
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
شكرا لأنك دائما تكون لي كقوس قزح بعد العاصفة.
Sukran liʾannaka dāʾiman takūna lī kaqawsi quzaḥ baʿd al-ʿāṣifah.
Artinya: Terima kasih karena selalu menjadi pelangiku setelah badai.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Episode 56
"Assalamualaikum wr wb, Ayah Mama ada apa???" ucap Riko menghamburkan diri ke arah Ayah Ahmad Fatihurahman dan Mama Zahra Khumaira.
Setelah mencium punggung tangan satu persatu para keempat orang tua di depan mereka, akhirnya mereka tersadar akan terjadi sesuatu selanjutnya. Semuanya menunggu Aisha membuka suaranya, menatap Aisha untuk menanyakan apa yang telah terjadi, Aisha yang sudah memakai niqab nya dan duduk di sebelah Fatih menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan secara perlahan, hingga....
"Assalamualaikum wr wb semuanya, terimakasih sudah berkumpul, terimakasih Abi Hamzah, Umi Fatimah, Mama Zahra Khumaira dan Ayah Ahmad Fatihurahman. Delon, aku yang cerita atau kalian bertiga yang bercerita??" ucap Aisha menatap Fatih, Riko dan Delon bergantian.
Semuanya menunduk tak terkecuali Fatih, melihat gelagat yang kurang mereka bertiga membuat Ayah Ahmad Fatihurahman dan Abi Hamzah saling berpandangan dan tertawa bersamaan.
"Oh jadi yang Aisha maksud itu Ghea? Benar begitu Delon, Riko dan Fatih? Shinta tadi sudah cerita ke kita berempat, jadi masalahnya cuman Ghea, Aisha??" tanya Abi Hamzah.
"Abi lho!! Bukan hanya masalah Ghea begitu saja tapi??" suara manja Aisha terputus.
"Yauda Delon siapa sutradara di balik kejadian tadi sebelum Shubuh??" tanya Abi Hamzah ke arah Delon.
Mendadak lidah mereka bertiga terasa keluh tak dapat di gerakkan untuk sekedar berbicara dan berhadapan dengan Abi Hamzah serta Ayah Ahmad Fatihurahman membuat mereka bertiga menciut.
"Saya sendiri Tuan Hamzah yang menjadi sutradaranya." ucap Delon berbohong.
Mendengar pernyataan Delon. Dengan segera Riko menarik rambut Delon dengan sangat lembut.
"Hei Delon, yang menjadi sutradara itu aku bukan kamu ya, kamu pemeran intinya hemm." ucap Riko meralat perkataan Delon.
Delon meringis ke arah Riko, Ayah Ahmad Fatihurahman dan Abi Hamzah menggeleng melihat tingkah laku mereka berdua.
"Yauda, Riko yang jadi sutradara? Coba ceritakan semuanya dari awal." pinta Abi Hamzah.
Riko segera meminta rekaman percakapan dengan Rian sebelum mengeksekusi Ghea tadi sebelum Shubuh. Semua mengelus dada dan menggeleng pelan mendengar percakapan dalam rekaman milik Delon.
Abi Hamzah mengangguk pertanda mengerti permasalahan yang telah terjadi. Ayah Ahmad Fatihurahman melihat adegan Delon dengan Ghea di kamera video milik Riko.
"Astaghfirullah Ayah, masih doyan juga lihat begituan? Astaghfirullah." ucap Mama Zahra Khumaira merebut paksa rekaman video tersebut dari tangan Ayah Ahmad Fatihurahman.
Plak
Plak
Plak
(Tiga pukulan pelan di berikan Abi Hamzah ke bahu Ayah Ahmad Fatihurahman.)
"Mulus Hamzah, subhanallah Delon dan Ghea panas Hamzah." Ayah Ahmad Fatihurahman mencoba bercanda dengan Abi Hamzah.
"Ahmad jangan gitulah, astaghfirullah Ahmad, kau minta aku ruqyah???" suara Abi Hamzah terdengar membunuh Ayah Ahmad Fatihurahman.
"Hehehehehehe, peace peace. Yauda terus menurutmu bagaimana itu hukumnya Hamzah??" tanya Ayah Ahmad Fatihurahman.
