
"Saya memang membutuhkanya, tapi yang mulia Kimiko lebih membutuhkanya dari pada saya. Tunggu, akan saya ambilkan" ucap penjaga 2
Penjaga 2 kemudian pergi untuk mengambil selimut tadi..
"Yang mulia, kenapa anda bisa pulang selarut ini?" Tanya prajurit 1
"Kami terlalu bersenang-senang hingga lupa waktu. Itulah alasan kami terlambat pulang" balas Yoshiaki
"Yang mulia..?"
"Ada apa?" Tanya Yoshiaki
Prajurit 1 hanya sedikit merasa heran karena melihat Yoshiaki dan Kimiko kini semakin dekat
"B-bukan apa-apa, maaf yang mulia" balas prajurit 1
"begitu" balas Yoshiaki
Tak lama kemudian akhirnya prajurit 2 datang
"Maaf yang mulia membuat anda menunggu lama" ucap prajurit 2
"Tidak apa-apa" balas Yoshiaki
"Ah ini selimutnya yang mulia" ucap Prajurit 2
Prajurit 2 menyerahkan selimutnya pada Yoshiaki
Dan Yoshiaki pun menerimanya..
"Kimiko pakailah selimut ini agar kau merasa lebih baik" ucap Yoshiaki
"I-iya" balas Kimiko
Kimiko memakai selimut itu dibantu oleh Yoshiaki
"Terimakasih banyak" ucap Kimiko
"Sama-sama yang mulia" balas prajurit 2
"Yang mulia sebaiknya yang mulia Kimiko segera dibawa masuk ke kastil. Udara luar sangat dingin dan tidak baik bagi kesehatan yang mulia Kimiko"
Yoshiaki membalasnya dengan anggukan kemudian membawa Kimiko untuk segera masuk kedalam Kastil.
Prajurit 1 terseyum melihat Yoshiaki begitu peduli pada Kimiko.
Sedangkan prajurit 2 hanya heran karena tidak tau apa-apa
"Kau kenapa?' Tanya Prajurit 2
"Bukan apa-apa" balas Prajurit 1
"Apa ada hal menarik yang kulewatkan?" Tanya prajurit 2
"Tidak"
"Lalu kenapa kau senyum-senyum sendiri" tanya prajurit 2
"Tidak apa-apa bukan"
"Haa!! Jangan jangan kau sudah gil-"
Pletakkk!!
"Jangan sembarangan, aku masih waras tau" ucap prajurit 1 memotong ucapan prajurit 2
"Tidak perlu sampai menjitak kepalaku jugakan!" Kesal prajurit 2💢
"Itu karena kau sembarangan bicara" kesal prajurit 1💢
"Itu karena kau senyum-senyum sendiri, ku kira kau pasti terkena gangguan jiwa!" Balas Prajurit 2
"Sudah kubilang aku ini masih waras. Jiwaku masih normal" balas Prajurit 1
KASTIL KERAJAAN MIZUMITAKAI
"Kimiko!"
Ratu yuna tiba-tiba datang dan memeluk Kimiko
"M-mama?!" Kaget Kimiko
Kemudian tak lama kemudian Ratu Makoto dan Raja Hosiko muncul
"Kenapa kalian sampai pulang selarut ini?" Tanya Ratu Makoto
"Maaf, kami terlalu asik bersenang-senang sampai lupa waktu" jawab Yoshiaki
"Apa kalian baik-baik saja" tanya Raja Hosiko
"Kami baik-baik saja, bahkan kami merasa jauh lebih baik" balas yoshiaki sambil mengedipkan salah satu matanya kearah Kimiko
"Itu benar" balas Kimiko
"????" Baik Ratu Yuna,Ratu Makoto, dan Raja Hosiko masih merasa heran
"Apa kalian serius baik-baik saja?" Tanya Ratu Makoto
"Hm!" Seru mereka berdua sambil mengembangkan senyum mereka..
♢ ♢ ♢
"Jadi..bagaimana perjalanan kalian?" Tanya Ratu Yuna
"Menyenangkan sangat menyenangkan" jawab Kimiko
Tiba-tiba suasana menjadi hening..
Baik ratu Makoto, Ratu Yuna dan Raja Hosiko diam tak menjawab ucapan Putri Kimiko
"Hm? K-kenapa? Apa aku mengatakan hal yang aneh?"Tanya Kimiko saat menyadari saat suasana tiba-tiba menjadi hening
Mereka kemudian mengalihkan pandangan mereka kearah Pangeran Yoshiaki..
Pangeran Yoshiaki sendiri kemudian sadar ketika dirinya saat ini ditatap oleh mereka.
