Istri Bayaran Tuan Muda Impoten

Istri Bayaran Tuan Muda Impoten
Bab 21


__ADS_3

Ditempat lain,seorang wanita turun dari Taxi dan melangkahkan kaki jenjangnya menuju sebuah rumah megah.Langkahnya terlihat anggun,penuh percaya diri dan hati hati.Mungkin karena pengaruh sepatu hak yang dia kenakan terlalu tinggi.


"Aku kembali,"ucap wanita itu.Beberapa pelayan dan seorang pria paruh baya menyambutnya dengan senyum hangat.


"Angela,"pria itu mendekap tubuh putri semata wayangnya dan menangis tersedu sedu.


Adalah Angela Johnson,wanita cantik berusia 35 tahun yang berprofesi sebagai model majalah dewasa.Mantan pacar dari Farel Mananta itu kembali ke Negaranya setelah resmi bercerai dengan sang suami.


Suami Angela David Brick ternyata seorang hidung belang,selain itu dia juga seorang pria pemalas yang tidak mau bekerja dan selalu mengandalkan uang dari wanitanya.Angela menyesal telah mengabaikan pria baik seperti Farel hanya untuk seonggok sampah tak berguna seperti David.


Angela telah kembali,dia ingin mendapatkan kebahagiaan yang dulu pernah dia miliki bersama mantan kekasihnya,Farel Mananta.Dia tau Farel sudah menikah,tapi dia juga tau kalau Farel menikahi bocah bau kencur itu hanya sebagai hiburan semata.


"Nak,jangan pernah pergi meninggalkan Ayah lagi,"ucap Briand Jhonson.Dia menyeka air matanya dengan selembar tisu yang sudah tidak jelas lagi bentuknya.


"Tidak Ayah,aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi.Aku benar benar menyesal telah meninggalkan orang yang aku cintai disini,"Angela mendongakkan wajahnya keatas.Dia mengenang masa lalunya yang begitu indah tapi dia sendiri yang merusak keindahan itu.


Hal bodoh seperti itu tidak akan terjadi lagi.Angela gadis pintar,cantik,seksi dan berbakat.Wanita langka sepertinya harusnya mudah mendapatkan kebahagiaan yang hakiki,bukan jatuh dan terpuruk seperti sekarang ini.


Angela akan memulai semuanya dari nol,dia akan membangun kembali karirnya yang sudah merosot sekaligus mendapatkan kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya.Yaitu Tuan Muda Farel Mananta.


*


*


*


Kediaman Mananta.Farel dikejutkan dengan berita kepulangan mantan kekasihnya itu.Berita itu Farel dapat langsung dari asisten pribadi Angela.


"Jangan sampai Kania tau berita ini,aku tidak mau moodnya jadi rusak sepanjang hari.Rusak setengah hari saja kepalaku sudah pusing,"Ucap Farel pada Rio.


"Siap Tuan,"Rio tersenyum kecil.


Kania adalah jenis wanita pencemburu,kalau sudah cemburu dia suka mengamuk dan melakukan tindakan ekstrim mogok makan seperti kemarin.Farel khawatir jika Kania tau berita kepulangan Angela hari hari istri kecilnya itu akan selalu diwarnai dengan pikiran buruk.


Wajar saja,Kania adalah gadis remaja.Pola pikirnya belum matang seperti gadis dewasa pada umumnya.Farel saja yang sudah dewasa terkadang tidak bisa mengendalikan diri,apa lagi Kania yang jiwa mudanya masih labil?

__ADS_1


Bi Sumi masuk kedalam ruang pribadi Farel,dia menyuguhkan satu cangkir minuman hangat dan satu toples makanan ringan.


"Bi,bagaimana keadaan Kania sekarang?"Tanya Farel khawatir.


"Nona sudah baikan,emosi Nona sudah stabil.Nenek berhasil menenangkan dan sekarang Nona sedang makan di dapur,"jelas Bi Sumi.


"Syukurlah kalau begitu,"Farel menarik nafas lega.Kehawatiran Farel pada istrinya sedikit berkurang,setidaknya Kania sudah mau mengisi perutnya dengan makanan dan minuman bergizi.


"Tuan perlu sesuatu lagi?"Tanya Bi Sumi.Dia memang Art yang perhatian dan selalu siap siaga.


"Tidak,"sahut Farel.


