
Sore hari nya pukul 17.00 aku dan Kya bangun, setelah tertidur akibat ke lelahan karena seharian ini kami menghabis kan waktu jalan - jalan.
Aku pun langsung beberes rumah, sedangkan Kya memasak untuk makan malam. Setelah semua selesai mandi pun sudah, aku dan Kya ngobrol ngobrol sambil menonton acara TV.
" Thing !"
Bunyi chat whatssap dari mas Hadi.
" Dek, nanti mas ke rumah yaa, ini mas masih di rumah teman dulu."
" Iya mas." jawab ku.
Aku pun langsung memberi tau Kya juga, kalau mas Hadi akan ke rumah.
" Ky, kata mas Hadi nanti dia mau ke mari." ucap ku.
" Oh, iya Len. jawab Kya.
Setelah selesai sholat magrib, mas Hadi pun sampai di rumah.
Tok tok tok !
" Assalamualaikum..."
" Walaikumsalam," jawab ku dan Kya bersamaan.
Aku pun langsung membuka kan pintu untuk mas Hadi.
__ADS_1
" Masuk mas," ajak ku setelah menyalami mas Hadi.
" Kok tumben mas, malam - malam datang nya ?". tanya ku.
" Emang kenapa dek, gak boleh ?" mas Hadi balik bertanya.
" Ya gak papa sih mas, boleh banget malah... hehehe, tumben aja gitu, mas lagi gak berantem kan sama istri nya ?!" tanya ku memastikan.
" Enggak dek, mas lagi pengen pulang ke sini aja."
" Ooh ya udah kalau gitu. mas mau mandi dulu gak ?"
" Iya dek, baju salin mas ada kan di sini ?"
" Ada, nanti aku siapin. mas mandi aja dulu."
" Len, mas Hadi lagi gak berantem kan sama istri nya ?" tanya Kya. biasa lah ya, karena sahabatan sedikit banyak nya pasti hasil pemikiran nya sama.
" Kata nya sih enggak Ky, pas aku tanya. kata nya cuma lagi pengen pulang ke sini aja."
Kya pun hanya memicing kan mata nya. bertanda tidak yakin.
Setelah mas Hadi selesai mandi, dia pun ikut bergabung dengan ku dan Kya menonton TV.
" Kya, gimana Yudha, dia sudah pulang ?" tanya mas Hadi pada Kya.
" Sudah mas, dia belum ngabarinas ya ?" tanya Kya lagi.
__ADS_1
" Belum." jawab mas Hadi.
" Waahhh, emang dasar tu laki, padahal dia udah minta nomor mas lho sama Hellen. kata nya mau ngabarin." jelas Kya lagi.
" Ooh.., mungkin belum sempat kali ky. ucap ku dan mas Hadi bersama an.
" Antara iya dan tidak Len, mas, soal nya Yudha itu juga dia orang nya lupaan." jelas Kya.
" Oh gitu..." jawab mas Hadi dengan cengengesan nya.
Tepat pukul 20.05, aku Kya dan mas Hadi sedang makan malam ber sama. tiba - tiba terdengar suara ketukan di pintu.
Tok tok tok !
Aku dan Kya saling ber tatapan. Di situ perasaan ku mulai tak enak. bah kan detak jantung ku pun ber degup kencang. Entah lah, tapi biasa nya kalau aku sudah seperti itu, pasti akan ada masalah yang terjadi. Sebuah firasat yang tidak baik.
Tok tok tok !!!
Suara ketukan pintu yang makin kencang. Aku pun sontak berdiri, hendak membuka pintu. Baru satu langkah Kya sudah menjegat ku.
" Gak usah Len, kamu duduk aja. biar aku yang buka pintu." ucap Kya sambil memandang mas Hadi dengan Heran sedikit aneh.
Kya pun langsung bergegas membuka pintu, karena ketukan pintu mulai tak terkontrol dan tanpa Jedah pula.
" ceklek ! kreekkk !"
bunyi pintu di buka.
__ADS_1