
‘Rencana? Apa maksudnya?’ batin Kimiko
“Tapi sebenarnya apa tujuan bos melakukan ini semua”
“Apa kau tahu rahasia besar kerajaan Fujimoto?, kerajaan ini memiliki benda pusaka yang sangat berharga. Kalau tidak salah adalah Mahkota milik yang mulia Ratu.”
“Mahkota yang mulia Ratu? Apa istimewanya hanya mahkota biasa, aku sudah sering melihatnya”
“Kau bodoh ya, mahkota yang kau lihat itu memang milik Ratu, tapi itu hanya mahkota biasa. Sedangkan Mahkota istimewa itu disimpan baik-baik oleh yang mulia Ratu sendiri, bahkan tak pernah diperlihatkan secara umum. Mahkota itu memiliki sebuah kekuatan ajaib yah bisa dibilang seperti benda pusaka kerajaan Fujimoto karena benda itu melindungi kerajaan Fujimoto. Kau tau benda itu jauh lebih berharga dari apapun, Kau tahu jika benda itu dijual harganya tidak akan bisa kau bayangkan”
‘Benda pusaka? Jadi kerajaan Fujimoto juga memilikinya, ku pikir hanya Mizumitakai yang mempunyainya. Tapi dalam bentuk yang berbeda, benda pusaka Mizumitakai adalah sebuah Pedang sedangkan Fujimoto berwujud sebuah Mahkota.’ Batin Kimiko
“Hey kalian”
Tak lama salah seorang muncul dari dalam gua
“Bagaimana keadaan Pangeran Zen?” tanya salah seorang itu
“Dia baik-baik saja”
Kimiko membelakkan matanya saat mendengar salah satu penjahat itu sedang membicarakan Zen.
‘Z-zen? Ternyata benar mereka memang menculik Zen. Tapi syukurlah Zen baik-baik saja aku lega’ batin Kimiko
“Hey mau sampai kapan kita mengurung pangeran?”
“Sampai Boss memberi perintah untuk melepaskanya, lagipula mungkin saat ini bos tengah menjalankan rencana”
“Begitu ya”
‘ Rencana apa yang mereka maksud sampai-sampai harus menculik Zen?’ batin Kimiko
“ Apa yang harus kulakukan agar bisa menyelamatkan Zen” gumam Kimiko
Kimiko tengah berpikir bagaimana caranya agar bisa menyelamatkan Zen dari para bandit itu.
“ T-tunggu bukankah ini..”
Tak lama kemudian para bandit itu dikejutkan dengan sebuah asap yang tak jauh dari tempat mereka.
__ADS_1
“Hey lihat kenapa ada asap disana?”
“Kau benar”
“Aneh sekali kenapa bisa ada asap dihutan seperti ini?”
“tunggu, apa jangan-jangan ada seseorang yang berhasil menemukan kita?”
“Apa?!”
“Cepat kalian cek! Aku akan tetap disini untuk menjaga pangeran”
Ke-4 bandit itu bergegas untuk melihat apa yang terjadi, mereka mulai mendekati asal asap tersebut.
Kemudian tak lama mereka pun sampai ditempat munculnya asap itu
“Apa ini? Kenapa ada api disini?”
“Siapa yang membakar ini semua”
“T-tunggu jangan bilang kalau ini-“
Brukk!!
Tak lama kemudian munculah Kimiko yang sedari tadi bersembunyi dibalik semak-semak.
“bagus rencanaku berhasil, sekarang tinggal 1 orang lagi”
“ Ngomong-ngomong aku tak pernah merasa seberuntung ini, daun-daun yang tadi ku bakar merupakan salah satu tanaman obat yang apabila dibakar dan seseorang menghirup asapnya maka dia akan merasakan mati rasa dan kehilangan kesadaranya. Ini juga sebenarnya adalah obat bius, entah kenapa obat ini tadi tempat berada disampingku”
Kimiko berhasil mengurus ke-4 bandit itu kemudian sekarang kurang 1 bandit yang tersisa.
Kemudian ditempat bandit itu
“Kenapa mereka lama sekali!” gerutu bandit tersebut
“ Apa terjadi sesuatu dengan mereka?!!”
“Permisi tuan” ucap Kimiko yang tiba-tiba muncul tepat dibelakang bandit itu
__ADS_1
“Siapa kau?!!” belum sempat melihat seseorang dibelakangnya, tiba-tiba tengkuknya di pukul cukup keras dan membuatnya kehilangan kesadaran.
“Maaf, tapi aku harus menyelamatkan Zen”
Kimiko kemudian mengambil kunci di bandit tersebut, kemudian bergegas masuk ke Goa dan menyelamatkan Zen.
“Hm? Kenapa jadi sepi sekali?” Ucap salah satu prajurit zen yang terkurung
“Padahal tadi sepertinya mereka tengah asik mengobrol, apa mereka tidur?”
“Mana mungkin”
“Aku tidak peduli pada mereka, yang harus kita lakukan sekarang adalah pergi dari kurungan ini” Ucap Zen
Drap..Drap..Drap..
Kemudian mereka terkejut mendengar suara langkah kaki yang cepat dari arah jalan keluar.
“Apakah mereka datang lagi”
“kemungkinan iya”
“Tapi kenapa langkah kakinya seperti orang berlari?”
Suara langkah kaki itu semakin mendekat, dan tak lama terlihat siapa seseorang yang berlari itu.
“Zen!!” Teriak Kimiko
Baik Zen dan para prajuritnya terkejut melihat kedatangan Kimiko, mereka bahkan tak habis pikir jika Kimiko akan datang kemari.
“Kimiko?!!” Kaget Zen
》**NEXT CHAPTER**《
Jangan lupa vote,like, dan komen ya
__ADS_1
agar author semangat dalam melanjutkan ceritanya😄
Thankyou😘