Istri Bayaran Tuan Muda Impoten

Istri Bayaran Tuan Muda Impoten
Bab 72


__ADS_3

Seperti tebakan Cindy beberapa hari lalu,Farel menghubunginya dan mengajaknya untuk bertemu.Mereka bertemu secara empat mata,tidak ada anak Cindy dan tidak ada Kania istri Farel.


"Apa yang membuatmu ingin bertemu denganku?Kamu tidak takut kalau istrimu tau akan cemburu?"Cindy menyudutkan teman lamanya itu.


"Kenapa dia harus marah?Aku hanya ingin menyewa jasamu untuk menjadi model spanduk restauran ini,"sahut Farel.


"Apa restauran ini milikmu?"Tanya Cindy penasaran.


"Iya,"sahut Farel singkat.Cindy sedikit terkejut dengan jawaban Farel.


"Ah,apa perusahaan mu bangkrut hingga kamu akhirnya banting stir?"Tanya Cindy lagi.


"Tidak juga,aku hanya ingin menambah aset kekayaan saja,"Farel menyunggingkan senyum tipis.


"Oh,"Cindy menaikan kedua alisnya keatas.


"Berapa tarifnya?"Tanya Farel to the poin.


"Lima belas juta untuk tiga buah foto,"sahut Cindy cepat.


"Oke,berikan nomor rekening mu,aku akan segera mentransfernya,"ucap Farel.


Kania mengambil ponselnya,dia mengirim nomor rekeningnya lewat sebuah pesan singkat pada Farel.Setelah mendapat nomor rekening itu,Farel mengirim uang jasa model Cindy sebesar dua puluh juta rupiah.


"Aku sudah kirim duapuluh juta,yang lima juta untuk anakmu,"cicit Farel.


"Terimakasih,kamu baik sekali,"ucap Cindy sambil mencicipi makanan yang tersaji dihadapannya.


Farel mengajak Cindy mengobrol tentang kehidupannya selama diluar negri.Dia sedang berusaha membuat wanita itu nyaman padanya,sebelum akhirnya dia menggiring Cindy dengan pertanyaan yang lebih pribadi.


Farel penasaran tentang penyebab perceraian Cindy dengan suaminya,dia takut perceraian Cindy dan suaminya ada hubungannya dengan dirinya.Karena mereka melakukan kekhilafan waktu itu hanya beberapa hari sebelum Cindy dan sang Dosen melangsungkan pernikahan.


"Ngomong ngomong,kenapa kamu bercerai dengan Tuan Smith?"Tanya Farel penuh selidik.

__ADS_1


"Kami tidak ada kecocokan,"Cindy berbohong.


"Hanya itu saja?"Farel seolah tidak percaya pada Cindy.


"Iya,hanya karena itu,"Cindy mencoba menyingkirkan keraguan Farel.


Tak puas dengan satu pertanyaan,Farel bersiap untuk mengajukan satu pertanyaan lagi.Yaitu soal Ibunda Cindy yang mengatakan pada Aurel jika Aurel mirip dengan dirinya.Tapi Cindy langsung mengalihkan topik pembicaraan,membuat Farel mengurungkan niatnya untuk bertanya lebih jauh.


"Sepertinya aku memang tidak ada hubungannya dengan perceraian Cindy dan anak itu,"batin Farel.


Selesai menyantap makanan yang dihidangkan oleh Farel,Cindy pamit pulang.Dia tidak mau berlama lama dengan suami orang,takut terjadi fitnah yang tidak mengenakkan apa lagi dia seorang janda.


*


*


*


Dalam perjalanan menuju rumahnya,Cindy melamun.Dia teringat pada peristiwa beberapa tahun lalu.Dimalam pengantin,Cindy dicerai oleh Smith karena dia sudah tidak perawan lagi.Rohani Nenek dari Cindy,memaksa cucunya untuk menemui Farel dan meminta pertanggung jawaban.Cindy menolak,karena merasa apa yang terjadi dalam hidupnya bukan sepenuhnya salah dari pria itu.


Cindy pergi menemui Farel,tapi saat itu Farel terlihat bahagia dengan kekasih barunya bernama Angela.Cindy tidak tega merusak kebahagiaan teman baiknya itu,akhirnya Cindy memilih bungkam dan melarikan diri ke luar negri.


Rohani yang kesal pada kebodohan sang cucu,selalu berkata pada Aurel kalau dia mirip dengan Farel.Dia benci pada Farel sampai ke tulang belulang,dia juga ikut membenci Aurel.


