Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran
Episode 94


__ADS_3

3 hari kemudian


“Mama aku pergi!” Seru Prian


“Baiklah sayang, hati-hati.”


“Iya”


Kimiko saat ini sedang menyiram tanaman bunganya seperti biasanya juga, dia sangat baik dalam menjaga dan merawat bunganya.


Setiap pagi dia selalu menyiram bunganya, agar subur dan tidak layu.


Tapi tak jauh dari tempatnya berada


“Hey bukankah wanita itu adalah wanita yang dulu lancang sekali berdansa dengan yang mulia Zen?”


“hah wanita itu? Apa anda tidak salah?”


“Tidak aku yakin sekali, walaupun saat itu dia menutupi wajahnya, tapi aku masih ingat rambut dan matanya itu sangat mirip dengan wanita itu. aku yakin dialah orangnya”


Mereka pun mendekati Kimiko, Kimiko menyadarinya.


Kimiko sedikit terkejut saat mengetahui siapa yang datang berkunjung ke rumahnya.


‘D-dia..’


“Hey wanita kau pasti masih ingat denganku bukan?!” Ucapnya


“Ada urusan apa kalian datang kemari?”

__ADS_1


Tempat Prian


“K-kalian kenapa?!” Kaget Prian


Prian terkejut saat melihat raut wajah dari teman-temanya.


“K-kenapa kalian bermuka seperti itu?Ada apa?” Tanya Prian


“Prian maafkan kami!!” Ucap mereka serempak


“Ha?” Bingung Prian


“Kenapa kalian meminta maaf?” Tanya Prian


“untuk beberapa hari yang lalu, maafkan kami!”


“M-maksud kalian?”


“A-aku tidak marah, untuk apa aku marah?” kaget Prian


“Tentu saja karena kami meninggalkanmu! Kami pergi bersenang-senang dengan ayah kami tapi justru kami meninggalkanmu sendirian”


“Aku tidak marah soal itu”


“Bohong!! Kalau kau tidak marah kenapa beberapa hari ini kau tidak menemui kami seperti biasanya?”


“A-ah aku ada urusan jadinya tidak bisa menemui kalian”


“Prian kami tahu kau berbohong, kami tahu kau marah. Maafkan kami”

__ADS_1


Prian justru bingung dengan teman-temanya.


“Baiklah-baiklah aku maafkan, berhentilah meminta maaf terus menerus” Ucap Prian yang ingin segera menghentikan kesalahpahaman ini


“Benarkah”


“Benar, lagipula aku tidak marah karena hal seperti itu”


Mereka senang akhirnya Prian memaafkan mereka.


“maaf Prian, aku tahu kau memang tidak memiliki seorang ayah tapi kami tak pernah berniat jahat padamu dengan memamerkan kasih sayang ayah kami pada kami. Jangan salahpaham ya Prian, kami sungguh tak memiliki niat jahat padamu“ ucap kei


Prian justru bingung dibuat oleh ucapan kei


‘Justru kalianlah yang salah paham padaku_-‘ batin Prian


“Tapi kau tenang saja Prian, walau kau tidak memiliki ayah tapi kami akan selalu bersamamu.kami tidak akan membiarkanmu merasa sedih, kami akan terus bersamammu jadi kau tidak akan merasa kesepian. Kau bisa menganggap ayah kami ayahmu juga”


Mendengar ucapan tersebut, Prian menjadi sedikit terharu.


“Terimakasih teman-teman, aku sangat senang sekali memiliki kalian. Terimakasih banyak kalian mau bersamaku dan menemaniku. Aku mana mugkin marah bahkan sampai membenci kalian gara-gara hal seperti itu, kalian terlalu berlebihan. Tapi aku senang kalian mau memikirkan dan mengkhawatirkanku, terimakasih banyak. Aku tidak apa-apa sungguh”


“Maafkan kami Prian”


“Kalian tidak perlu minta maaf, kalian sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri”


“Prian..terimakasih banyak”


Mereka juga terharu mendengarnya.

__ADS_1


“Aku bahagia memiliki teman-teman seperti kalian, terimakasih banyak selama ini selalu ada bersamaku. Kalian selalu bersamaku dalam suka maupun duka, aku tidak akan pernah melupakan kalian. Aku akan terus mengingat kalian sampai kapanpun, kalian tidak akan pernah aku lupakan. Terimakasih banyak untuk semuanya, semua yang telah kalian lakukan untukku.”


Jangan lupa vote,like,dan beri komentar dukungan ya


__ADS_2