
Beberapa pelayan mencar keberadaan Kimiko di area Istana. Kemudian beberapa pasukan berpencar mencari Kimiko didalam Ibu kota dan sekitar Ibukota.
Suasana mulai menjadi gaduh sejak dinyatakan menghilangnya Ratu Kimiko. Bukan hanya itu, masalah yang di akibatkan Yamamoto terhadap rakyat Miyamoto pun belum selesai.
Beberapa warga terluka akibat di serang dan di siksa pasukan Yamamoto, bahkan ada pula yang sampai mati karena kejamnya siksaan Yamamoto.
Masalah ini belum selesai, tapi masalah lain justru datang.
Pasukan besar-besaran di kerahkan untuk mencari keberadaan Ratu Kimiko.
Walaupun kini dia tengah khawatir akan keluarganya, tapi dia juga tidak meninggalkan tugasnya.
Yoshiaki memang mengerahkan pasukan besar-besaran untuk mencari keberadaan Kimiko, tapi Yoshiaki juga menyisakan sedikit pasukan untuk membantu para rakyat yang terluka akibat ulah pasukan Yamamoto. Bahkan dia juga mengerahkan semua tabib istana untuk membantu para rakyat yang terluka.
Walaupun dia sudah mengerahkan banyak pasukan, tapi akan butuh waktu lama jika dia harus mengecek seluruh daerah Miyamoto. Luasnya kerajaan Miyamoto membuat harus sekitar 4-6 bulan untuk bisa mengecek daerah Miyamoto. Walaupun begitu Yoshiaki tetap tidak menyerah dan terus mencari keberadaan Kimiko.
Pagi, siang, dan malam dia habiskan untuk mencari keberadaan Kimiko yang tak kunjung di temukan.
Beberapa prajurit yang kelelahan akan beristirahat sejenak kemudian kembali mencari keberadaan Kimiko.
Tapi berbeda dengan Yoshiaki, dia bahkan tidak berhenti terus mencai keberadaan Kimiko.
Dia bahkan tidak tidur dengan cukup..
Nyaris dia hanya istrahat hanya selama 1 setengah jam kemudian dia kembali mencari Kimiko hingga larut malam.
__ADS_1
Bukan hanya istirahat tidurnya saja yang kurang, bahkan dia selalu menahan lapar untuk mencari keberadaan Kimiko. Dia selalu mengelak jika dia diminta untuk makan. Dia hanya memasukkan air ke dalamnya dan sedikit buah yang dia makan.
Ratu Makoto sangat cemas melihat keadaan putranya ini. Yoshiaki tanpa menyerah terus mencari keberadaan Kimiko dan putranya.
Tak terasa pencarian Ratu Kimiko sudah berlangsung hampir 4 sebulan lebih. Yoshiaki masih terus mencari Kimiko dan berharap bisa segera ditemukan.
Setelah beristirahat sejenak selama 1 jam, Yoshiaki pun berniat kembali ke pasukanya untuk mencari keberadaan Kimiko.
Tapi saat dia akan pergi, ibunya tiba-tiba datang dan menghadangnya.
“Mama, ada apa?” Tanya Yoshiaki
“Ada apa? Apa maksudmu!! Yoshiaki jangan memaksakan dirimu. Kau sudah mencari Kimiko hampir seharian dan kau hanya beristirahat selama 1 jam saja? Tidak! Sekarang kau harus istirahat dengan benar dan makanlah dengan benar. Tubuhmu menjadi kurus begitu!!” Khawatir Makoto
Yoshiaki berniat pergi untuk kembali dalam misi pencarian Kimiko, tapi lagi-lagi Makoto menghadangya. Dia menahan Yoshiaki dengan memegang lengan kanan Yoshiaki
“Mama, apa yang kau lakukan! Jangan menahanku, sudah kukatakan aku harus segera menemukan keluargaku”
“Aku tau! Tapi pikirkan juga dirimu sendiri kau-“
“Lepaskan! Mama ku mohon lepaskan!” potong Yoshiaki
“Tidak!” Makoto justru mempererat genggamanya pada lengan kekar Yoshiaki.
“Mama, aku harus segera menemukan Kimiko. Dia pasti segera ditemukan!!”
__ADS_1
“Kau sudah mengatakannya berapa kali, tapi Yoshiaki!! Sudah 4 bulan pencarian di lakukan tapi Kimiko juga masih belum ditemukan!!. Untuk kali ini istirahatlah, biar para prajurit yang akan mencari Kimiko”
“Tidak mama, aku akan tetap mencari Kimiko, dia adalah istriku juga adalah tanggung jawabku”
“Tapi kesehatanmu juga adalah tanggung jawabmu Yoshiaki!!” Seru Makoto mencoba menahan amarah akibat keras kepalanya Yoshiaki
“Yoshiaki, mama paham bagaimana perasaanmu. Mama juga sedih karena Kimiko menghilang bahkan cucu pertamakupun ikut menghilang, dia bahkan baru saja datang tapi dia sudah pergi lagi entah kemana. Aku sangat mencemaskan mereka berdua” ucap Makoto
“Mama aku harus pergi” Yoshiaki pun mencoba menyingkirkan tangan ibunya yang menahan tapi tiba-tiba
“Ugh..”
Brruukkk!!
“Yoshiaki!!”
Yoshiaki tiba-tiba pingsan, dia merasakan pusing yang hebat dan membuatnya kehilangan kesadaranya.
Makoto menjadi sangat panic karena Yoshiaki tiba-tiba jatuh pingsan.
“Prajurit!!” seru Makoto
》NEXT CHAPTER《
Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya :)
__ADS_1