Yoshiaki paham maksud dari tatapan mereka..
Kemudian dia menganggukkan kepalanya sebagai jawaban..
Sedangkan Kimiko sendiri justru merasa bingung dengan suasana ini..
"H-hei a-ada ap-?"
Bruuukkkk!
Tiba-tiba ratu yuna memeluk erat putri kimiko
"M-mama!?" Kaget putri Kimiko
"Syukurlah..syukurlah" gumam ratu Yuna
"P-papa..?" Kimiko masih merasa heran
"Selamat putriku" ucap raja hosiko kemudian bergabung memeluk Kimiko
Akhirnya putri Kimiko mengerti maksud dari ini semua..
"Begitu ya.. Terimakasih papa mama" ucap Kimiko sambil membalas pelukan orangtuanya..
Sedangkan ratu Makoto memeluk putranya yaitu pengeran Yoshiaki
"Yoshiaki selamat, akhirnya kau mampu meluluhkan hati putri Kimiko. Mama bangga padamu" ucap ratu Makoto
"Terimakasih mama" balas pangeran Yoshiaki
__ADS_1
♢ ♢ ♢
Pagi hari
Hari ini adalah hari dimana pangeran Yoshiaki akan pulang kembali ke kerajaan Miyamoto ..
Raja hosiko, Ratu Yuna, dan putri Kimiko mereka mengantar kepergian Pangeran Yoshiaki dan Ratu Makoto
Mereka berada dihalaman depan istana..
Beberapa kereta kuda siap untuk membawa pulang Pangeran Yoshiaki dan Ratu Makoto...
"Yoshiaki kembalilah dengan selamat" ucap Kimiko
"Hm.. tentu saja. Kau taukan aku ini siapa?"
"Aku tau, tapi walaupun begitu-"
Pukk..
Yoshiaki menepuk lembut kepala Kimiko
"Tenang saja, kau tidak perlu khawatir. Aku akan baik-baik saja, percaya padaku" ucap Yoshiaki
"Aku selalu percaya padamu Yoshiaki..." ucap lembut Kimiko
"Bisakah kau mengantar kepulanganku dengan senyuman nona?" Ucap Yoshiaki
Kimiko kemudian mulai mengembangkan senyumanya..
"Begini...:-)?"
"Benar begitu, tetaplah tersenyum seperti ini. Aku menyukainya" ucap Yoshiaki
Cup..💕
Yoshiaki mencium kening Kimiko dengan lembut..
"Aku pergi dulu" ucap Yoshiaki
"Yeah, berhati-hatilah" ucap Kimiko
Pangeran Yoshiaki memasuki kereta kudanya begitu pula dengan ratu Makoto..
Dan kereta pun mulai berjalan menuju kerajaan Miyamoto
Kimiko melambaikan tanganya sebagai salam perpisahan..
Yah, walaupun hanya perpisahan sementara...
"Kimiko, ayo masuk. Udara diluar mulai dingin" ucap Ratu Yuna
"Iya mama" balas Kimiko
Kimiko, Ratu Yuna, dan Raja Hosiko mulai memasuki kastil.
2 hari kemudian
Seperti biasanya, hari ini Putri Kimiko berkumpul dengan teman-teman bangsawanya...
"Hahhh akhirnya kita bisa berkumpul lagi" ucap maria
"Benar sekali, tapi ngomong-ngomong dimana shanika? Aku belum melihatnya" tanya midori
"Itu benar, hari ini kita berkunjung ke istananya tapi kenapa shanika sendiri belum terlihat." Tanya ayako
"Mungkin dia sedang sibuk" jawab Kimiko
"Tidak, dia sedang tidak sibuk" balas mayumi
"Hm? Bagaimana kau tau?" Tanya Kimiko
"Kemarin aku mengirimkan surat padanya. Aku bertanya apakah hari ini dia sibuk?. Dan dia membalas jika hari ini dia senggang" balas mayumi
"Mungkin saja" balas mayumi
"Lalu jika dia sedang sibuk. Apa yang harus kita lakukan sekarang? Bukankah kita datang untuk bisa bertemu denganya" tanya ayako
"Sudahlah, walaupun begitu kita juga tidak bisa pulang begitu saja bukan. Itu hanya akan merusak harga diri" balas Mayumi
"Kita nikmati saja suasana istana ini. Pemandanganya juga indah. Udara disini juga sangat segar" balas Kimiko
"Kau benar" balas maria
Beberapa menit kemudian...
"Teman-teman, maaf aku harus pergi ke toilet sebentar" ucap Kimiko
"Pergilah" balas Ayako
"Iya"
Kimiko pun pergi menuju arah toilet istana, tepatnya menuju ke toilet khusus bagi kalangan kelas atas...
