
“Baiklah, kalian ( Prajurit) tangkap para bandit itu, aku dan Kimiko akan segera kembali ke Ibu Kota”
“Baik yang mulia”
Mereka pun berlari keluar dari goa, para prajurit menangkap para bandit itu. Mereka juga mengambil pedang mereka kembali yang tadi diambil oleh para bandit itu.
Zen mengambil pedangnya dan langsung menaiki salah satu kuda milik Bandit itu.
“Kimiko ayo cepat naik!” ucap Zen
Kimiko meraih tangan Zen, dan ikut naik 1 kuda dengan Zen.
Kimiko dan Zen pun naik Kuda tersebut dan bergegas kembali ke Ibu Kota.
Drabb..drabb..drab..
Suara tapak kaki kuda yang kencang, Kimiko dan Zen begitu terburu-buru harus kembali ke ibu kota.
Tak butuh waktu lama mereka pun keluar dari hutan dan menuju ke arah desa
Mereka juga harus melewati hutan lagi agar sampai di desa mata air tadi.
Hutan yang dilewati memang cukup lebat, makanya hanya penduduk setempat yang tahu persis jalurnya.
Kemudian tinggal beberapa meter lagi mereka pun sampai di desa.
Zen sedikit terkejut melihat keadaan desa tersebut menjadi lebih baik dari yang terakhir kali dia lihat.
Zen menghentikan kudanya tepat disamping kepala desa itu.
“P-pangeran Zen? A-anda sudah kembali?!!” Kaget kepala desa itu
Kemudian para penduduk setempat langsung mengalihkan pandangan mereka menuju kearah Zen.
“P-pangeran Zen?”
“N-nona penyelamat?!!” Kaget para penduduk setempat.
“Aku senang keadaan desa itu menjadi lebih baik, apa kalian berhasil mengurus racunya?” tanya Zen
__ADS_1
“Yang mulia, ini semua berkat nona penyelamat ini” Ucap Kepala Desa sambil menunjuk Kimiko.
“Kimiko?!” kaget Zen
“A-aku hanya membantu sedikit saja, aku tidak terlalu banyak membantu”
“Tidak nona justru berkat bantuan anda,seluruh warga desa ini selamat. Saya ucapkan terimakasih” ucap Kepala Desa
“Tidak aku hanya-“
“Yang dikatakan olehnya benar yang mulia, beliaulah yang berjasa besar menyelamatkan kami”
“Benar yang mulia, beliau adalah seorang malaikat yang diutus oleh tuhan”
“Benar yang mulia”
Dan beberapa pujian lain dari warga lainya.
Kimiko sedikit malu mendapat banyak pujian, sedankan Zen tersenyum bangga kepada Kimiko.
“Kau benar-benar hebat Kimiko” Ucap Zen
Kimiko hanya diam karena menahan malu mendapat banyak pujian.
“Aku sebenarnya di culik oleh segerombolan bandit, mereka mengurungku kemudian Kimiko datang dan menyelamatkan diriku”
“D-diculik?!!” Kaget kepala desa
“B-bagaimana bisa anda-?”
“Maaf aku ingin sekali menjelaskanya tapi aku tak punya waktu banyak, aku kesini hanya mengecek keadaan kalian dan syukurlah aku senang melihat kalian semua baik-baik saja. Aku sedang buru-buru, kami harus segera kembali ke Ibu Kota” Ucap Zen
“B-baik yang mulia, mohon berhati-hati dalam perjalanan” Ucap Kepala Desa
Zen membalasnya dengan anggukan kemudian menarik tali kudanya dan segera menuju kembali ke Ibu Kota.
DI IBU KOTA
Istana Ratu
__ADS_1
Para penjahat itu kemudian mencoba untuk mendekati Ratu. Ratu yang merasa terancam kemudian mengeluarkan belati yang ada di laci mejanya tepat disampingnya.
“Berhenti! Jangan mendekat atau kalian akan kutusuk dengan belati ini” Seru Ratu Clarisa
“Huh! Kau pikir ancamanmu ini membuat kami takut? Jangan bercanda” Balas dingin ketua penjahat itu
Mereka semakin melangkah mendekati Ratu Clarisa, Ratu Clarisa sendiri juga melangkah mundur menghindari mereka.
“BERHENTI!!”
Pada saat yang tepat, para ksatria itupun akhirnya datang.
“Jadi kalianlah ******** yang menyusup ke Istana” Ucap ketua ksatria
“Tidak kusangka akan datang secepat ini, benar-benar mengganggu saja” Ucap penjahat itu
Para ksatria itu kaget melihat mayat seorang pelayan tergeletak di sana.
“D-dia, apa yang terjadi denganya?”
“Hooh, dia membuatku kesal. Dan akibatnya dia mati. Aku membununya”
“Kalian!!”
Para ksatria itu geram, kemudian langsung menyerang penjahat itu.
Kedua anak buah penjahat itu menyerang ksatria lain, sedangkan ketua penjahat itu kemudian menyerang pemimpin ksatria.
“Kau brengsek!!” Seru pemimpin Ksatria
Mereka saling serang dan tidak membiarkan salah satu mereka kalah.
“Yang mulia Ratu cepat pergilah!!” teriak sang ketua ksatria.
》**Next Chapter**《
Jangan lupa vote, like dan coment ya. dukung author supaya bersemangat melanjutkan ceritanya.
Bagi kalian yang pengen tau kisah lanjutanya atau Spoiler atau tanya apapun bisa ngobrol di grub author.
__ADS_1
kalian bisa berbincang apapun, diluar ceritapun tidak apa-apa😁 bisa mengobrol santai. saling mengikat pertemanan atau shilaturahim :) kaya gini :) nanti juga bakalan dikasih beberapa spoiler😁 yang minat aja bisa gabung