Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran
Episode 73


__ADS_3

“Aku memang adalah Ratu dari kerajaan Miyamoto. Nenek harus percaya itu!, aku tahu mungkin sulit bagimu untuk mempercayainya. Tapi aku mengatakan hal sebenarnya tentang jati diriku yang sebenarnya. Aku harus bagaimana?!Aku bingung bagaimana menjelaskanya agar kau percaya. Bagaimana sebaiknya aku menjelaskanya!” jelas Kimiko


Kimiko sebisa mungkin mencoba untuk meyakinkan neneknya, nenek justru terlihat kaget dan mencoba untuk mempercayai apa yang di katakan Kimiko.


“K-kenapa kau mengatakan hal itu..”


“Karena itu adalah kebenaranya. Aku tak bisa menyembunyikanya lebih lama lagi” balas Kimiko


Nenek menatap Kimiko, terlihat sorot mata Kimiko dia sedang tidak bercanda.

__ADS_1


Nenek masih belum bisa mempercayai hal itu secara tiba-tiba.


“Kau..benar-benar serius dengan ucapanmu” tanya nenek


“Aku sangat serius nenek..” Balas Kimiko


“Jika kau istri Raja Yoshiaki, apakah itu berarti Prian..”


“Prian adalah seorang Pangeran dari kerajaan Miyamoto nenek. Dia adalah anak kandung dari Raja Yoshiaki” Jelas Kimiko

__ADS_1


“Kimiko aku masih belum bisa mempercayai apa yang kau katakan”


“Aku tahu pasti sulit untuk mempercayai ini semua” Balas Kimiko sedih


“Lalu jika kau seorang Ratu kenapa kau bisa ada di Fujimoto dan menjadi rakyat biasa?”


“Aku akan menceritakan semuanya, dengarkan aku baik-baik nenek. 10 tahun yang lalu kerajaan Miyamoto diserang oleh Kerajaan Yamamoto, waktu itu Yoshiaki tengah berada di medan tempur dan tidak berada di kerajaan Miyamoto. Awalnya dia berperang dengan Yamamoto, tapi entah bagaimana kerajaan Yamamoto tiba-tiba muncul di kerajaan Miyamoto padahal seharusnya pasukan Yamamoto tengah bertarung dengan Yoshiaki dan pasukanya. Saat itu aku baru saja melahirkan Prian, keadaan di sana saat darurat. Gerbang istana utama berhasil di robohkan, para pasukan yang tersisa berhasil di kalahan. Demi menjaga keselamatan Prian, aku diam-diam kabur dari Istana tanpa sepengetahuan semuanya. Aku pergi menjauh dari ibu kota, aku terlalu khawatir akan keselamatan Prian jadi aku terus pergi menjauh dan tanpa sadar berada di perbatasan. Kemudian aku akhirnya keluar dari kerajaan Miyamoto, waktu itu identitasku sebagai Ratu sempat terungkap oleh sekelompok orang jahat, jadi mereka berniat mencelakaiku dan Prian. Aku tidak peduli akan keselamatanku, aku lebih memprioritaskan keselamatan putraku di banding diriku. Aku mencoba melawan sebisaku, tapi waktu itu tubuhku masih sangat lemah. Aku tidak mampu melawan mereka semua, jadi aku melakukan aksi berbahaya untuk bisa lepas dari mereka. Tak jauh dari tempatku berada, ada sebuah jurang tak terlalu dalam tapi aliran airnya cukup deras. Aku tak punya pilihan lain, akupun langsung melompat ke air. Aku juga sekuatku tidak sampai menanggelamkan Prian, bahkan untuk tetap menjaga keselamatan Prian. Aku sampai terluka cukup parah. Aku tidak tahu sampai kapan itu, aku sedikit ingat saat aku merasa cukup jauh dari mereka aku berusaha untuk naik ke daratan. Tapi aliranya cukup deras jadi aku kesulitan, kesadaranku juga mulai menghilang. Beberapa saat kemudian aku nyaris tak bisa mempertahankan kesadaranku, aku di tolong oleh seseorang. Dia menolongku, tapi aku sudah tak sadarkan diri. Saat aku bangun aku sudah berada di sebuah rumah asing, Prian ada di sampingku. Sepasang suami istri tua yang menolongku, kemudian beberapa waktu aku mulai melakukan hidup di desa kecil itu, aku juga merahasiakan siapa jati diriku. tapi tak bertahan lama, desa yang aku tinggali tiba-tiba di serang. Sepasang suami istri yang menolongku itu kemudian memintaku untuk pergi, awalnya aku menolak tapi mereka memaksaku. Mereka memaksaku menaiki kuda milik mereka, kemudian mereka memukul kuda tersebut sehingga tanpa sadar kuda itu langsung membawaku dan prian pergi menjauh. Kami pergi cukup jauh, sebenarnya waktu itu aku berniat kembali tapi aku khawatir dengan Prian, bahkan kuda yang aku naiki juga sulit ku kendalikan. Tak lama pun kuda yang aku naiki kelelahan dan berhenti, aku pun turun dan mengistirahatkan diriku.aku berada di sebuah hutan, aku tak tahu aku berada di mana.aku pun istirahat lalu saat aku bangun tiba-tiba sudah ada Zen dan pengawalnya tepat di depanku” Jelas Kimiko


Jangan lupa like,vote,dan coment ya

__ADS_1


__ADS_2