
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
حبك لأحد لا يعني شيئاً. أن تكون محبوباً من أحد شيء. ولكن أن تحب وتحب هو كل شيء.
Hubbuka liʾaḥad lā yaʿnī šayʾan. ʾan takūn maḥbūban min ʾaḥadin šaīʾ. walakin ʾan tuḥib ūtuḥab huwa kul šaīʾ.
Artinya: Mencintai seseorang tidak ada artinya. Dicintai adalah sesuatu. Tetapi mencintai dan dicintai adalah segalanya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Episode 54
"Halo Ghea, licik ya kamu, hahahahahahaha, sudah aku katakan jangan pernah menggangguku dengan istriku Aisha, mana dik rekamannya nanti ku share." ancam Fatih.
Riko melemparkan kamera yang berisikan adegan panas Ghea dengan Delon, Ghea pucat pasi mengingat kehormatannya beserta keluarga besarnya sedang sangat di pertaruhkan.
"Kenapa bersedih begitu Nona Ghea Dirgantara?? Takut tersebarkah video panasmu ini??" Fatih tersenyum smirk ke arah Ghea.
"Wuih boss ada bercak merahnya, wah beruntung diriku ini." suara Delon menggelegar.
"Semprul kau Delon!! Cepat lepas tuh sprei dan bawa pulang!!" perintah Fatih.
Ghea yang ketakutan kini semakin histeris menyadari bahwa mahkota yang di jaganya untuk Fatih direnggut Delon.
Author be like: "Kan tadi menikmati kenapa menyesal? Dahlah nanti ujung ujungnya author yang salah.
Ghea menangis sesenggukan, kemudian dengan santainya Delon menghampiri Ghea yang tengah menangis dan berucap.....
"Tenanglah Ghea, aku kan kamu perkosa bukan aku yang memperkosamu. Bahkan kamu menikmatinya kan??" ucap Delon mencoba menenangkan Ghea.
Ghea berteriak histeris, menangis sangat hebat akan tetapi Fatih, Riko dan Delon tersenyum sinis ke arah Ghea.
"Cari lawan itu jangan ke istriku Aisha, dia tak bersalah. Ingat ya Ghea bagaimanapun masa laluku kelam dengan Vina Renata, akan tetapi saat ini dan selamanya aku akan menjaga Aisha dari siapapun yang berniat jahat ke dia." ucap Fatih dengan tegas sembari mengacungkan jari tengahnya ke Ghea.
Author be like: "Dulu bilang tak suka sekarang baru tahu apa yang dinamakan cinta, dasar bengek kau."
Fatih: "Yey. Author gak ramah ah, aku kan padamu Thor."
Author: "Dih najissssssss."
Kembali ke Ghea, Delon yang seakan telah puas menikmati tubuh Ghea. Menatap tubuh Ghea seolah-olah ingin melakukan penyatuan kembali dengannya.
__ADS_1
"Astaghfirullah Delon, jangan begitu, nanti nangis anak orang." ucap Riko memanasi.
"Tak apalah Tuan yang penting bisa Ah Uh Ah Uh lagi dengan Nona Ghea, eh Nona Ghea titip buah cinta kita berdua ya." ucap Delon sembari ingin mengelus perut Ghea.
Jam menunjukkan pukul tiga dini hari akan tetapi Ghea tetap meratapi dirinya yang telah ternodai karena ulah dirinya sendiri. Riko menghampiri Ghea dan sementara Fatih kembali ke ruang inap Aisha untuk tidur tentunya.
"Nih minum dulu kopinya. Boleh duduk di sini??" pinta Riko.
Ghea menatap ke depan kosong tanpa menganggap Riko ada di sampingnya.
"Ghea. Kalau seumpama posisimu di pihak Kak Fatih gimana? Apakah kamu rela rumah tangga mu di porak-poranda kan? Apakah kamu rela jika orang yang menjadi suamimu itu di rebut wanita lain? dan apakah kamu sudah memikirkan semuanya itu Ghea??" tanya Riko sembari menyesap rokoknya.
"Tuhan gak adil ke aku!! Kenapa harus wanita itu yang bersanding dengan Kak Fatih!! Dulu Vina Renata!! sekarang?! Aku juga ingin bahagia Riko!!" tangisan Ghea pecah.
"Tuhan gak adil menurutmu Ghea?? Hello Ghea sadar diri dong. Kakakku Fatih itu sudah menikah!! Sudahlah jangan berbuat yang berlebihan seperti tadi. Tahukah resikonya? Maaf aku bukan mengancam, jika video tadi beredar, apa kabar karirmu? Keluargamu? Ayahmu? Dan ibumu? Delon akan bertanggungjawab ke dirimu jadi terimalah dia jadi imammu." ucap Riko meninggalkan Ghea yang di temani bodyguard nya.
Delon yang diberi kode dari Riko untuk mendekati Ghea pun segera maju menuju arah Ghea.
"Maaf Nona akan tetapi ini juga menyangkut keselamatan Nona Aisha dan Tuan Fatih. Jika Nona tidak ingin saya bertanggungjawab maka saya akan memaksa Nona untuk menerima saya karena prinsip saya adalah mengakui kesalahan saya." ucap Delon seraya mengulurkan tisu untuk Ghea.
Kembali ke Aisha dan Fatih.
Jam menunjukkan pukul tiga lebih tiga puluh menit atau setengah empat pagi, sebentar lagi shubuh. Akan tetapi Fatih enggan membangunkan Shinta yang terlelap di sebelah Aisha.
Fatih segera mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat qiyamullail dan Shalat taubat nasuha. Setelah shalat Fatih bermunajat sembari mengingat kesalahan nya yang begitu besar ke Aisha.
"Ya Allah, ya Rabb ku. Aku Fatih Nur Rakhman bin Ahmad Fatihurahman, aku memohon ampunan Ya Rabb. Perkuat lah hatiku untukmu semata, ya Rabb maafkan hamba telaah mensia-siakan istri hamba." ucap Fatih sembari menangis.
Aisha yang terbangun karena mendengar suara tangisan Fatih segera beranjak turun ke arah Fatih. Akan tetapi Shinta juga terbangun, kemudian Aisha memberikan isyarat untuk tetap tidur. Aisha berjalan ke arah Fatih. Di peluklah tubuh Fatih dengan erat.
"Mas, jangan menyesali perbuatan terdahulu terlalu dalam tetapi berusahalah menyadari bahwa hanya aku istrimu, hanya aku mahrammu, hanya aku tempat halalmu Mas." Aisha menangis sembari memeluk erat Fatih.
Fatih segera tersadar dan menatap Aisha lekat. Menatap kedua manik mata Aisha yang begitu menyejukkan.
"Maafkan suamimu ini Bae, Mas sayang kamu Bae." tangisan Fatih pecah.
Shinta yang sedari tadi memvideokan adegan mesrah Fatih dan Aisha segera mengirimkan ke Ayah Ahmad Fatihurahman dan Abi Hamzah.
"Maaf Nona Tuan, saya mengganggu, saya mohon izin keluar. Assalamualaikum wr wb." ucap Shinta cuek seakan-akan tidak mengetahui adegan kemesraan Fatih dan Aisha.
Fatih yang tersadar dengan segera dia menggendong Aisha untuk kembali ke tempat tidurnya.
__ADS_1
"Istirahat Bae, aku mau Shubuh dulu ya." pinta Fatih.
"Di sini saja Mas, emang tadi darimana? Kok ada Kak Shinta??" selidik Aisha.
"Nanti Mas ceritakan semuanya tanpa terkecuali, sekarang istirahat lah atau Bae lapar??" tanya Fatih lembut.
Aisha tersenyum dan mengangguk ke arah Fatih.
"Yauda Mas suapi dulu setelah itu Mas Shubuhan ya." ucap Fatih sembari menyuapi Aisha dengan sebungkus roti.
Setelah selesai semuanya, Fatih segera merapatkan tubuhnya ke tubuh Aisha, berharap dia menemukan arti kenyamanan dari istrinya begitu juga sebaliknya, Aisha juga harus bisa mengisi dan memberikan hati Fatih yang mengering setelah tragedi pengkhianatan Vina Renata terhadap Fatih.
"Bae, Mas boleh tahu ndak alasan Bae menerima perjodohan ini??" tanya Fatih sembari memeluk Aisha dan mengecup pucuk kepala Aisha yang berbalut jilbab.
Aisha tersenyum mendengar pertanyaan Fatih akan tetapi Aisha berbalik bertanya.
"Tadi kenapa kok ada Kak Shinta? Apakah merokok itu perlu waktu yang sangat lama Mas??" tanya Aisha.
Fatih menepuk jidatnya dan tersenyum ke arah Aisha.
"Yauda Mas ceritakan semuanya akan tetapi jangan marah ke Mas ya, janji??" pinta Fatih.
"Ndak ah, Mas pasti ketemu seseorang kan? Atau ketemu gadis lainya??" tanya Aisha memonyongkan bibirnya.
"Masya Allah Aish, dengarkan Mas bercerita. Oke Aisha Khumairahku??" pinta Fatih.
Aisha bersemu merah mendengar panggilan dari suaminya tersebut, Fatih segera menceritakan semuanya yang terjadi semalaman, Aisha mengangguk seolah-olah mengerti akan tetapi wajah Aisha berubah merah padam. Hingga akhirnya.....
"Dddddeeeeeelllllllooooonnnnnn!!!!!!!." Aisha berteriak histeris memanggil nama Delon.
Delon yang bersama Shinta dan Riko berada di luar rawat inap Aisha bertatapan hingga.....
"Mampus kau Delon!!!" ucap Riko dan Shinta serempak.
Delon menggaruk kepalanya yang tak terasa gatal, membayangkan setelah ini akan di berikan ceramah dari Nona Mudanya dan di berikan siraman rohani yang akan berlangsung berjam-jam.
.
.
.
__ADS_1
Assalamualaikum wr wb gaes, sehat semua? Jangan lupa like dan komentar nya ya gaes, saya tahu jika tulisan saya kurang bermutu 🙏🙏, maaf ya🙏🙏.