandanganya kearah Yoshiaki


"Y-yoshiaki..?!" Kaget Kimiko


Yoshiaki dengan langkah beratnya datang menghampiri Kimiko


"Apa yang sedang kau lakukan disini?" Tanya Yoshiaki masih dengan tatapan tajamnya


"A-aku hanya ingin berkunjung dan menemui Putri Shanika" jawab Kimiko sedikit gugup karena mendapat tatapan tajam dari Yoshiaki


"Bukan itu yang aku tanyakan, apa yang sedang kau lakukan dengannya?" Tanya Yoshiaki dengan nada dinginya..


"K-kami hanya berkeliling kastil saja. Dia hanya menemaniku agar aku tidak tersesat" balas Kimiko


"Hanya menemanimu?" Ucap Yoshiaki dengan nada ejekan dan dingin saat melihat sebuah bunga ditangan Kimiko.


Saat Kimiko akan mengucapkan sesuatu, tiba-tiba pangeran Julio berjalan menghampirinya dan berdiri tepat disampingnya.


"Yang mulia Yoshiaki,saya minta agar anda dapat menjaga cara bicara anda. Tidak patut jika anda berbicara dengan nada dingin seperti itu pada Yang mulia Putri Kimiko" ucap Pangeran Julio tak kalah dinginya..


Semua teman-teman Kimiko mengintip mereka dari sudut dinding..


Mereka ingin keluar, tapi mereka mengurungkan niat mereka saat menyadari jika bukan saat yang tepat bagi mereka untuk keluar..


"H-heyy ada apa ini?" Tanya ayako


"K-kenapa Pangeran Yoshiaki seperti sedang marah pada Kimiko?" Tanya Mayumi


"Bukan seperti, tapi dia memang sedang memarahi Kimiko" balas Shanika


"Tapi kenapa Yang Mulia Yoshiaki marah pada Kimiko? Apa Kimiko sudah berbuat salah?" Tanya Maria


"Aku tidak tau itu" balas Mayumi


"Jika kalian ingin mengetahuinya, maka diamlah dan lihat apa yang akan terjadi selanjutnya" balas Shanika


Mereka hanya membalasnya dengan anggukan dan kembali mengintai Kimiko,Yoshiaki,dan Julio


Kembali pada mereka bertiga..


"Apa maksud ucapanmu?" Tanya Yoshiaki dengan nada dingin juga


"Seharusnya aku yang bertanya, kenapa kau sampai semarah ini hanya karena Putri Kimiko bersamaku?" Tanya Julio


Yoshiaki tidak menjawab pertanyaan Julio, dia tiba-tiba langsung menerobos dan menarik paksa Kimiko yang berada dibelakang Julio


"Kenapa kau tidak memberitahuku jika kau akan kemari?" Tanya Yoshiaki dengan nada yang sudah mulai melembut


"M-mana aku tau jika kau juga ada disini bukan? Kau juga tidak mengatakan jika kau akan kemari" balas Kimiko


Yoshiaki mulai melonggarkan genggamanya yang kuat pada Kimiko, sehingga saat ini dia menggenggam tangan Kimiko dengan lembut.


"Maaf.." ucap Yoshiaki


"K-kenapa minta maaf?" Tanya Kimiko mulai bingung


"Maaf karena aku sudah berkata kasar padamu. Aku benar-benar sedang berada diluar kendali" sesal Yoshiaki

__ADS_1


"Tidak apa-apa Yoshiaki, aku memaafkanmu" balas Kimiko


Yoshiaki masih menunduk kebawah karena masih merasa menyesal dengan apa yang sudah dilakukanya..


Sedangakan Pangeran Julio dan teman-teman Kimiko justru terperangah saat mendengar Kimiko memanggil Yoshiaki dengan sebutan namanya tanpa menyebut statusnya.


"K-kimiko.. b-bagaimana mungkin dia bisa sangat berani memanggil yang mulia Yoshiaki seperti itu?" Heran Maria


"H-hebat sekali dia" kagum Ayako


"Tapi apa kalian tidak sadar? sepertinya pangeran Yoshiaki dan Kimiko sudah saling mengenal" ucap Shanika


"K-kimiko tidak pernah mengatakan pada kita jika dia dekat pangeran Yoshiaki bukan?" Tanya Mayumi


"T-tidak dia tidak pernah sekalipun mengatakanya" balas Ayako


"Apa maksudnya ini?" Heran Shanika


Mereka dan pangeran Julio merasa sangat heran karena kedekatan pangeran Yoshiaki dan Putri Kimiko


Kimiko kemudian mulai berjalan mengampiri Yoshiaki dan langsung memeluknya..


Pangeran Yoshiaki sendiri tersentak karena tiba-tiba Kimiko memeluknya.


"Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri. Jika kau merasa sedih jangan kau pendam kesedihanmu sendiri. Bagilah kesedihanmu padaku dan semuanya. Sampai kesedihanmu benar-benar telah hilang dari hatimu" ucap Kimiko sambil mengelus rambut Yoshiaki


Pangeran Julio dan semua teman Kimiko benar-benar terkejut dan syok melihat Kimiko yang dengan beraninya memeluk Yoshiaki.


"Ehhhh....?" Batin mereka..


Yoshiaki mengigit bibir bawahnya, kemudin langsung membalas pelukan Kimiko tak kalah eratnya..


"Maaf..maaf..maaf aku benar-benar minta maaf" ucap Yoshiaki


"Tidak apa-apa" balas Kimiko


Yoshiaki dan Kimiko mulai melepaskan pelukan mereka..


