
“Kau sudah kalah”
“tcih..”
“Bawa dia!!”
Para prajurit menagkap ketua itu bersama anak buah mereka dan memasukanya dalam penjara bawah tanah.
Zen kemudian segera menuju kea rah Ibunya dan Kimiko berada.
Disana terlihat Kimiko tengah mengobati luka sayatan Ratu Clarisa.
“Mama!” Panggil Zen
Ratu Clarisa dan Kimiko langsung saja menoleh kearah Zen.
“Zen!!” Ratu Clarisa langsung buru-buru memeluk putranya ini.
“mama..”
“Zen syukurlah kau baik-baik saja” Ucap Ratu Clarisa
“Bagaimana dengan luka mama?”
“Mama baik-baik saja, ini semua berkat nona Kimiko”
“Kimiko terimakasih banyak” Ucap Zen
“tidak yangmulia, ini juga tugas saya untuk menyembuhkan baginda Ratu” Balas Kimiko dengan Sopan
“Lalu Zen, selama ini kau kemana?” tanya Ratu
“Mama, aku disekap oleh bawahan mereka. Mereka membiusku dan mengurungku di hutan”
“A-apa..”
“Tapi berkat Kimiko, aku berhasil keluar. Dialah yang menyelamatkanku mama, jika dia tidak segera datang maka aku tak akan tahu akan seperti apa jadinya”
“ Nona Kimiko?”
“Iya mama”
Ratu Clarisa kemudian menghampiri dan memeluk Kimiko.
__ADS_1
“Terimakasih banyak, kau telah menyelamatkan putraku bahkan menyelamatkan negeri ini”
“Saya hanya membantu sedikit yang mulia”
“Kau baik sekali”
Ratu melepaskan pelukanya.
“Sebagai balasanya aku akan-“
“tidak yang mulia, saya melakukan ini dengan senang hati. Saya tak pernah mengharapkan imbalan apapun”
“Tapi-“
“Saya mohon yang mulia”
“hahh baiklah”
“Aku sekali lagi ucapkan Terimakasih banyak”
“Iya”
2 hari kemudian..
“ Kimiko! “
Pagi hari tiba-tiba Pangeran Zen datang ke rumahnya
“Ada sesuatu yang perlu ku berikan padamu”
“Apa itu?” Tanya Kimiko
Salah seorang pelayan datang membawa sesuatu yang tertutupi kain
Zen mengambilnya, sebuah kotak
“Ini” Zen menyerahkan kotak tersebut pada Kimiko
“hm? Kotak apa ini?”
“Buka saja, kau akan tahu”
Kimiko pun membuka kotak tersebut, dia penasaran apa isi kotak itu.
__ADS_1
“i-ini.. kenapa memberikanya padaku?” tanya Kimiko
“Ibuku yang mengirimkanya khusus untukmu sebagai hadiah”
“I-ini tidak perlu, l-lagipula barang seperti ini pasti sangat berharga dan mahal. Kenapa justru memberikanya padaku?”
“Yang mulia Ratu sendiri bersikeras ingin memberikanya padamu, kumohon terimalah itu”
“T-tapi ini..”
“Yang mulia Ratu akan sedih jika kau tak menerimanya, kau mau membuatnya sedih?”
“T-tidak, hahh baiklah. Sampaikan ucapan terimakasih dariku untuk yang mulia Ratu. Aku pasti akan menjaganya dengan baik”
“baik akan kusampaikan, kemudian ini ada sesuatu dariku untukmu” Ucap Zen sambil memberikan sebuah kotak lagi
“Apa ini?”
“kau ini banyak bertanya, buka saja kau pasti akan tahu isinya” Ucap Zen
Kimiko pun membuka kotak tersebut, dan melihat isi yang di dalamnya.
“Ini? Dress?”
“Hum, aku ingin memberikan ini padamu. Aku ingin kau memakainya saat pesta ulangtahunku”
“Pesta ulang tahunmu?”
“Akan di adakan seminggu lagi”
“Tapi kau tidak perlu repot-repot memberikan dress mahal ini, aku-“
“Tidak mau tahu! Pokoknya kau harus menerimanya” tegas Zen
“Zen aku sudah senang menerima hadiah dari yang mulia Ratu, tapi bahkan sampai kau juga? Tidak Zen, aku tidak bisa menerimanya. Aku sangat senang bisa membantu tanpa imbalan apapun, aku berani bersumpah. Aku melakukanya karena kau adalah temanku”
“Aku tidak mengatakan jika itu adalah hadiah sebagai balasan atas pertolonganmu, aku memberikanya padamu karena kau adalah temanku”
“Ha?” kimiko justru menjadi bingung
“Sudahlah kau terima saja”
“Tidak, benda ini terlalu-“
__ADS_1
》**NEXT CHAPTER**《
Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya :)