Jalan Cinta Aisha Khumairah

Jalan Cinta Aisha Khumairah
Episode 41


__ADS_3

🍃🍃🍃🍃🍃🍃


"Laki laki kehilangan rusuk maka di temukanlah rusuk pendamping untuknya, berikan cinta dan kasih mu untuk mahram mu kelak bukan rusuk yang semu." Khibban NurCahyo.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Episode 41


"Jika kamu tak bekerjasama denganku sebagai sesama pemimpin perusahaan maka jangan salahkan aku jika suatu saat kamu akan aku rebut paksa dari Fatih dan kedua keluarga besarmu Aisha , bagaimana kita jadi bekerjasama?" tanya Andre sambil memulai pembicaraan untuk berbisnis antar perusahaan.


Aisha menatap Shinta dan Shinta menjawab dengan gelengan, Hati Aisha terasa terpukul telah melihat dua kali video Fatih dengan Vina Renata dan di tambah kedatangan seseorang yang mengaku sebagai pengagumnya.


Aisha menatap kembali Shinta sangat lekat seolah-olah meminta sebuah jawaban tentang Andre yang kini menyebut dirinya sebagai kekasihnya.


"Aish, kamu masih ingat dengan seorang anak kecil yang dulu pernah kamu tolong? Saat anak kecil itu tak memiliki teman bermain? Kamu lah yang membuat hatiku teduh ingin memilikimu Aish sejak pertama kali dan aku tak kan memberikan ruang siapapun untuk merebut mu, tapi? Kenapa ayahmu melarang ku untuk menikahi mu saat kamu SMA dulu Aish? Kamu tahu Aish? Aku yang membunuh sahabatnya Shinta karena dia telah menyelamatkan Hamzah dan Ahmad Fatihurahman yang telah menolakku untuk meminangmu!!!" tegas Andre sambil menunjuk ke arah Aisha.


Aisha mencoba mengingat semuanya yang berhubungan dengan nama Andre dan segera di ingat lah oleh Aisha dengan sebuah cerita.....


                                            ...🍃🍃🍃 Flashback Andre dan Aisha 🍃🍃🍃...


"Assalamualaikum wr wb, kenapa menangis Kak? Jangan menangis sebagai anak cowok ya." ucap Aisha kecil.


"Kamu tak menjauhiku seperti teman temanku lainnya?" tanya anak laki laki.


"Ndak akan karena semua itu sama derajatnya di mata Allah, namaku Aisha, nama Kakak?" tanya Aisha.


"Hai, namaku Andre, kamu cantik sekali." ucap Andre sambil mengelus pipi Aisha kecil.


Aisha kecil tersipu malu mendengar ucapan Andre kecil hingga kedua mereka saling beradu pandang.


"Aish, jangan pergi ya, tunggu aku akan mendampingimu apapun caranya." ucap Andre kecil menggenggam tangan Aisha kecil.


Aisha mengangguk layaknya anak kecil yang beranggapan bahwa mendampingi sebagai teman bermain.


"Aku pulang dulu ya Kak, jangan nangis lagi, anak cowok harus kuat dan jangan cengeng, assalamualaikum wr wb Kakak Andre." ucap Aisha berlari kecil ke arah Abi Hamzah dan Umi Fatimah yang melambaikan tangan ke arah nya.


                                                        ...🍃🍃🍃 Flashback off 🍃🍃🍃...


"Kak, maaf Aisha sudah mengingat semuanya akan tetapi itu saat kita kecil dan Aisha berfikiran jika Kak Andre hanya sebatas teman bermain dan tidak lebih." ucap Aisha tenang.


"Teman bermain katamu Aish? Aku tersiksa Aish jika jauh darimu saat itu karena keluargaku pindah ke luar negeri dan sekalinya aku datang untuk memintamu menjadi istriku nyatanya ayahmu tak menginginkanku!!! Apa itu adil Aish?!! Apa itu adil denganku yang mengetahui bahwa kamu telah menikah dengan Fatih yang jelas jelas sudah memiliki kekasih Vina Renata??!! Aku yakin kamu tak mencintainya kan Aisha?" tanya Andre sedikit mengeraskan suaranya.


Fatih yang dari tadi mendengar percakapan Aisha dan Andre merasakan sesak di dadanya, ada sedikit rasa cemburu karena Aisha menatap ke arah laki laki di depannya.


"Kak, maaf dan maaf, saat ini Aisha sudah menikah dan pernikahan Aisha dengan Mas Fatih meskipun di awali dengan perjodohan Kak tetapi Aisha sangat menghormati Mas Fatih sebagai suami Aisha Kak, bahkan sekalipun Mas Fatih masih memiliki Vina Renata di hatinya, Aisha tak berani mengatakan cinta ke Mas Fatih karena Aisha tak ingin kecewa nantinya." balas Aisha menunduk.

__ADS_1


"Apakah kamu tidak memiliki perasaan sedikitpun kepadaku Aish?" tanya Andre dengan wajah antusias.


Aisha menunduk, hatinya terasa penuh sesak ketika mendapat pertanyaan seperti itu, kenapa bukan Fatih suaminya yang bertanya seperti itu kenapa harus seorang laki laki yang dulu pernah bertemu Aisha meskipun hanya sekali.


"Aish, jika ayahmu menerima lamaranku untuk meminangmu saat itu mungkin aku tak akan datang seperti ini, datang menghancurkan semuanya yang ada di depanmu karena aku mencintaimu Aish." Andre melangkah maju ke arah Aisha.


"Berhenti!!! Jangan sampai kau langkahkan kaki kau ke istriku, sejengkal lagi kau melangkah, ku bunuh kau!!!" tegas Fatih memasang badan di depan Aisha sembari mendorong tubuh Andre menjauh dari Aisha.


Andre tersenyum smirk menatap Fatih, sementara Shinta yang tengah terikat tubuhnya di kursi karena mencoba membalaskan dendam sahabatnya yang terbunuh oleh Andre melotot mendengar ucapan Fatih yang membela Aisha.


"Jangan harap kamu bisa menyentuh istrimu Fatih karena bagaimanapun kamu juga sudah mencicipi tubuh Vina Renata bukan?" ucap Andre mengintimidasi Fatih di depan Aisha.


Fatih tersenyum sinis mendengar ucapan Andre yang mengetahui hubungannya dengan Vina Renata.


"Karena kamu yang menginginkan semuanya Ndre, bukan karena keinginanku, benar begitu Andre? Dan kamu sudah berkomplot dengan Vina Renata untuk menguasai perusahaan keluargaku, Delon!!! Bawa masuk dia!!" perintah Fatih ke arah Delon yang tengah membawa Vina Renata.


"Dan kau!! Andre pemimpin perusahaan yang terkenal pun masih menginginkan perusahaan Al-Fatih hanya karena membalaskan dendam pribadinya karena tak menikah dengan Aisha Khumairah?" ucap Fatih penuh intimidasi.


Suasana ruangan semakin mencekam karena Dion dan beberapa anak buahnya telah menodongkan pistol ke arah Andre dan ajudannya yang menyekap Shinta.


"Vina Renata. Aku kira aku yang mendapatkan tubuhmu untuk pertama kali dan terakhir akan tapi dia yang pertama dan terakhir untukmu, bukan aku!! Tetapi dia!!" ucap Fatih menunjuk ke arah Andre.


Vina Renata tersentak mendengar ucapan Fatih yang benar adanya, Andre lah yang merenggut kesucian mahkotanya pertama kali bukan Fatih.


"Sayang, dengarkan aku dulu!! Semua yang aku lakukan karena aku ingin menyingkirkannya darimu dan keluarga mu!! Hanya aku yang pantas menjadi milikmu bukan dia!!" ucap Vina Renata ke arah Aisha yang tengah menunduk di belakang punggung Fatih.