Pangeran Julio dan semua teman Kimiko mematung tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Yoshiaki kemudian berjalan menghampiri Pangeran Julio


"Pangeran Julio, Saya benar-benar minta maaf karena telah lancang berkata tidak sopan pada anda. Saya sungguh sangat menyesal" ucap Yoshiaki sambil sedikit membungkukkan tubuhnya..


Pangeran Julio sudah kembali seperti sebelumnya, dia sudah tersadar dari lamunanya..


"T-tidak apa-apa yang mulia Yoshiaki. Saya juga seharusnya meminta maaf karena saya juga telah lancang berkata kasar pada anda" ucap Julio juga ikut sedikit membungkukkan tubuhnya


"Tidak, anda tidak perlu meminta maaf. Sejak awal ini semua karena kesalahan saya yang tidak bisa mengontrol emosi" ucap Yoshiaki sambil menegakkan kembali tubuhnya


"Saya pun begitu" balas Julio juga kembali menegakkan tubunya..


Kimiko berjalan menghampiri julio dan berdiri tepat disamping Yoshiaki


"Saya juga minta maaf karena telah melibatkan anda dalam masalah ini" ucap Kimiko


"Tidak apa-apa Yang Mulia Kimiko. Saya juga tidak ambil pusing masalah ini. Jadi tenanglah"


"Terimakasih Pangeran Julio" balas Kimiko


Julio hanya membalasnya dengan anggukan..


"Ahh tapi ngomong-ngomong kalian ini sangat dekat sekali. Apa kalian ini berteman?" Tanya Julio


Kimiko dan Yoshiaki saling menatap sejenak kemudian mulai menjawab pertanyaan Julio


"Kami lebih dari berteman yang mulia. Perkenalkan saya adalah tunangan serta calon suami Putri Kimiko" ucap Yoshiaki


"Dan saya adalah tunangan serta calon istri Pangeran Yoshiaki" lanjut Kimiko


"Eh?"


"Ehhhh?!"


"EEEEHHHHHHH???!!!"


"A-apaaaa????!!"


Kaget mayumi,Ayako,Shanika,Maria.


Mereka semua langsung keluar dari tempat persembunyian mereka.


Pangeran Julio sendiri juga kaget dan Syok mengetahui jika putri Kimiko dan Pangeran Yoshiaki bertunangan..


"Ahh kalian dari mana saja?kenapa kalian meninggalkanku?" Ucap Kimiko saat menyadari keberadaan teman-temanya..


"L-lupakan itu, sekarang katakan pada kami. Apa kau benar-benar bertunangan dengan Pangeran Yoshiaki" tanya Maria yang masih sedikit Syok.


"I-itu benar, maaf aku tidak memberitahukanya pada kalian. Aku benar-benar melupakanya" sesal Kimiko


"K-kau serius Kimiko. P-pangeran Yoshiaki apa itu benar, anda bertunangan dengan Putri Kimiko?" Tanya Shanika


"Itu benar, aku dan Kimiko kami bertunangan. Dan sebentar lagi kami akan menikah" balas Yoshiaki


"S-sungguh? H-hey aku serius" ucap Ayako


"Aku juga tak kalah seriusnya ayako" balas Kimiko


Maria menarik tangan Kimiko sedikit menjauh dari Yoshiaki..


Dia membisikan sesuatu ditelinga Kimiko


"Kau benar-benar hebat Kimiko, aku tidak menyangka jika kau bisa mendapatkan hati dari Pangeran Yoshiaki. Kau tau, pangeran Yoshiaki itu sangat sulit untuk bisa mendapatkan hatinya. Banyak gadis yang sudah dia tolak. Tapi tidak kusangka dia justru memilihmu. Kau ini benar-benar sangat luar biasa" bisik Maria


"Terimakasih Maria"


Shanika mendekati Yoshiaki..


"Ngomong-ngomong bagaimana Kimiko bisa mendapatkan dirimu yang mulia Yoshiaki? Apa yang sudah dilakukannya hingga bisa mendapatkanmu?" Tanya Shanika


"Hmmm..bagaimana menjelaskanya ya, sebenarnya bukan Kimiko yang melakukannya. Justru aku sendiri yang melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan hati Kimiko. Aku yang melamarnya" balas Yoshiaki


"Haaa?!!j-jadi anda sendiri yang ingin menjadikan Kimiko sebagai pasangan anda?" Tanya Shanika


"Itu benar" balas Yoshiaki


Shanika mulai menenangkan dirinya..


"Kalau bagitu, selamat untuk kalian Pangeran Yoshiaki dan Putri Kimiko. Semoga kalian bahagia selalu, untuk Yang Mulia Yoshiaki kami mohon agar anda membuat Kimiko selalu bahagia, lindungi dia dan tetaplah selalu disampingnya. Lalu untuk Kimiko, semoga bahagia selalu dengan pangeran Yoshiaki, bantulah Yang Mulia Yoshiaki jika dia sedang kesusahan. Teruslah saling membantu dan tolong menolong" ucap Mayumi


"Terimakasih Mayumi, pesanmu akan selalu kuingat selalu"


Akhirnya mereka semua memeluk Kimiko dan mengucapkan selamat pada Kimiko dan Yoshiaki


》NEXT CHAPTER《


Eits! sebelum scroll ke chapter selanjutnya


Jangan lupa tinggalkan Komentar dan beri Like agar author semangat melanjutkan ceritanya 😉

__ADS_1


__ADS_2