
Kania membuka mata,dia mendapati suaminya sedang menatap wajah bantalnya sambil tersenyum.Kania langsung menarik selimut,dia merasa tidak layak dipandang oleh Farel karena saat ini wajahnya sedang tidak cantik.
Farel menarik selimut itu,drama saling tarik menarik selimut pun dimulai.Drama itu akhirnya berakhir saat tangan Kania tidak sengaja mencolok mata Farel.
"Awh,sakit,"keluh Farel.Kania mendekati mata Farel yang sakit dan meniupnya berulang ulang.
"Maafkan aku,aku benar benar tidak sengaja,"Kania merasa sangat bersalah.
"Iya,aku tau kok kamu tidak sengaja.Jangan cemas begitu,aku hanya pura pura kesakitan saja,"Farel tertawa.Merasa ditipu,Kania mencubit dan menggelitik perut Farel secara membabi buta.
"Kania,stop!"Farel berguling guling.Pria itu paling tidak bisa menahan rasa geli.Kania baru mau menghentikan aksinya setelah mereka berdua sama sama lelah.
Gadis itu kembali merebahkan tubuhnya diatas kasur.Tiba tiba dia teringat pada sejumlah uang yang Farel berikan kepadanya kemarin sore.Dia ingin pergi ke toko perabotan saat ini,dia ingin membeli banyak perabotan baru untuk rumah lamanya yang hendak direnovasi.
Sofa tamu,meja makan,kursi teras,hampir semua prabotan dirumahnya rusak karena termakan oleh usia.
"Suamiku,apa aku boleh menghabiskan semua uang yang kamu berikan padaku kemarin?"Tanya Kania.
"Tentu saja boleh,itu kan hadiah dariku.Memangnya mau kamu belikan apa uang itu?"Farel memasang ekspresi wajah penasaran.
"Aku mau beli prabotan baru untuk rumah lamaku,"ucap Kania.
"Baiklah,aku akan menemanimu ke toko prabotan,"ucap Farel.
"Kapan?"Kania terlihat sangat antusias.
"Sekarang,sana mandi dulu,"perintah Farel.
"Oke,aku akan mandi dan berdandan yang cantik untukmu,"ucap Kania.Wanita itu mencium pipi suaminya sekilas sebelum berlari kecil menuju kamar mandi.Farel menggeleng gelengkan kepalanya melihat aksi menggemaskan seorang Kania.
Selesai mandi,Kania berdandan ala Korea style.Dia memakai dres warna pastel dengan sepatu dan tas berwarna senada.Tidak hanya terlihat cantik,hari itu Kania terlihat sangat imut dan anggun.
Farel memeluk tubuh Kania dari belakang,dia mencium mesra tengkuk Kania dan menggesek gesekan wajahnya disana.Farel sangat suka area itu,baunya selalu harum karena Kania selalu mengoleskan parfum ditempat itu.
"Sudah siap istriku?"Tanya Farel.
"Sudah dong,ayo kita berangkat,"senyum ceria mengembang di wajah ayu Kania.
__ADS_1
Farel dan Kania pergi menuju toko prabotan ditemani oleh Rio,mereka menaiki sebuah mobil mewah berwarna hitam.Didalam mobil,Kania dan Farel saling menggoda satu sama lain.Mereka tertawa,bercanda dan saling memuji dengan kata kata mesra.Sungguh pemandangan yang membuat hati seorang jomblo seperti Rio merasa iri.
Sepertinya,Rio harus segera mengungkapkan perasaanya kepada Renata.Jika perasaanya itu diterima,Rio akan memiliki pasangan dan tidak merasa kesepian lagi.
Rio menghentikan laju mobil didepan sebuah toko prabotan,toko besar berlantai tiga yang kebetulan letaknya tidak jauh dari kediaman Mananta.Farel,Kania dan Rio turun dari mobil.Mereka langsung melangkah masuk kedalam toko bernama Berkah Agung itu.
Kania membeli beberapa jenis prabotan,semua berbahan dasar kayu kecuali sofa yang akan dia letakan diruang tamu.Selain prabotan,Kania juga membeli lampu kamar,rak sepatu dan lemari tv kayu.
"Sudah,itu saja?"Tanya Farel.
"Iya,itu saja cukup,"sahut Kania.
"Kamu hemat sekali ya,semua yang dibeli barang barang diskonan,"seloroh Farel.
"Yang penting kan kualitasnya juga bagus,"sambung Rio.
"Betul apa kata Rio."Kania menimpali.
Seorang wanita cantik tiba tiba datang menghampiri Kania,dia terlihat menawan dengan pakaian seksi pres bodi.Mata Farel seketika terbelalak saat menyadari siapa wanita itu,begitu juga dengan Rio.
Sepertinya Kania pernah melihat wanita itu,tapi dimana ya?Kania mencoba mengingat ingat dalam diamnya.Dan beberapa detik kemudian,Kania berhasil ingat.Dia adalah sosok wanita yang fotonya masih disimpan rapih oleh suaminya,alias mantan kekasih Farel Mananta.