Andre menatap Aisha dengan sendu, Vina Renata yang mendengar dirinya di putus Fatih membatin untuk membalaskan dendamnya ke Fatih dan Aisha.


"Jika aku tidak bisa memilikimu maka dia juga tak akan bisa memilikimu Fatih!! Ingat itu!! Jangan lupa kamu telah mencicipi tubuhku juga bukan?" Vina Renata tersenyum genit ke arah Fatih.


Plak ( Tamparan dari tangan Shinta ke pipi Vina Renata).


"Menjauh lah selagi bisa Vina Renata!! Jangan kau sentuh Nona Muda Aisha beserta keluarganya dan ingat!! Setelah ini urus semua hasil kriminal milikmu ke pihak berwajib bersama Andre!!" ancam Shinta menunjuk ke Vina Renata dan Andre.


Delon yang sedari tadi telah menghubungi pihak berwajib segera mengamankan Vina Renata dan ajudan pribadinya dengan mengikat kedua tangan mereka berdua tetapi Andre segera mengeluarkan pistol dari balik jas nya.


"Jika aku tak memiliki Aisha maka kamu juga tak akan bisa memilikinya Fatih!!" Andre melepaskan peluru ke arah Fatih.


Aisha yang mendengar sebuah ancaman segera menatap ke arah Andre yang tengah menodongkan pistolnya ke arah Fatih yang tengah menatapnya dengan lekat


"Mas!!! Awas!!" Aisha mendorong tubuh Fatih menjauh dari depannya.


Dooorrr


(Sebuah peluru menembus tubuh Aisha)

__ADS_1


Aish yang mendorong tubuh Fatih, kini roboh bersimbah darah, sementara Fatih yang terjatuh karena terdorong Aisha segera menyerang Andre secara brutal.


Shinta berlari ke arah Aisha yang terjatuh dan segera menekan lukanya untuk mengurangi darah yang terus keluar dari tubuh Aisha. Pihak berwajib pun segera meringkus Vina Renata dan Andre beserta ajudan pribadinya, Aisha yang tergolek lemah menatap Fatih lekat.


"Mas, maafkan Aisha, Aisha cinta Mas Fatih." suara Aisha melemah.


"Aish, bertahanlah!! Aish tahan!! Delon!!! Cepat bawa mobil ke rumah sakit!!" ucap Fatih menggendong tubuh Aisha yang mulai melemah di ikuti Shinta yang terus menekan luka tembak di tubuh Aisha.


Mobil yang di kendarai Delon segera melesat meninggalkan kantor perusahaan keluarga besar Al-Fatih menuju salah satu rumah sakit keluarga besar Al-Fatih, sementara Vina Renata dan Andre beserta ajudan nya di dakwa atas tindakan nya akan tetapi Andre tersenyum sinis. Aisha yang dalam gendongan Fatih tersenyum pucat menatap Fatih.


"Mas, Aisha minta maaf ya, Aisha belum menjadi istri yang baik untuk Mas, maafkan A...ish." ucapan Aisha terbata-bata.


"Aish, bertahanlah, suster!! Cepat tolong istriku!!" Fatih berteriak ke arah suster dan dokter yang sedang berlari karena teriakan Fatih anak dari pemilik rumah sakit ini.


"Tuan, mohon menunggu di luar, biarkan kita bekerja saat ini!! Terimakasih." ucapan suster yang setengah mengusir Fatih.


Fatih pun di seret paksa Delon yang telah menghubungi Ayah Ahmad Fatihurahman dan Mama Zahra Khumaira.


"Tuan!! Mari kita tunggu di luar untuk Nona dan berdoalah untuk Nona." ucap Delon sedikit gelisah karena tindakannya bakal berakibat kemarahan dari kedua Tuan Besar dan Nyonya Besar nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bagaimana Aisha setelah ini? apakah Andre dan Vina Renata berusaha merusak rumah tangga Aisha dengan Fatih nantinya?


__ADS_2