
Kimiko hanya membalasnya dengan senyuman setuju dengan apa yang dikatakan oleh Yuki.
“Lalu, kita juga tidak boleh bersama dalam waktu dekat. Orang lain akan curiga, lebih baik kau kembali dengan rombonganmu. Mereka akan khawatir jika kau menghilang juga”
“baiklah kakak, aku akan kembali. Terimakasih banyak sudah mempertemukanku dengan Prian” Ucap Yuki
“Iya, lalu kau jangan lupa dengan apa yang kukatakan tadi” Ucap Kimiko
“Aku mengerti, sampai jumpa kakak”
“Sampai jumpa juga” Yuki pun pergi meninggalkan Kimiko dan kembali pada rombonganya.
Keesokan harinya.
Setelah acara pesta ualngtahun Zen di rayakan, kini para tamu dari berbagai kerajaan berpamitan untuk pulang ke tanah air mereka.
Begitupula Yuki yang sebagai perwakilan kerajaan Miyamoto juga berpamit pulang untuk kembali ke Kerajaan Miyamoto.
“Pangeran Yuki, terimakasih atas kehadiranmu untuk ikut merayakan pesta ulangtahunku” Ucap Pangeran Zen
“Tentu saja yang mulia Zen, sudah kewajiban bagi kami negeri tetangga untuk ikut berpartisipasi dalam merayakan acara yang bahagia seperti ini” balas Yuki
“Terimakasih banyak atas partsipasinya” balas Zen
“Terimakasih juga karena telah mengundangku untuk datang ke pesta anda. Saya sangat senang sekali” Ucap Yuki
“Tentu saja, jika ada pesta meriah lagi kami akan mengundang anda”
“Akan aku tunggu” Ucap Yuki kemudian langsung menaiki kereta kudanya dan berangkat kembali ke Kerajaan Miyamoto.
__ADS_1
Kemudian ditempat Kimiko.
“Hm? Mama..” panggil Prian
“Ada apa sayan?” tanya Kimiko
“Dimana kalung yang selalu mama pakai?” tanya Prian
“o-oh kalungnya mungkin terjatuh saat pesta kemarin” bohong Kimiko
“Tapi bukankah kalung itu berharga, aku akan mencarinya”
“Tidak perlu, kalung bukanlah barang berharga mama, tapi dirimulah yang paling berharga dari apapun”
“Mama…”
“Tidak apa-apa, mama tidak mempermasalahkanya. Lebih baik kau bersiap, Jun Kei dan ishi akan segera datang”
Beberapa hari kemudian..
Kerajaan Miyamoto
Setelah perjalanan panjang, kini Pangeran Yuki kembali ke Kerajaan Miyamoto.
Saat dia kembali, hal pertama yang dia lakukan adalah bertemu ibunya. Yaitu Ratu Makoto von Miyazaki.
Yuki menuju kea rah ibunya, dia tahu persis dimana ibunya kini berada.
Kini Ratu Makoto berada di Taman milik Ratu Kimiko yang merupakan hadiah dari Yoshiaki yang di berikan pada istrinya.
__ADS_1
Taman tersebut sangat luas, taman itu ada banyak sekali beragam bunga yang tumbuh disana. Ini karena Ratu Kimiko sangat menyukai bunga, maka dari itu Yoshiaki menanamkan banyak sekali tanaman bunga.
Yuki mencari-cari dimana posisi ibunya berada, tak lama pun dia akhirnya menemukanya.
Pangeran Yuki pun langsung menghampiri ibunya ini.
“Salam kepada mama” ucap Yuki memberi salam dengan hormat
“Yuki, akhirnya kau kembali” balas Ratu Makoto
“…”
Sejenak suasana menjadi hening.
“Sudah 10 tahun ya..” Gumam Ratu Makoto
“…?”
“Bukankah ini sudah 10 tahu berlalu sejak hilangnya Kimiko”
Yuki pun akhirnya mengerti, memang benar sudah 10 tahun berlalu sejak menghilangnya Ratu Kimiko.
Yuki juga teringat dengan pertemuannya dengan Kakaknya yang telah lama menghilang itu. Yuki ingin sekali memberitahukan pada mamanya jika dia sudah bertemu dengan Kakaknya.
“Mama…” hanya kata itu yang dapat dia ucapkan
Dia tahu betul, bagaimana kesedihan mendalam yang dirasakan oleh mamanya karena menghilangnya menantunya. Tapi dia juga tahu betul jika Kakaknya yaitu Yoshiaki yang merasakan kesedihan yang paling mendalam disbanding Mama dan dirinya. Dia bukan saja hanya kehilangan istri tercintanya, dia juga kehilangan anak pertamanya yang bahkan dia belum pernah melihat wajah anaknya sendiri.
“Bagaimana kabar mereka..” Ucap Makoto sambil membayangkan Kimiko dan Cucu pertamanya.
__ADS_1
》**NEXT CHAPTER**《
Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya :)