
๐๐๐๐๐๐
ููุณ ุงูุญุจ ุฃู ูุจูู ุฏุงุฆู ุง ุจุฌุงูุจ ู ู ูุญุจ ูููู ุงูุญุจ ุฃู ูุจูู ูู ููุจ ู ู ูุญุจ
Laisal hubbu aโn nabqo daaiman bi jaanibi man nuhibbu, wa laakinnal hubbu an nabqo fie qolbi man nuhib.
Artinya: Cinta bukan berarti kita selalu beradaย di sisi orang yang kita cintaiโฆ Tapi cinta itu adalah tatkala kita berada dalam hati orang yang kita cintai.
๐๐๐๐๐๐
Episode 57
Abi Hamzah dan Ayah Ahmad Fatihurahman saling berpandangan dan tersenyum mengerti keadaan nya. Aisha merasakan hatinya teriris setelah mendengar ucapan Rian yang begitu mencintai anak dan istrinya.
"Bekerjalah di kantor keluarga besar Al-Fatih Pak Rian, jangan menolaknya." ucap Aisha memecah keheningan ruangan kamar inapnya.
Semuanya menoleh ke Aisha dan memberi senyuman kecuali Ghea yang terlihat malu atas tindakan bodohnya. Fatih mengecup pucuk kepala Aisha dengan penuh cinta karena Aisha begitu mengerti keadaan dan penderitaan Rian.
"Benar apa yang di katakan menantuku itu Rian, dan kamu Ghea apakah yang akan kamu lakukan setelah ini? Apa masih ingin mendapatkan Fatih? Lihatlah dia sudah bucin akut ke menantuku itu. Menikahlah dengan Delon, Delon juga tidak jelek jelek juga wajah dan bentuk tubuhnya kan??" tanya Ayah Ahmad Fatihurahman ke Ghea.
__ADS_1
Ghea terdiam mendengar perkataan Ayah Ahmad Fatihurahman, di tatapnya Fatih yang tengah bermesraan dengan Aisha kemudian dia menoleh ke arah Delon yang telah merenggut kesucian nya, mahkotanya.
"Huft. Saya bingung Om, jujur saya masih menginginkan Kak Fatih untuk menjadi suamiku akan tetapi itu semua sirna karena wanita itu telah merebut semuanya dariku!!" suara Ghea histeris seraya menunjuk ke arah Aisha.
Semua menoleh ke arah Aisha yang tengah di tunjuk Ghea akan tetapi dengan segera Fatih menatap Ghea dengan tatapan membunuhnya.
"Sekali lagi mulut kau menjelekkan istriku!! Maka ku pastikan besok kau tak bisa melihat mentari Ghea!!" bentak Fatih berjalan ke arah Ghea.
Aisha menarik lengan Fatih dan menatap wajah suaminya yang tengah tersulut emosi yang sangat membara.
"Sayang, istighfar Mas Fatih. Ingat jangan pernah membalas apapun dengan emosi." ucap Aisha memeluk tubuh Fatih.
Fatih segera mengucap istighfar berkali-kali. Abi Hamzah melihat kondisi yang semakin tidak kondusif hanya bisa menggeleng pelan.
"Ghea namamu? Gini Ghea, maaf jika saya salah mengucap nasehat ini untukmu. Apa yang kamu rencanakan untuk menjebak Fatih itu salah dan tindakan Riko yang sudah membalas rencana mu juga salah Ghea, Riko dan Delon akan tetapi jika semuanya terjadi dengan mulus. Pasti kamu bangga dengan semuanya akan tetapi pernahkah berfikir satu hal Ghea? Ghea punya Tuhan kan? Ghea punya keyakinan kan? Apakah Ghea tak berfikiran suatu saat akan kembali ke Ghea sendiri? Meskipun Ghea menjaga serapi mungkin, sebaik mungkin akan tetapi ketika Allah SWT berucapInnama amruhu idza aroda syaian ayyakulalahu kun fayakun adalah bunyi dari surat Yasin ayat 82. Ghea tahu konsekuensinya? Ghea tahu apa yang harus di lakukan? pasti Ghea akan berkata Tuhan kamu tidak adil Tuhan. Begitu kan??" penjelasan Abi Hamzah sangat mengena di telinga semua orang di ruangan itu.
Ayah Ahmad Fatihurahman tersenyum mendengar sahabatnya itu menjelaskan dengan masuk akal.