"Delon dan Riko ceritakan semuanya secara lengkap awal mula Ghea menginginkan untuk menjebak Fatih." pinta Abi Hamzah lembut.
Riko pun bercerita selengkapnya tanpa di tutupi, di tambah pengakuan Shinta yang mendengar percakapan Ghea di depan ruang inap Aisha. Abi Hamzah mengangguk memahami semua cerita dari Riko dan Shinta.
"Oh begitu ceritanya, Aisha, sekarang Abi tanya ya ke kamu, pakai logika atau agama??" tanya Abi Hamzah lembut.
"Logika dan agama Abi, kalau Agama pasti melarang membalas kejahatan orang lainkan? Akan tetapi jika logikanya jika Mas Fatih tidur dengan Ghea otomatis mengkhianati Aisha kan? Dan pasti mau tak mau nanti Aisha di madu." suara Aisha terisak.
Abi Hamzah mengerti keadaan Aisha yang dulu pernah merasakan di duakan Fatih dengan Vina Renata. Akan tetapi Abi Hamzah tidak mau membahas apa yang sudah lewat.
"Oke semuanya, ini masalah sulit dan sedikit runyam, kalau dalam segi agama sudah salah dan melampaui batas akan tetapi jika tidak dilakukan seperti ini maka Fatih akan terjebak kembali, jadi begini saja, panggil Ghea kemari untuk meluruskan semuanya." pinta Abi Hamzah ke arah Delon dan Riko.
Riko segera keluar ruang inap Aisha dan menghubungi Ghea untuk bertemu dan Delon menghubungi Rian untuk menjadi saksi kunci agar permasalahan segera selesai.
Setelah menunggu hampir satu jam lamanya, akhirnya Ghea dan Rian bertemu di dalam ruang inap Aisha. Meskipun begitu banyak orang di dalam ruang inap Aisha tetapi masih banyak space ruang karena ruang inap Aisha adalah kelas VVIP.
__ADS_1
Ghea menatap Aisha dengan tatapan membunuh akan tetapi menciut ketika Shinta menatap tajam sembari memberikan kode untuk tidak macam macam dengan Nona Mudanya tersebut.
"Oke semuanya sudah berkumpul Hamzah, Ghea apakah kamu atau Bapak Rian ini yang memulai nya??" tanya Ayah Ahmad Fatihurahman.
"Biar saya saja Bapak Ahmad Fatihurahman yang terhormat, boleh saya ceritakan semuanya Nona Ghea dengan sejujurnya??" ucap Rian membuka suaranya.
Ghea mengangguk pasrah dengan ucapan Rian dan Rian pun menceritakan semuanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🍃🍃🍃 Flashback On Ghea dan Rian 🍃🍃🍃...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah Ghea tertangkap basah untuk melancarkan aksinya merebut Fatih dari Aisha, dia menghubungi Rian untuk berbicara terkait hutang Rian di sebuah cafe seberang rumah sakit.
"Hallo, Rian!! temui saya di cafe seberang rumah sakit milik keluarga besar Al-Fatih, segera!!."
Tut Tut Tut.
Ya!! Ghea menghubungi Rian untuk sesuatu yang harus Rian kerjakan!! mirip kejadian Fatih dengan Vina Renata untuk melenyapkan Aisha akan tetapi saat ini Fatih sudah ingin merubah semuanya ke Aisha untuk menjadi suaminya dan imam nya.
Rian bergegas menuju cafe untuk menemui Ghea. Hatinya bergemuruh untuk mencari alasan terkait hutang hutang nya ke Ghea. Setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya Rian telah sampai dan berdiri di depan Ghea yang sedang menghisap nikotinnya.
"Selamat Siang Nona Ghea." ucap Rian membungkuk memberi hormat ke Ghea.
"Duduk!! Mana uangmu untuk hutangmu Rian! sudah hampir tiga bulan kau telat membayar nya!!." bentak Ghea di hadapan Rian.
Rian menunduk, hatinya teriris mendengar ucapan Ghea akan tetapi realita membawanya untuk berhutang dengan Ghea.
"Maaf Nona Ghea, saya belum ada." ucap Rian memelas.
