Istri Bayaran Tuan Muda Impoten

Istri Bayaran Tuan Muda Impoten
Bab 64


__ADS_3

Tiba dirumah.


Kania langsung berlari kearah kamar.Dia menutup pintu dan menguncinya dari dalam.


"Apa yang terjadi denganya?"Tanya Maria penasaran.


"Dia sedang merajuk,"sahut Farel santai.


"Kenapa bisa merajuk?"Tanya Maria lagi.


"Biasa,wanita memang selalu ingin dimengerti tanpa tau betapa sulitnya mengerti kemauan seorang wanita,"celoteh Farel tidak jelas.


Nenek menoleh kearah Rio,pria itu hanya mengangkat kedua bahunya sebagai tanda dia tidak tau apa apa.Terlibat dalam urusan rumah tangga sang Bos sangatlah tidak baik,mengurus rumah tangganya sendiri saja sudah bikin pusing kepala.


"Apa aku terlalu berlebihan pada Farel?Ah,tidak! Semua wanita pasti akan melakukan hal yang sama jika melihat pria yang dicintainya seperti itu pada wanita lain,"gerutu Kania pada dirinya sendiri.


Tak lama,Bi Sumi dan Bu Ani masuk kedalam kamar Kania sambil membawa si kembar tiga.Mereka terlihat anteng meskipun Kania meninggalkan mereka lebih dari setengah hari.


"Maaf,aku sudah merepotkan kalian berdua,"ucap Kania.Dia merasa tidak enak karena melihat wajah kedua wanita itu terlihat kelelahan.


"Tidak perlu meminta maaf,memang sudah jadi tugas kami membantu pekerjaan Nona,"sahut Bi Sumi.


"Betul Nona,"sambung Bu Ani.


"Aku terlalu fokus pada Farel,sampai lupa mengurus anak anakku.Aku bukan ibu yang baik,"mengeluh dalam hati.


Kania mencium anak anaknya,lalu menyusui mereka secara bergantian.Meskipun mereka sedang tidur,Kania nekat membangunkan mereka karena kasihan pada mereka yang belum menikmati asi sejak siang hari.


Ditempat lain.


"Kurang ajar! Berani beraninya farel menahan ku ditempat seperti ini.Farel,lepaskan aku?"


Sekar terkunci didalam sebuah kamar yang gelap dan sempit.Dia tidak tau dimana letak tempat itu,yang jelas lingkungannya sangat sepi dan jauh dari rumah penduduk.


"Apa kamu sengaja mengurungku ditengah hutan Farel?Kamu bahkan tidak meninggalkan minuman dan makanan untukku,jahat sekali,"Sekar menangis tersedu sedu.

__ADS_1


Tiba tiba dia sangat rindu pada Ayahnya.Andai saja dia mematuhi perintah pria tua itu,pasti Sekar tidak akan disekap dan diperlakukan seperti binatang oleh Farel.Kenapa penyesalan selalu datang terakhir?Sekar benar benar menyesal.


Dikediaman Jhonson.


Beny khawatir karena anaknya tidak kunjung pulang,dia takut telah terjadi sesuatu pada Sekar.Dia mondar mandir seperti setrikaan,Maju mundur,ke kanan dan ke kiri.


Rio telah menyita barang bawaan Sekar alias Angela,mulai dari tas,ponsel hingga dompet.Apa yang bisa Angela lakukan sekarang?Tidak ada,selain menangis dipojokan ruangan gelap dan lembab itu.


Seorang pria berpakaian serba hitam datang dengan terburu buru,dia adalah orang suruhan Beny untuk mengawasi Sekar dari jarak jauh.


"Ada apa Niko,kenapa kamu terlihat cemas seperti itu?"Tanya Beny.


"Saya kesini mau melaporkan sesuatu yang gawat Tuan,"tutur pria itu.


"Apanya yang gawat?"Perasaan Beny semakin tak karuan.


"Kemarin sore,aku melihat orang Tuan Farel menangkap Nona Angela dan membawanya pergi entah kemana.Sepertinya putri Anda baru saja membuat keributan disana,"kisah Niko panjang lebar.


"Astaga,anak itu.Apa yang harus aku lakukan sekarang?"Beny merasa bingung.


"Sebaiknya Tuan datang kekediaman Farel saja untuk membicarakan masalah ini,saya sendiri tidak berani kalau harus berhadapan dengan beliau langsung,"Niko memberi sebuah saran.