"Dan kamu Riko dan Delon beserta menantuku Fatih, apa kalian sudah bersiap akan konsekuensinya? Terutama Delon, kamu harus bertanggungjawab Delon, tindakan kalian berdua membalas yang belum di garis kan Allah SWT itu sama saja mendahului Qada dan Qadar nya. Kalau menurut manusia itu normal di lakukan karena untuk menjaga rumah tangga Fatih dan Aisha tapi kalau tidak dilakukan pasti akan terjadi kerusakan dalam rumah tangga Fatih dan Aisha maka ketika semuanya terjadi maka kita harus positif thinking ke Allah SWT karena *Allah***SWT telah berfirman. Hai manusia, bertakwalah pada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah." Abi Hamzah kembali menjelaskan beberapa ayat dalam Al-Qur'an.
__ADS_1
Semuanya menelan ludahnya setelah mendengarkan ayat dari Al Qur'an tersebut. Aisha semakin merapatkan pelukannya ke tubuh Fatih.
"Dan untuk kalian berdua, menantuku Fatih dan anak ku Aisha, ู***ูุณ ุงูุญุจ ุฃู ูุจูู ุฏุงุฆู ุง ุจุฌุงูุจ ู ู ูุญุจ ูููู ุงูุญุจ ุฃู ูุจูู ูู ููุจ ู ู ูุญุจ*** Laisal hubbu aโn nabqo daaiman bi jaanibi man nuhibbu\, wa laakinnal hubbu an nabqo fie qolbi man nuhib. Artinya: Cinta bukan berarti kita selalu beradaย di sisi orang yang kita cintaiโฆ Tapi cinta itu adalah tatkala kita berada dalam hati orang yang kita cintai. Jangan pernah salah mengartikan cinta nantinya karena apa? Kalian yakin ketika nanti bertemu di surga firdaus kelak? Kalau kurang yakin berarti kalian hanya pasangan dunia saja, lha Abi mu ini saja masih banyak kurangnya ke Umi mu Fatimah dan masih sering bermunajat untuk bertemu kembali dengan Umi Fatimah mu di surga firdaus kelak." goda Abi Hamzah seraya melirik Umi Fatimah.
Fatih menunduk merasakan hatinya teriris mendengar ucapan Abi Hamzah, di tatapnya lekat Aisha, mimik wajah Fatih mengisyaratkan kesalahannya ke Aisha begitu besar.
Semua terdiam mendengar penuturan dari Abi Hamzah, serasa semesta tengah berhenti berputar sementara. Aisha dan Fatih saling bertatapan, Riko menunduk merasakan nyeri di dadanya, sementara Shinta mengingat semua rasanya ke Anas. Ghea yang tadinya berapi-api kini mulai sedikit tenang kecuali Umi Fatimah, Ayah Ahmad Fatihurahman, Mama Zahra Khumaira dan tentunya Abi Hamzah yang sudah pernah merasakan apa yang tengah di rasakan oleh pemuda pemudi di depan mereka.
Mereka berempat yang semenjak dulu telah di tempa bersamaan di sebuah pondok pesantren dengan ilmu agama yang begitu kuat dan disiplin hingga terpatri sampai detik ini pun tetap istiqamah menjalani semuanya.
"Sahabatku Hamzah kapan kapan kamu isi khutbah di masjid perumahanku dan mengisi pengajian di setiap rekan bisnis ku ya, mau ya sahabat ku Hamzah." suara Ayah Ahmad Fatihurahman membuyarkan lamunan semuanya.
"Insya Allah Ahmad, asal satu, jangan kamu pancing dengan yang membuat bidadariku ini cemburu di sana, paham kamu Ahmad??" pinta Abi Hamzah.
Ayah Ahmad Fatihurahman dan Abi Hamzah tertawa renyah mengingat masa muda mereka berdua yang selalu bersama melewati suka duka selama mengenyam ilmu agama maupun ilmu sekolah di pondok pesantren nya mereka dulu. Sementara Fatih, Aisha, Delon, Riko, Shinta dan Ghea menelan ludah rasanya sulit ketika penuturan dari Abi Hamzah terngiang-ngiang di telinga mereka. Abi Hamzah menatap ke arah pemuda dan pemudi di depannya.
"Kalian kenapa diam? Apakah Abi salah mengucapkan nasehat? Kalau salah Abi Hamzah minta maaf ke kalian ya." ucap Abi Hamzah tulus.
Pemuda pemudi di depan Abi Hamzah menoleh dan menatap sayu ke arah Abi Hamzah, terdapat guratan wajah yang menyesal telah melakukan semua tindakan mereka semuanya.
__ADS_1
Hingga........
Assalamualaikum wr wb gaes, sehat semua? Jangan lupa like dan komentar nya ya gaes, saya tahu jika tulisan saya kurang bermutu ๐๐, maaf ya๐๐.