Rasa takut mulai menggerogoti jiwa dan raga Kania.Seseorang dari masa lalu Farel muncul,bagaimana kalau akhirnya Farel tergoda untuk kembali bersama wanita itu dan meninggalkannya?Ayolah,kemungkinan buruk seperti itu masih ada.Apa lagi hubungan Kania dan Farel baru seumur jagung.
"Kita bertemu lagi sayang,"Angela menyunggingkan senyum genit.
"Berhenti memanggil suamiku dengan panggilan sayang,"oceh Kania kesal.
"Suami?"Angela berpura pura tidak tahu.
"Iya,suami.Farel sudah menikah denganku,"ucap Kania.
"Oh,maaf.Aku pikir kamu adalah keponakanya,aku tidak tau dia sudah menikah dengan seorang anak kecil,"ejek Angela.
"Jaga mulutmu Nona,seorang wanita cantik sepertimu harusnya memiliki sifat dan kepribadian yang baik bukannya burik,"ejek Kania balik.
Angela tercekat,dia tak menyangka kalau istri kecil Farel memiliki keberanian untuk menjatuhkannya didepan umum.Dan sepertinya Angela akan kesulitan untuk merebut Farel kembali.
__ADS_1
Farel dan Rio tersenyum,mereka merasa senang melihat keberanian Kania.Ternyata Kania bukanlah wanita manja yang lemah,melainkan seorang wanita pemberani yang penuh dengan energi.
Jangankan berdebat,kalau harus berkelahi Kania juga akan siap melakukanya.Dia sangat tidak suka ada orang yang terang terangan menginginkan sesuatu miliknya.Sesuatu yang dia dapatkan setelah melakukan sebuah pengorbanan yang cukup besar,sesuatu itu adalah seorang suami.
"Kamu sudah mendengarnya sendiri Angela.Lain kali,tolong jaga sikapmu saat bertemu denganku,"Farel memberi peringatan.
Angela hanya bisa berdiri mematung tanpa bisa melakukan apapun,untuk pertama kalinya Angela dikalahkan oleh lawannya.Bahkan hanya dengan sekali bidik,dia benar benar merasa kesal.
Kania melangkah pergi begitu saja dengan penuh rasa percaya diri,di ikuti oleh Farel dan Rio dibelakangnya."Tidak ada yang boleh mengambil sumber kebahagiaanku,siapapun itu."ucap Kania dalam hati.
Kania telah kehilangan banyak hal dalam hidup,orangtuanya,masa remajanya yang menyenangkan,perasaan tenang dan terlindungi.Hal itu telah memberi Kania banyak pelajaran dan merubahnya menjadi sosok wanita tangguh tak terkalahkan.Ingin menjatuhkan dan mengalahkan Kania dengan mudah begitu saja?Jangan mimpi.
Kania masuk kedalam mobil,wajahnya terlihat kusut seperti selembar kertas yang baru saja dibongkar dari lipatannya.
"Apa kamu senang dia telah kembali?"ceplos Kania asal.
"Apa maksudmu Kania?"Tanya Farel kesal.
"Sudahlah,kamu pasti tidak akan mengaku."Kania menyudutkan Farel dengan perasaan konyol yang begitu dia yakini.
Farel mendorong tubuh Kania hingga terjepit diantara kaca mobil dan dada bidangnya.Dia menatap Kania dengan tatapan tajam,nyali Kania pun menciut.
"Apa kamu sedang meragukan aku?"Tanya Farel.
"Tidak,"Kania berbohong.
"Bagus,karena aku tidak suka diragukan oleh istri sendiri"Farel melepas cengkramanya.Dia terlihat sangat marah dan kesal pada kania.
Sikap Kania secara tak sengaja telah menyinggung perasaan pria itu.Rasa cemburu telah membuat Kania hilang akal hingga melakukan perbuatan kurang baik itu.Kenapa juga Kania harus berprasangka buruk kepada Farel?Sekarang Farel jadi marah kepadanya,dia merasa sangat menyesal.
"Maafkan aku,aku begini karena aku sedang cemburu,"Kania berterus terang.Tanpa aba aba terlebih dahulu,Farel langsung menyambar bibir Kania dan menghajarnya dengan ciuman panas.
Rio langsung berinisiatif keluar dari dalam mobil,dia tidak mau melihat pemandangan yang bisa membuat jiwa jomblonya meronta ronta.Nasib menjadi seorang asisten pribadi,selain siap dimarahi,dia juga harus siap diperlakukan seperti obat nyamuk seperti sekarang ini.
--->π»π»π»π»π»<---
Harga diri seorang wanita akan terlihat lebih tinggi saat dia bisa mempertahankan pria yang dicintainya dari intaian wanita penggoda.
__ADS_1
Author.