Istri Ke Dua

Istri Ke Dua
Antara kesal dan ? ...


__ADS_3

Setelah Kya dan Yudha berangkat, aku dan mas Hadi ngobrol - ngobrol.



oh iya mas, motor aku masih di kontrakan lama. aku nitip di rumah ibu kontrakan. nanti ada waktu mas anterin aku ngambil yaa. kalau sekarang aku lagi malas.



Iyaa, mau ngambil sekarang juga udah malam dek. ibu kontrakan nya juga pasti udah istrahat tidur. jawab mas Hadi.



Dek, mas gak nginap ya. ini istri mas juga tlp terus suruh pulang.



Terserah mas, lagian aku gak nyuruh mas nginap kok. mas mau pulang sekarang ?!.



Lho...kamu ngusir apa marah dek ?


tanya mas Hadi.



Enggak dua - dua nya mas. masalah nya istri mas juga sibuk ngirim chat ke nomor ku. nih baca aja sendiri ! ucap ku sambil menyodorkan hp di hadapan mas Hadi. Pusing baca hal - hal yang gak penting ini. gak ada yang enak kata - kata nya. ucap ku lagi sambil menahan kesal.



Jangan di pikirin ya dek, kata - kata istri mas. nanti mas marahin dia di rumah.



Mas, denger ya ! aku gak nyuruh mas marahin istri mas. atau apa lah itu. Aku cuma minta mas harus bisa ngatasin masalah ini. aku gak mau ribet, gak mau ada masalah. kalau memang mas gak sanggup mengatasi nya. lebih baik kita selesai kan baik - baik. Selama ini aku menunggu dan bersabar karena mas berjanji kalau mas bisa mengatasi masalah ini.


__ADS_1


Dan dengar ya mas, se sabar - sabar nya orang, kalau ke sabaran nya di aduk - aduk terus dengan kata - kata yang merendah kan. Lama - lama juga orang akan muak. Tolong mas pahami itu. Selama ini aku cukup sabar karena aku sadar dengan posisi aku. Dan tidak memperpanjang masalah kata - kata istri mas yang merendah kan aku. dan lagi aku masih dalam kondisi hamil. Tapi kalau sudah keterlaluan, mas sendiri yang akan aku lawan nanti. Akan aku pastikan setiap inci kata - kata hinaan istri mas. mas sendiri yang akan menanggung nya. mas sendiri yang akan jadi sasaran amuk kan aku. Karena mas sendiri yang berjanji kalau hubungan ini tidak akan bermasalah. dan nyata nya bermasalah.



Iiih.., serem juga kalau kamu udah marah dek. Jangan marah - marah lah dek, kasihan nanti anak mas di perut. ya udah deh mas gak pulang. mas nginap di sini aja. biar aja itu istri mas nyariin. ini hukuman buat dia.



Aku serius mas, aku gak marah cuma ngasih tau aja. dan aku gak nyuruh mas nginap di sini. kalau cara mas kayak gini, ini nama nya mas sedang mencari masalah baru. pulang lah dulu. pulih kan ke adaan. buat istri mas dan anak - anak nya bisa menerima aku. itu yang aku minta mas, bukan sifat ke kanak - Kanakan kek gini. Bikin aku tambah gerah aja deh. ucap ku kesal pada mas Hadi.



Tapi serius dek, mas gak mau pulang. kalau melihat kamu marah kayak tadi tuh mas malah gemes jadi betah gak mau pulang. mas boleh nginap yaa...he he he...ucap mas Hadi cengengesan.



Sama se kali gak lucu lho mas ini ! pulang lah sana. kalau ke adaan sudah membaik kan enak, kalau mas bisa berlama - lama di sini. selama mas belum bisa membuat istri mas menerima aku, mas gak boleh lama - lama kalau ke sini. apa lagi nginap. datang nengok anak aja udah cukup. pusing aku kalau banyak masalah. apa lagi dengar kata - kata yang enggak pantas di dengar.



Iya iyaa nanti mas pulang. tapi mas masih kangen nanti aja pulang nya.


He eh...emang udah punya istri dia mas. udah punya anak juga. anak nya dua. Cerita apa dia sama mas ?



Cerita lumayan banyak dek, apa lagi tentang sifat istri nya. kata nya dia gak sanggup menghadapi sifat istri nya. kata nya istri nya terlalu banyak curiga. Terlalu banyak mengekang juga. Masa seorang suami di atur - atur sama istri. kata mas Hadi lagi.



Lah, kalau ngatur nya untuk ke baikan kan gak apa apa mas... nama nya juga ngingatin suami biar gak salah jalan, biar gak tergoda dengan yang lain. biar selalu ingat dengan anak dan istri di rumah... timpal ku lagi.



Ya kalau kayak gitu cara nya bagus dek, mas juga mau kalau istri - istri mas ini ngingetin mas kayak gitu. pasti mas juga nurut. Tapi istri nya Yudha itu beda dek. Kalau Yudha telat pulang sedikit aja, langsung di tuduh, di curigain macem - macem dek. Menurut mas emang keras banget itu istri nya dek, gak pantes perempuan sifat nya kayak gitu. maka nya tadi tuh Yudha minta pendapat mas. istri nya itu di pertahanin atau di cerai kan aja. masalah nya dia gak sanggup.


__ADS_1


Lalu mas jawab apa ?



Ya mas gak bisa berikan jawaban apa - apa dek. tapi mas kasih saran aja supaya dia pulang kan dulu istri nya ke rumah orang tua nya. tapi jangan jatuh kan talak. Di pulang kan hanya untuk memberi kan waktu mereka untuk melakukan meditasi dulu. saling introspeksi diri dulu masing - masing. Setelah temu titik nya baru ambil ke putusan. di lanjut atau di selesai kan. " jelas mas Hadi lagi.



Ooh gituuu...bagus juga saran nya mas.



Terus dia nanya tadi ke mas dek, cara mas ngatasin istri mas kayak gimana.



Lalu ?



Lalu mas jawab aja, kalau istri mas mau gimana - gimana juga biarin aja. dia mau marah - marah kek, mau pulang ke rumah orang tua nya k ek. bodo amat biarin aja, nanti juga capek sendiri, diam sendiri pulang sendiri. ucap mas Hadi sambil cengengesan.



Oh halahhhh, dasar suami edan !


Lalu dia ada bahas tentang Kya gak mas ? tanya ku lagi.



Kalau Kya tetap dia pertahanin dek. biar sekeras apa pun istri nya menentang. bahkan ke luarga istri nya juga ikut menentang hubungan mereka. ke luarga Yudha juga gitu. cuma karena keluarga Yudha tau sifat istri nya kayak gimana. mereka gak terlalu ikut campur. Ternyata hubungan Yudha sama Kya itu sudah lama lho dek. malah sebelum kita bertemu mereka sudah ada hubungan. Sabar juga itu si Kya di gantung gitu. Kalau orang lain ma pasti sudah nuntut minta di nikahin dek. jelas mas Hadi lagi.



Iya kan orang beda - beda mas. Banyak juga kan orang yang sudah menjalin hubungan jauh tapi akhir nya gak jadi. jatuh nya kan seperti merasa di permain kan. makanya mereka menuntut untuk di nikahin buru - buru. Shukur nya Kya sifat nya bebas dan dewasa. jadi agak beda lah dengan yang lain.


__ADS_1


\*\*\*Terimakasih\*\*\*


__ADS_2