Kini,keadaan telah mempertemukan Cindy kembali dengan Farel.Keadaan juga telah menggiring Farel untuk penasaran tentang tentang kehidupan Cindy setelah kesalahan satu malam itu dan juga anak perempuan yang selama ini telah berhasil dia sembunyikan keberadaanya dari Farel.


"Mbak,sudah sampai rumah,"ucap Joni supir pribadi Cindy.Sejak tadi,Cindy sibuk melamun.Dia tidak sadar kalau perjalananya menuju rumah sudah sampai.


"Ah,iya,"sahut Cindy lirih.Dia segera turun dari mobil dan melangkah masuk kedalam rumah.


*


*

__ADS_1


*


Hari penting itu tiba,Farel mengajak Kania ke acara syukuran restoran barunya.Dia sengaja tidak mengajak anak anak mereka ikut serta karena jarak antara rumah dan restoran sangat jauh.Farel takut anak anaknya rewel karena kelelahan.


Farel mencari sosok Cindy diantara tamu undangan yang hadir.Tapi sosok model cantik itu tidak tertangkap oleh matanya.


"Kemana Nona Cindy?Apa kamu tidak mengundangnya?"Tanya Kania.Dia penasaran karena wanita yang menjadi model iklan restauran itu tidak datang.


"Aku mengundangnya,tapi sepertinya dia sedang ada pekerjaan lain jadi tidak bisa datang,"sahut Farel santai.


Farel tau,Cindy sengaja tidak datang untuk menghindari cecaran pertanyaan yang farel lontarkan kepadanya.Tanpa Cindy sadari,semakin dia menghindar,semakin Farel menaruh curiga kepadanya.


Nama dari restoran itu adalah Kania Kitchen.Karena memang restoran itu dia bangun untuk hadiah ulangtahun pernikahan mereka yang ke dua tahun.Kania menangis,dia tidak menyangka pria itu akan memberinya hadiah begitu mahal nan istimewa.


Kania menyeka air matanya,dia memeluk Farel erat dan mencium kedua pipinya.


"Terimakasih,aku cinta padamu,"ucap Kania.


"Sama sama,aku juga cinta sekali kepadamu,"sahut Farel.


Ucapan cinta keduanya diiringi oleh suara riuh tepuk tangan pegawai restoran dan tamu undangan yang datang.Semua ikut senang melihat keharmonisan dan keromantisan suami istri itu.


Tiba tiba Kania teringat pada mendiang Nenek,kalau saja dia ada disini sekarang,pasti dia juga ikut merasakan kebahagiaan yang tengah dirasakan oleh cucu menantunya.Kania memejamkan kedua matanya,dia memanjatkan doa dalam hati untuk mendiang Maria.


Semua makanan yang dijual restoran itu adalah masakan khas Indonesia.Ada ayam goreng,bebek goreng,ikan goreng.Ada juga sop iga,sop ayam,sayur asem,dan cah kangkung.Tak hanya itu,aneka jenis sambal dan lalapan juga ada disana.


Hampir semua makanan yang dijual ditempat itu adalah makanan kesukaan Kania.Kania merasa tersanjung karena Farel sampai memperhatikan hal sedetail itu hanya untuk menyenangkan hatinya.


"Farel,anak anak pasti akan merasa senang karena memiliki ayah yang baik dan perhatian sepertimu,"seloroh Kania.


"Tentu saja mereka harus merasa senang juga bangga,aku adalah sosok ayah yang langka dimuka bumi ini,"Farel mengencangkan ikatan dasinya yang sebenarnya tidak longgar.


Tingkat kepercayaan pria itu meninggi karena pujian berlebih yang dilontarkan istrinya.Wanita itu memang pandai menyenangkan hati pasangannya.Farel paling tidak tahan jika dipuji,apa lagi oleh orang yang dia sukai.

__ADS_1


"Kamu itu bukan dinosaurus,jadi jangan menyebut sosok Ayah sepertimu langka.Semua Ayah yang ada didunia ini akan selalu terlihat baik dimata anak anaknya,"seloroh Kania.


"Iya,maaf.Aku terlalu senang dipuji olehmu jadi aku lupa diri hingga tidak bisa mengontrol kata kataku."Farel tersenyum.Dia sedikit menggigit bibir bawahnya untuk menghilangkan gerogi.


__ADS_2