Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran
Episode 54


__ADS_3

“Aku sedang ingin menyendiri” balas Prian


Gadis itu kemudian menghampiri Prian dan duduk di sebelahnya.


“Apa yang kau lakukan?!” Tanya Prian saat tiba-tiba gadis itu duduk tepat di sampingnya.


“Apa kau sedang dalam masalah?” tanya gadis itu


“Bukan urusanmu” balas Prian


“Ku lihat kau sedang kebingungan?”


“Kalau iya kenapa memangnya” balas ketus Prian


“Dasar laki-laki dingin” Balas Gadis itu


“Humph…” abai Prian


“Apa yang sedang kau bingungkan?”


“Itu-“


“Katakan saja! Mungkin aku bisa membantu sedikit. Jika kau memendam masalahmu sendiri itu juga tidak akan berguna. Malah akan membuatmu menjadi menderita karena masalah yang kau pendam” potong gadis itu


“Aku sedang kebingungan mencari sesuatu”


“Apa kau kehilangan sesuatu?”


“Dari pada bilang kehilangan lebih tepatnya aku ingin menemukan sesuatu tapi tidak bisa menemukannya” Ucap Prian


“ kalau begitu cari saja bukan”


“Itu bukan sesuatu yang mudah di cari dan ditemukan”

__ADS_1


“Lalu karena kau tidak menemukanya kau menyerah?”


“Aku sudah mencarinya tapi masih belum juga menemukanya”


“Kalau begitu kau tinggal terus mencarinya sampai kau menemukanya bukan? Apa kau akan menyerah begitu saja?”


“aku tidak ingin menyerah, aku ingin menemukan jawabanya segera. Tapi aku tak tau bagaimana caranya aku menemukanya”


“kau membuatku ikut kebingungan, katakan dengan jelas apa maksudmu? Apa yang kau cari tapi tak bisa di temukan?”


“Sesuatu yang penting, aku ingin memberikan sesuatu yang bagus kepada seseorang. Tapi aku tidak tahu apa yang dia sukai? Semua yang dia inginkan selalu di penuhi. Aku ingin memberikan sesuatu yang akan dia sukai tapi aku tak tahu itu”


“ kau tinggal memberikan apa yang belum dia miliki bukan?”


“Aku sudah katakan, apapun yang dia inginkan pasri selalu d penui. Memangnya apa yang tak dia miliki?” balas Prian


“Apa seseorang itu berharga?”


“yah begitulah”


“Sesuatu yang berharga dan bisa di kenang? Memangnya benda apa itu”


“Aku tidak tahu, jika dia benar-benar orang yang berharga bagimu kau pasti bisa menemukanya sendiri. Karena dia adalah orang yang berharga untukmu pasti kau bisa menemukanya”


“Aku masih belum mengerti, lebih baik aku pulang saja. Sampai jumpa” Ucap Prian kemudian pergi meninggalkan gadis itu sendirian di tepi sungai.


Prian saat ini sedang dalam perjalanan kembali ke rumahnya.


“Sesuatu yang berharga dan dapat di kenang? Memangnya apa itu?” Gumam Prian


Whussss


Angin yang bertiup dan menerbangkan beberapa helai rambut Prian, kemudian juga membuat beberapa daun menjadi berguguran ke tanah.

__ADS_1


Prian pun mengamati pemandangan di depanya, hembusan angin yang menerbangkan rambutnya dan membuat daun-daun berguguran jatuh ke tanah seperti hujan yang turun dan seperti salju yang menutupi jalanan.


“!! Aku mengerti sekarang! Aku sudah menemukan jawabanya” Ucapnya tiba-tiba


Prian kemudian langsung berlari sesegera mungkin sampai ke rumahnya.


“mama aku pulang!” Ucapnya saat dia memasuki rumahnya.


“Selamat datang kembali, woah! Apa yang kau lakukan sayang?” tanya Kimiko


“Mama aku sudah menemukan jawabanya! Aku tahu apa yang harus aku berikan pada Pangeran Zen sebagai hadiah”


“Benarkah? Kalau mama boleh tahu. Kau akan memberikan apa?” Tanya Kimiko


“Pohon musim semi!”


“Pohon musim semi?”


“Aku akan membuat patung pohon musim semi”


“Katakan pada mama alasanya sayang?”


“karena pohon musim semi itu sangat indah sekali. Dia mendatangkan kebahagiaan bagi semua orang, semuanya sangat megharapkan akan kehadiranya. Dia begitu berharga dan juga selalu di kenang di hati semua orang” balas Prian


“begitu ya”


“yah awalnya aku terlalu memikirkan bagian luarnya tanpa melihat bagian dalamnya. Mahal atau tidaknya itu tidak penting indah atau buruknya juga tidak penting tapi makna yang ada di dalamnya yang sangat penting. Aku akhirnya mengerti, terimakasih mama” Balas Prian


“Tidak, justru kau yang hebat bisa menemukan jawaban yang kau inginkan, mama bangga padamu” balas Kimiko


“Tanpa bantuan mama pun mungkin aku tidak akan menemukanya. Yah walau ada seseorang yang juga membantuku”


“Siapa? Teman-temanmu?”

__ADS_1


》**NEXT CHAPTER**《


Jangan lupa vote,like dan beri komentar yang mendukung ya :)


__ADS_2