"Apa!!! Tidak bisa begini Rian!! Kapan kamu membayar nya!! Kamu tahu kan hutang adalah hutang!!" bentak Ghea sangat membuat Rian malu karena di lihat oleh seisi cafe.
Rian diam tak bergeming menghadapi realita saat ini. Ghea yang menatap Rian seakan menyerah tersenyum sinis.
"Gini aja, aku anggap lunas jika kamu mau membantuku dalan suatu misi tapi harus berhasil, bagaimana Rian??" tanya Ghea tersenyum smirk.
Rian segera mengangguk untuk memberikan jawabannya dan hal itu membuat Ghea tersenyum puas karena aksinya sebentar lagi sampai untuk memiliki Fatih dan menyingkirkan Aisha.
"Tugasmu adalah suntik dia dengan anestesi dan bawa dia ke ruang inap 212, ingat 212!!" bentak Ghea seraya menunjukkan foto Fatih dengan Aisha yang telah di ambilnya diam diam.
Mata Rian terbelalak kaget melihat foto Fatih yang sangat terkenal sebagai anak dari Ahmad Fatihurahman pemilik perusahaan nomor satu di negara saat ini.
"Untuk itu istri dan anakmu sudah aku sandera untuk jaminanmu melancarkan aksimu nanti malam Rian dan nanti malam rencananya akan ku nikmati dan ku miliki seutuhnya Fatih dari wanita laknat ini!! Paham kau Rian!!" bentak Ghea seraya mencengkeram kerah baju Rian.
Rian mengangguk setuju, entah kenapa harinya begitu memilukan berhadapan dengan Ghea seorang lintah darat yang memeras nya untuk melakukan aksinya nanti.
"Semuanya sudah ku amankan nanti malam Rian! Dan kamu tinggal mengajak Fatih untuk mengurus administrasi terkait wanita itu yang bernama Aisha!! Paham kau Rian?!!" ucap Ghea memberikan kesan membunuh bagi Rian.
"Tapi Nona? Banyak pengawal di sana. Dan apakah nanti saya akan aman? Dan setelah ini semuanya berakhir apakah anak dan istriku aman??" tanya Rian ketakutan.
__ADS_1
"Semuanya sudah ku atur Rian!! Jangan pernah melupakan keluarga Handoko yang berbisnis dengan keluarga Al-Fatih!! Semuanya sudah ku atur untuk mendapatkan Kak Fatih dari wanita itu!!!" ucap Ghea beranjak pergi dan memberikan kamera untuk merekam adegan panas nantinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🍃🍃🍃 Flashback Off Ghea dan Rian 🍃🍃🍃...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Begitu ceritanya bapak ibu sekalian, saya bertemu dengan Tuan Riko dan Tuan Delon di cafe tersebut dan menangkap basah saya, kemudian Tuan Riko membayar semua hutang saya terhadap Nona Ghea sebesar delapan ratus juta dan anak istri saya terselamatkan oleh Tuan Riko dan Tuan Delon dengan melumpuhkan semua bodyguard penjaga di ruang penyekapan anak dan istri saya dan untuk Nona Ghea, saya mohon maaf karena saat itu saya tak ingin bermasalah dengan siapapun, saya hanya belum bisa melunasi hutang saya saat itu." ucap Rian menghapus air matanya.
Abi Hamzah dan Ayah Ahmad Fatihurahman saling berpandangan dan tersenyum mengerti keadaannya. Aisha merasakan hatinya teriris setelah mendengar ucapan Rian yang begitu mencintai anak dan istrinya.
"Bekerjalah di kantor keluarga besar Al-Fatih Pak Rian, jangan menolaknya." ucap Aisha memecah keheningan ruangan kamar inapnya.
Semuanya menoleh ke Aisha dan memberi senyuman kecuali Ghea yang terlihat malu atas tindakan bodohnya. Fatih mengecup pucuk kepala Aisha dengan penuh cinta karena Aisha begitu mengerti keadaan dan penderitaan Rian.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Assalamualaikum wr wb gaes, sehat semua? Jangan lupa like dan komentar nya ya gaes, saya tahu jika tulisan saya kurang bermutu 🙏🙏, maaf ya🙏🙏