Kimiko berjalan santai mencari toilet sambil mengamati beberapa pelayan istana yang sedang bekerja...
"Toiletnya dimana?" Gumam Kimiko
Kimiko terus berjalan mencari kemana letak toilet istana..
"Istana ini sangat luas sekali. Aku benar-benar bingung" ucap Kimiko
Kimiko pun akhirnya menghampiri salah satu pelayan dan menanyakan dimana letak toilet istana.
Sang pelayan pun memberi petunjuk jalannya..
Kimiko mengikuti arah petunjuk yang diberikan oleh pelayan tadi..
"....- kemudian aku harus belok kearah kanan" gumam Kimiko
"Ketemu!" Ucap Kimiko saat berhasil menemukannya..
"Toilet keluarga kerajaan memang selalu beda dengan toilet biasa. Lebih besar dan lebih luas"
'Sebenarnya di istanaku juga sama besar dan luasnya sih💧' batin kimiko
Setelah dari toilet..
"Hahh baiklah, aku harus kembali sekarang" ucap Kimiko
Kimiko kembali berjalan kearah jalan sebelumnya..
"Ohh bagus sekali, aku sudah kesulitan menemukan toilet dan sekarang aku tersesat" ucap Kimiko
Kimiko ingin menanyakan petunjuk lagi kepada pelayan, tapi sayangnya saat ini dia berada ditempat dimana tidak ada pelayan satupun..
"Aku harus bertanya pada siapa lagi?" Tanya Kimiko
Kimiko kembali berjalan tanpa tau akan kearah mana..
Tapi sekali lagi dia kembali ketempat sebelumnya..
"Gawat! Aku benar-benar tersesat sekarang" ucap kimiko
Kimiko kembali berjalan kearah yang belum dia lewati..
Saat akan berbelok tiba-tiba..
"Kyaaa!!" Seru Kimiko saat tiba-tiba muncul seseorang didepanya yang tepatnya berjalan dari arah sebelah..
"S-siapa kau! A-apa kau h-hantu penjaga l-lorong ini?! A-aku m-mohon pergilah! H-husss!!husss!!" Ucap Kimiko panik sambil menutup wajahnya dengan telapak tanganya.
__ADS_1
Sedangkan seseorang yang dikira hantu oleh Kimiko justru tertawa..
"Hahahahaha (bukan tawa jahat)"
Mendegar suara tawanya, sudah dipastikan jika yang ada didepanya ini bukan hantu.
Kimiko perlahan mulai membuka telapak tanganya yang menutupi wajah dan matanya ini..
Dan benar saja, di depanya ini ada seseorang. Bukan hantu seperti yang dia kira..
"K-kau siapa?" Tanya Kimiko masih setengah Syok..
Dia pun mulai menghentikan tawanya itu..
"Dari pertanyaanmu, sepertinya kau bukan berasal dari kerajaan ini" ucap seseorang tersebut
"S-siapa kau?" Kimiko mengulangi pertanyaanya
"Sebelum aku menjawab pertanyaanmu, katakan padaku. Apa yang sedang kau lakukan ditempat seperti ini?" Tanya seseorang tersebut
"A-aku tersesat" balas Kimiko
"Sudah kuduga, mana mungkin ada seseorang yang mau datang ketempat sunyi seperti ini"
"K-kau sendiri kenapa datang kesini? Apa kau juga tersesat?" Tanya Kimiko
"Hm? Tidak, kebetulan aku sedang ingin menyendiri ketempat seperti ini" balasnya
"Apa benar?" Tanya Kimiko sedikit tidak percaya
" hei kau tidak percaya padaku? Aku tau semua jalan diistana ini"
" kalau begitu tunjukan padaku jalan keluar dari sini" ucap kimiko
"Sebelum itu, katakan padaku siapa kau? Apa kau pencuri yang menyusup ke istana ini?"
"Siapa yang kau bilang penyusup! Mana mungkin seorang gadis sepertiku melakukan hal yang tidak wajar seperti itu"
"Tapi ada kasus dimana ada penyusup wanita sepertimu"
"Jangan samakan aku dengan penyusup itu! Jika dia berani berhadapan denganku. Aku pasti akan membunuhnya" ucap Kimiko
"Kau ini benar-benar gadis yang lugu dan polos. Kau tenang saja, aku menyukai gadis lugu polos dan cantik sepertimu" ucapnya
Seketika bulu kuduk Kimiko berdiri, dia merinding saat mendengar ucapan seseorang barusan..
Perlahan dia mulai menjauh dari orang tersebut..
"H-hey! Ini tidak seperti apa yang kau pikirkan. Aku ini laki-laki yang baik, aku tidak mungkin melakukan hal-hal buruk terhadapmu. Kau tenang saja" ucap Laki-laki barusan..
"Benarkah? T-tapi k-kau juga terlihat menakutkan dan mencurigakan" ucap kimiko sambil menyipitkan matanya
"Apa maksudmu?! Wajah tampan seperti ini kau bilang menakutkan?" Kesal laki-laki tadi
"Siapa yang mengatakan kau tampan?. Aku tidak berpikiran seperti itu" ucap polos Kimiko
"Hey, apa matamu itu bermasalah nona?" Tanyanya dengan nada mengejek
"Justru wajahmu itu yang sedang bermasalah!" Seru Kimiko
"Benarkah?" Ucap dia sambil menyibakkan rambutnya agar pesonanya keluar.
"Apa yang kau lakukan? Itu tidak akan mempengaruhiku" ucap santai Kimiko
'D-dasar wanita menyebalkan!' Batinya
"Sudahlah, hentikan itu. Sekarang tunjukan padaku arah jalan keluar" ucap Kimiko
"Ikuti aku💢💢" ucap laki-laki tersebut dengan nada kesalnya..
Setelah mengikutinya cukup lama, akhirnya Kimiko keluar dari tempat sunyi tadi..
"Kita sudah keluar sekarang..." ucap Laki-laki tadi
"Terima kasih" ucap Kimiko
Kimiko sudah mulai bisa mengingat jalan ini menuju keatah teman-temanya..
"Kalau begitu sampai jumpa" ucap Kimiko bersiap untuk pergi
"Tunggu!" Seru laki-laki tadi
"Hm? Ada apa?" Tanya Kimiko
"Kau belum mengatakan padaku siapa namamu?" Tanyanya..
"Benar juga, aku sampai lupa. Maaf..
Perkenalkan Namaku adalah Kimiko Von Kiyomizu, aku adalah putri pertama dari kerajaan Mizumitakai" ucap Kimiko
"K-kau seorang putri?!"
"Benar, lalu siapa kau?" Tanya Kimiko
"Namaku adalah Julio Von Yamashita, aku adalah Pangeran pertama sekaligus Pangeran Mahkota dari kerajaan ini" ucap Julio
Kimiko tiba-tiba bungkam seribu kata..
Kemudian dia teringat oleh kejadiam waktu lalu dimana dia berkata kasar pada pangeran dan sempat membentaknya..
Wajahnya seketika pucat saat tau seseorang dihadapanya ini adalah seorang Pangeran Mahkota.
Calon raja masa depan...
"S-selamat p-pagi pangeran, a-aku b-benar benar minta maaf atas kejadian beberapa waktu lalu. M-maafkan aku sudah berkata tidak pantas pada anda. J-jika mau a-anda juga bisa menghukum saya!" Ucap Kimiko panik sambil membungkukkan tubuhnya..
"H-hey tenanglah, bukan cuma kau yang harus minta maaf. Aku juga harus minta maaf padamu" ucap Julio
"T-tidak apa-apa ini juga adalah salahku"
"Jangan hanya menyalahkan dirimu, ini juga salahku"
"Tapi terima kasih banyak pengeran karena telah menunjukan jalan keluar padaku"
"Sama-sama tuan putri, ngomong-ngomong apa yang sedang kau lakukan disini?"
"Aku datang kemari bersama teman-temanku. Kami ingin menemui Putri Shanika, tapi sepertinya dia sedang sibuk"
"Shanika? Jadi kau teman Shanika?"
"Benar yang mulia" ucap Kimiko
"Shanika adalah adik perempuanku satu-satunya. Aku sangat menyayanginya walaupun kami sering bertengkar" ucap Julio
"Putri Shanika itu adalah orang yang sangat baik sekali. Aku senang karena bisa berteman denganya" ucap Kimiko
"Terimakasih sudah mau berteman dengannya, tolong jaga adikku jika dia sedang bersamamu"
"Baik yang mulia"
"Lalu, apa kau akan pergi menemui teman-temanmu?" Tanya Julio
"Benar yang mulia"
"Kalau begitu, biar aku antar "
"T-tidak perlu yang mulia. Mulai dari sini saya sudah tau arah jalanya"
"Tidak apa-apa, aku juga ingin bertemu dengan semua teman-teman Shanika" ucap Julio
"B-baiklah yang mulia" balas Kimiko
》NEXT CHAPTER《
Eits! sebelum scroll ke chapter selanjutnya
Jangan lupa tinggalkan Komentar dan beri Like agar author semangat melanjutkan ceritanya 😉
__ADS_1