Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran
Episode 96


__ADS_3

“Jawab aku hey rakyat jelata!” Kesal Dairi


Kimiko tetap diam, dan mengabaikan.


Karena kesal di acuhkan Kimiko terus menerus,dia pun maju mendekati Kimiko dan


Plaakk!!


Dia menampar tangan Kimiko yang memegang gembor di tanganya, langsung saja karena tamparan itu gembor yang dia pegang langsung jatuh ke tanah.


Brakk!!


“Hah! Bagaimana rakyat jelata masih berani mengacuhkanku?!”


‘Tenanglah Kimiko, sabarlah ‘ batin Kimiko yang mulai merasa kesal karena di ganggu dairi


Kimiko tetap diam tak menjawab ucapan Dairi, dia kemudian berniat mengambil gembornya kembali.


Tapi saat dia ingin mengambilnya, kaki dairi justru menginjak gembor tersebut sehingga Kimiko sulit mengambilnya.


“Apa maumu?! Kenapa kau menggangguku?!” kesal Kimiko


Kimiko nyaris kehilangan kesabaranya, tapi dia mencoba menahanya.


Dairi justru tersenyum meremehkan dan melipatkan kedua tanganya didepan.


Nenek datang karena mendengar suara keributan diluar, dia terkejut melihat ada bangsawan di rumahnya.


“Ada apa ini?” Tanya Nenek


“Tidak apa-apa nenek, nenek masuklah kedalam” Ucap Kimiko


“Hey wanita tua! Apa kau keluarga wanita rendahan ini?sungguh memalukan sekali. Kalau aku pasti malu sekali memiliki seseorang yang tidak tahu diri seperti dia. Oh atau justru kau wanita tua yang mengajarkan wanita ini untuk bersikap sombong, hanya rakyat jelata sombong sekali kalian hahaha. Dasar nenek tua, kau sudah tua,pikun, lebih baik mati saja!!”


Mendengar Dairi merendahkan neneknya juga, membuat kesabaran Kimiko menghilang.


“Tutup mulutmu! Kalau kau ingin menghinaku hinalah aku sepuasmu aku tidak peduli. Tapi jangan bawa-bawa nenek juga, dia tidak ada hubunganya!” kesal Kimiko


“Oh berani sekali kau membentak dan melawanku rupanya, kau hanya rakyat jelata berani melawan bangsawan tinggi sepertiku?!!”


Tak lama semua orang yang berada di sekitar langsung datang dan berkerumunan saat mendengar keributan.


“Ada apa ini?”


“Apa yang terjadi?”


Tak lama pun Miho datang, dia langsung menghampiri Kimiko.

__ADS_1


“Kimiko ada apa?” Tanya Miho


“dia tiba-tiba datang dan menggangguku, bahkan seenaknya merendahkan nenek”


Miho juga ikut kesal mendengarnya.


“Nona kau harus ingat akan batasanmu juga, walau kau itu seorang bangsawan tapi bukan berarti kau bisa seenaknya merendahkan orang apalagi yang lebih tua darimu!” Ucap Miho tiba-tiba


“Lebih baik kau diam saja jelek! Aku hanya punya urusan dengan wanita rendah itu!” kesal Dairi karena Miho ikut campur


“Apa katamu?! Kimiko bukanlah wanita rendah, justru kaulah wanita yang rendahan!” Kesal Miho


“M-miho sudahlah, biarkan saja dia aku tidak peduli jika dia menghinaku dengan apapun. Jangan libatkan dirimu dalam masalah”


“Tapi Kimiko dia itu sombong sekali! Aku sangat kesal!” Balas Miho


“Amarah tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan membuat masalah menjadi lebih parah. Dinginkan kepalamu, tenangkan pikiranmu” Ucap Kimiko


Kimiko sebenarnya tadi sudah menahan diri sebiasa mungkin, dia tidak pedui jika Dairi menjelek-jelekanya tapi dia menjadi marah karena dairi melibatkan nenek yang tidak ada sangkut pautnya.


“Dasar rakyat jelata rendah tidak tahu diri! Kalau kau berani padaku kau pasti menyesal!” ucap Dairi


Miho tidak bisa menahan amarahnya.


“Tcih siapa yang takut padamu, justru harga diriku akan hancur jika takut dengan wanita sombong sepertimu!” Ucap Miho kesal


“Miho!” kaget Kimiko


“K-kau!! Berani sekali kau! Aku tidak akan mengampunimu!! Tangkap mereka!”


Langsung saja para pengawal Dairi maju berniat menangkap mereka.


Kimiko langsung saja menghadang


“Hentikan!Miho tidak ada hubunganya. Dan kau nona Dairi, aku ingatkan agar kau jangan salah dalam menggunakan status sosialmu. Miho benar, walau kau seorang bangsawan tapi bukan berarti kau bisa seenaknya menghina orang” jelas Kimiko


“Huh! Jangan mengajariku! Kau hanya iri bukan. Apa kau tidak malu dengan ucapanmu barusan?kau iri denganku yang seorang bangsawan tinggi sedangkan kau hanya rakyat miskin tidak tahu diri bukan?!”


‘Kimiko tetap kendalikan dirimu, jangan terpancing emosi, tenanglah’ batin Kimiko


“Hahh sudahlah percuma bicara padamu! Sifatmu sangat keras kepala sekali seperti anak-anak” Ucap Kimiko


“Lihat kau memang iri bukan?!”


“Terserah apa maumu, kau mau mengatakan apapun terserah. Aku tidak peduli, telingaku lelah mendengar ocehanmu” ucap Kimiko


“Dasar rakyat jelata tidak tahu diri!”

__ADS_1


“terserah kau mau mengatakan apapun aku tidak peduli. Lebih baik kau pergi dari sini, jangan membuat keributan dirumahku”


“Apa katamu aku membuat keributan? Justru kau sendiri yang membuat keributan ini”


‘Gadis ini sudah gila ya?’ batin Kimiko


Kimiko lelah mendengar ocehan, dia pun pergi berbalik untuk pergi.


“Miho ayo pergi”


“Hey aku belum selesai denganmu!” teriak Dairi


Kimiko acuh, dia menggenggam tangan miho dan berniat membawanya pergi.


Dairi kesal karena di abaikan


“Kalian tangkap mereka berdua!!” seru Dairi


Langsung saja pengawalnya maju kea rah Kimiko dan Miho kemudian menangkap mereka


Tangan mereka digenggam kuat dan di kunci


“inilah akibatnya jika kalian berani melawanku!”


“Lepaskan aku!”


“Apa-apaan kau ini! Lepaskan aku!” Seru Kimiko sambil meronta


“Diam kau dasar wanita murahan dan rendahan!!”


“Siapa yang kau panggil wanita murahan dan rendahan”


Suara berat seorang lelaki tiba-tiba muncul.


Semua langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah sumber suara.


Kimiko juga dia melihat siapakah yang baru saja berbicara itu


Kimiko langsung membelakkan matanya terkejut saat mengetahui siapakah seseorang itu.


Bukan hanya dia, semua orang yang ada disana juga terkejut.


“D-dia..”


“t-tidak mungkin..”


Tanpa sadar air mata Kimiko tiba-tiba keluar dan membasahi pipinya saat tahu siapakah yang datang.

__ADS_1


“Y-yoshiaki?”


Jangan lupa like,vote. Dan beri komentar dukungan ya


__ADS_2