
Mereka saling serang dan tidak membiarkan salah satu mereka kalah.
“Yang mulia Ratu cepat pergilah!!” teriak sang ketua ksatria.
Ratu pun mengangguk dan berniat pergi tapi saat dia mencoba pergi
“Tidak semudah itu!!” Ketua penjahat itu kemudian mengeluarkan sebuah tali rantai kemudian dilempar kea rah Ratu dan mengikatnya.
“A-apa apaan ini?!!” Kaget Ratu
“Yang mulia Ratu?!!”
Brukk!!
Karena kehilangan keseimbangan, Ratu pun terjatuh ke lantai.
Tubuh Ratu Clarisa terikat dengan tali rantai ini dengan kuat.
Ratu mencoba melepaskan ikatanya tapi sepertinya sia-sia, tali itu sangat keras dan kuat. Dia kesulitan melepaskan tali yang mengikat tubuhnya ini.
“T-tali ini kuat sekali, aku tidak bisa melepaskanya”
Ketua penjahat itu berniat menghampiri Ratu, tapi dia dihadang oleh ketua ksatria yang tiba-tiba menyerangnya dan membuatnya menghindari serangan itu.
“Lawanmu adalah aku” Ucap ksatria
Mereka pun saling serang menyerang, mereka tidak ingin kalah dengan lawan mereka.
Sementara mereka bertarung, Ratu dengan susah payah mencoba untuk melepaskan tali itu.
“Aku harus melepaskan tali ini segera”
Ketua penjahat itu menyadari jika tali Ratu mulai melonggar dan mungkin sebentar lagi talinya akan lepas.
“Huh aku tidak punya banyak waktu”
Ketua penjahat itu kemudian mengeluarkan jarum racunya kemudian diarahkan ke semua ksatria.
“Kalian menyingkirlah!!”
Kedua anak buah yang mengerti kemudian melompat keatas setinggi mungkin tepat setelah ketua penjahat itu melemparkan Jarum racunya.
“Arrghh!!”
__ADS_1
Para ksatria itu mati rasa akibat terkena jarum itu.
“S-sialan kalian!!”
Para penjahat itupun hanya tersenyum melihat melemahnya para Ksatria.
Mereka pun setelah berhasil membereskan para Ksatria kemudian langsung menuju kea rah Ratu.
Ratu yang awalnya hampir berhasil melepaskan talinya, kemudian dengan tiba-tiba ujung tali itu ditarik kuat oleh ketua penjahat itu kemudian ikatanya kembali menguat.
“Sialan kalian” geram Ratu
“Sebuah pengormatan bisa bertemu dengan anda yang Mulia Ratu Clarisa von Fujihara. Kami tak bisa menyapa anda dengan baik gara-gara banyak sekali serangga yang mendekat”
“Tcih! Apa yang kalian inginkan?!” tanya Ratu
“Benar juga, kami datang kesini untuk mengambil benda berharga”
“Benda berharga?”
“Benda pusaka kerajaan Fujimoto, Mahkota ajaib itu”
“A-apa..?!”
“Bahkan jika aku matipun, aku tak akan pernah menyerahkanya pada kalian!” seru Ratu
“Kenapa?”
“Tentu saja karena benda itu sangat berharga lebih dari nyawaku, benda itu sumber segala kehidupan dan selalu melindungi Kerajaan ini!. Dan menjadi kewajibanku untuk melindunginya itu sama artinya aku juga melindungi semua harapan rakyat negeri ini!”
“Kami tak peduli, cepat katakan dimana kau menyembunyikanya?!”
“Sudah kukatakan, aku tak akan memberitahukan kalian bahkan jika nyawaku yang jadi taruhanya”
“Kau akan menyesal”
Penjahat itu mengambil belati yang dijatuhkan Ratu tadi, kemudian menghunuskanya ke arah Ratu.
“Aku tanya sekali lagi, dimana mahkota itu berada”
“Apa kau bisu! Sudah kukatakan aku tak akan memberitahukanya”
“Tcih..”
__ADS_1
Ketua penjahat itu kesal kemudian..
Craasss
“Ugh..”
Ketua penjahat itu membuat sayatan di leher Ratu dan membuat sedikit darah keluar. Ratu hanya bisa meringis dan menahan kesakitan akibat sayatan itu.
“Dengar aku sedang tidak main-main, jika kau membuatku kesal aku bisa langsung membunuhmu” ancam ketua penjahat
“Kapten, bukankah benda itu benda pusaka? Bukankah berarti benda itu termasuk benda suci dan benda suci biasanya akan disimpan ditempat suci juga bukan”
Ratu terkejut mendengar ucapan tersebut.
“Kau benar juga, benda itu harusnya memang benda suci. Kalau begitu benda itu disimpan ditempat suci, yang artinya disembunyikan di Kuil suci.”
“Lepaskan aku!” ratu mulai meronta-ronta
“Melihat reaksimu, sepertinya memang benar benda itu ada disana. Ayo kita kesana”
Penjahat itu menarik Ratu menuju kea rah Kuil Suci yang tak jauh dari tempat mereka berada.
“Lepaskan aku dasar brengsek!”
Drabb..Drab..Drab..
Suara langkah kaki menuju kea rah mereka.
“Ada yang datang”
“Berhenti!”
Tiba-tiba seseorang datang dan menghadang jalan mereka.
“K-kau..”
》**NEXT CHAPTER**《
*Jangan lupa vote, like dan coment ya. dukung author supaya bersemangat melanjutkan ceritanya.
Bagi kalian yang pengen tau kisah lanjutanya atau Spoiler atau tanya apapun bisa ngobrol di grub author.
kalian bisa berbincang apapun, diluar ceritapun tidak apa-apa😁 bisa mengobrol santai*.
__ADS_1