"Kamu benar juga,aku akan segera kesana,"Beny menerima saran Niko dengan baik.


Beny diantar oleh Niko kekediaman Mananta.Dia merasa sedikit takut kehadirannya akan tidak disambut dengan baik.Bagaimanapun,putrinya telah melakukan banyak kesalahan kepada keluarga mereka.Bahkan hingga berkali kali.


Beny sendiri merasa kesal pada Angela yang sudah dinasehati.Padahal Beny sudah menghabiskan uang banyak agar Angela memiliki wajah baru,hidup baru dan terbebas dari kejaran keluarga itu.Tapi apa yang terjadi?Angela malah membuat ulah lagi dan karena ulahnya itu dia sampai ditangkap.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit,Beny tiba dikediaman Mananta.Diluar dugaan,Maria dan Farel menyambutnya dengan ramah dan tangan berkua.Tidak ada ekspresi wajah kesal,dendam apa lagi benci disana.Benar benar ramah dan halus.


"Sudah lama,kamu tidak berkunjung kerumah kami,"Ucap Maria.Tatapan matanya mengisyaratkan rasa penasaran dengan tujuan dari kunjungan sahabat lamanya itu.Sementara Farel diam membisu sambil memasang wajah datar.


"Saya kesini ingin minta tolong pada Farel,"Beny menahan setengah omongannya dan membuat lawan bicaranya penasaran.


"Minta tolong apa?"Tanya Farel.

__ADS_1


"Tolong bebaskan putri saya,"ucap Beny.


"Putri yang mana?Bukanya Bapak hanya memiliki seorang putri dan itupun sudah meninggal dunia?"Tanya Maria.Dia berpura pura bingung,padahal dia sudah tau tentang semua itu.


"Sekar,adalah putri saya,"ucap Beny.Farel melotot,dia tak menyangka kalau tebakannya yang asal itu ternyata benar.Sekar dan Angela adalah orang yang sama.


"Sekar putri Anda?Apa maksudnya?"Farel masih tidak percaya.


"Dia adalah Angela,dia melakukan oprasi plastik beberapa bulan lalu di Negara Korea.Aku yang menyarankan itu agar dia bisa terhindar dari jerat hukum,"Beny mengakui semua kesalahannya.Berharap semua kelakuan buruknya itu akan dimaafkan oleh keluarga besar Mananta.


"Kamu tau tidak,perbuatan mu itu hanya akan menambah berat hukumannya saja!"Maria marah.


"Aku tau,tapi aku tidak mau dia dipenjara.Dia gila,dia harusnya dibawa kerumah sakit jiwa,"Beny membuat sebuah pengakuan yang mencengangkan lagi.


"Dia Gila?"Farel terkaget kaget.


"Dia mengalami banyak kesulitan dalam hidup,anggap saja itu karma atas perbuatan buruk yang pernah dia lakukan pada keluarga kalian."Beny menangis.Dia mencoba untuk menunjukan penyesalannya pada keluarga Mananta.


"Aku akan tetap memasukkannya kedalam penjara walaupun dia gila,"tegas Farel.


"Tapi.."omongan Beny terputus karena Niko menepuk pundaknya.


Beny tersadar,tidak ada yang bisa menghalangi kehendak Farel.Jika dia bilang masuk penjara,itu artinya Angela memang harus masuk kedalam penjara.


"Tenang saja,Tuan.Dia tidak akan sendiri,karena aku juga akan memasukan dirimu kedalam penjara!"Ucap Farel dengan mimik wajah penuh emosi.


Kania keluar dari kamar,dia menuruni anak tangga dengan niat pergi kedapur.Niat Kania berubah saat mendapati suami dan neneknya tengah berbincang dengan Beny,Ayah dari Angela.


"Apa kabar Tuan Beny,"Sapa Kania ramah.


"Ah,baik.Nona sendiri bagaimana?"Sapa Beny balik.


"Saya,baik juga.Apa yang sedang kalian bicarakan?Kelihatanya serius sekali,"celoteh kania.Seketika semua orang yang ada didalam ruangan itu terdiam.


"Kania,kamu masuk ke kamar saja ya.Kami sedang membicarakan sesuatu yang pribadi,"usir Farel secara halus.

__ADS_1


"Baiklah,saya permisi dulu,"Kania mematuhi perintah suaminya.


Di dapur,Kania terus berceloteh.Dia kesal karena Farel tidak membiarkannya ikut bergabung.Padahal dia istrinya,bukan orang lain.


__ADS_2