"Kalau begitu saya permisi dulu,"ucap Bi Sumi.Farel hanya menjawabnya dengan sebuah anggukan.


Tumpukan pekerjaan yang ada diatas meja kerjanya sangat membuatnya stres,ditambah lagi dengan marahnya Kania kepadanya.Farel harus memikirkan cara untuk meluluhkan hati Kania dan mendapatkan maaf darinya.Setidaknya hal itu bisa mengurangi sedikit rasa stres yang bersarang di kepalanya.


"Rio,aku lihat kamu cukup dekat dengan Kania.Kamu tau tidak,apa yang disukai oleh Kania?"Farel langsung to the poin.


"Apa Bos mau merayunya?"Tebak Rio.


"Beri saja Nona seikat bunga,sebuah hadiah dan segepok uang,"ucap Rio.


"Segepok uang?"Farel kaget mendengar kalimat itu.Kania memang awalnya mau menikah dengan Farel hanya karena uang,tapi bukan berarti Kania adalah seorang wanita matre.


"Semua wanita didunia ini sangat menyukai uang,apa lagi kalau jumlahnya banyak,"lanjut Rio tanpa filter.


Rio bukanlah pria yang romantis,dia lebih sering mengambil tindakan sesuai isi kepala dari pada hati.Adalah sebuah kesalahan besar jika Farel meminta pendapat padanya apa lagi kalau sampai mengikuti sarannya.


"Dasar b*doh,aku sedang ingin merayunya bukan ingin menyuapnya."gerutu Farel kesal.Rio benar benar tidak bisa diharapkan,kini Farel harus mencari ide dan berusaha sendiri.


Sore harinya,Farel memberanikan diri untuk mendekati Kania yang sedang asik memberi makan ikan disebuah kolam.


Farel menenteng seikat bunga,sekotak hadiah dan sebuah tote bag berukuran sedang.Meskipun Farel sempat mengatai ide konyol dari Rio,kenyataanya pria itu malah memakainya.Farel bingung,dia tidak bisa menemukan ide yang bagus untuk merayu dan meluluhkan hati istri kecilnya.


"Kania,"panggil Farel.Kania menoleh,dia terkejut melihat banyak barang yang dibawa oleh suaminya.

__ADS_1


"Ini,ini dan ini.Semuanya untukmu,"ucap Farel kaku.Dia menaruh paksa semua barang barang yang dibawanya dalam pelukan Kania.


"Kamu sedang merayuku?"Kania tersenyum masam.


"Aku bingung harus melakukan apa untuk mendapatkan maaf darimu.Kania,berhentilah marah padaku.Aku sungguh tidak tahan dengan sikapmu yang seperti itu,"Farel merengek seperti anak kecil.Melihat hal itu Kania jadi merasa sedikit kasihan padanya.


"Rayuan ini tidak berkelas,"ejek Kania.Dia mengangkat alisnya sebelah seolah sedang menganggap remeh.


"Ini ide Rio,"ucap Farel jujur.


"Bukan begini caranya merayu perempuan,"ucap Kania.


"Lalu bagaimana caranya?"Tanya Farel.


"Mendekat padaku,peluklah aku,"pinta Kania.


Dengan senang hati Farel langsung mendekap tubuh ramping istrinya erat erat,ada rasa senang dihatinya karena akhirnya Kania mau memaafkan kecerobohannya.


Lain kali,Farel akan bertindak lebih hati hati.Dia tidak mau membuat Kania marah dan mengacuhkan dirinya lagi.


"Aku mencintaimu Kania,sangat mencintaimu,"bisik Farel lirih ditelinga Kania.


"Aku juga mencintaimu."Balas Kania.


Cup,,


Sebuah ciuman mendarat di pipi Farel.Merasa mendapat kode dari istrinya,Farel langsung menggendong Kania ala bridal style dan membawanya menuju kamar.


"Suamiku,turunkan aku!"Kania berontak.


"Tidak mau,"


"Aku malu,kalau ada yang melihatnya bagaimana?"Kania memukul dada Farel pelan.Farel hanya membalasnya dengan senyuman dan tatapan tajam seperti seekor singa yang baru berhasil menangkap buruannya.


--->🌻🌻🌻🌻🌻<---

__ADS_1


Tidak perlu merasa gengsi untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf terlebih dahulu kepada pasangan.Karena hal itu bisa lebih merekatkan hubungan satu sama lain.


__ADS_2