
Hai sahabat Kanaya, aku cuma ngasih tahu novel baru yang sedang on going di noveltoon udah rilis ya dan bisa kamu baca di sini
judul Jadi Istri rahasia Dosenku
penulis Shadirazahran23
kutipan bab
Zora terlihat sangat lelah setelah seharian bergelut dengan tumpukan topi dan kain di dalam tokonya, padahal sudah ada beberapa karyawan yang membantunya, entah...mungkin memang Zora butuh liburan kali ini. Sepertinya ia memang harus melakukan itu biar otaknya kembali fresh dan semua pekerjaan kembali lancar tanpa ada hambatan darinya.
"Teh, itu Ceu Amah minta di bayar dulu lima kodi cena, padahal barangnya acan beres."Sahut Nurul dari balik gudang penyimpanan topi.
"Kemarin dia udah dibayar 50% kan ya?" tanya balik Zora.
"Muhun Teh, orangnya bolak balik dari siang tadi mau ketemu teh Zora." jawab Nurul lagi, sambil memasang label pada topi-topi yang siap di pajang di etales.
"Tumben ya, biasanya ceu Amah gak pernah minta bayaran duluan sebelum barang beres?"
"Kayanya untuk keperluan anaknya sekolah, kan mau masuk SMA."
Zora hanya bisa ber oh ria, ngomongin masalah sekolah dia pernah berada di posisi sulit seperti Ceu Amah saat ini.
"Ya udah, nanti Teteh ke rumah Ce Amah."
Tiba-tiba saja bunyi telepon berdering, terlihat dalam layar nama Kanaya. Wanita itu tersenyum, sahabatnya seakan tahu jika saat ini ia sedang pusing kepala dan penat.setidaknya setelah berbincang dengan Kanaya, biasanya pikirannya akan kembali fresh.
"Asalamu'alaikum Nay." sapanya, setelah tombol hijau itu ia geser keatas.
["Wa'alaikum salam, Cuma mau kasih kabar,besok aku sama Mas mau ke Bandung, ada yang mau di titip gak?" ] jawab Naya dari ujung sana,wanita itu memang selalu memperlakukan Zora dengan baik, mungkin karena mereka berdua sama -sama yatim piatu bedanya sekarang Naya sudah menikah dan punya dua orang anak, sedang dirinya masih betah aja menjomblo.
Bukan karena dirinya yang tidak laku, namun kandasnya perasaan cinta pada seseorang, membuatnya enggan menerima cinta yang lain,padahal diantara mereka tidak pernah terjalin komitment apapun.Ya Zora hanya merasakan cinta sepihak saja, tanpa memberitahu sang pria jika ia mencintainya.
"Gak usah Nay, syukur deh kamu kamu datang, aku butuh healling sebentar, tapi toko gak ada yang tunggu." Jawab Zora.
["Ya Allah kasihan banget sich tantenya Alteza, ya udah kalau mau liburan gih pergi.Besok aku bisa gantiin kamu di toko!"]
Zora terkekeh,"Beneran ni bu bos, aku boleh liburan? asli penat banget ni otak. Mau ke Karimun ya?"
__ADS_1
["Pergilah,jangan lupa pulang bawa Om buat Eza dan Sasa."]
"Gak janji deh ah kalau itu."
Setelah beberapa waktu berbincang akhirnya Zora menutup panggilannya, ia menscrol akun medsosnya, di sana ia sudah lama mengikuti akun agen perjalanan wisata ke berbagai destinasi, ini bukan akun penipu karena Zora sudah tiga kali mengikuti tour bersama agen itu.
Kali ini agen wisata yang di beri nama PLESIR itu, sedang membuka bact wisata ke Karimun,jepara.Zora sepertinya sangat tertarik, karena ia yang belum pernah kesana.Buru-buru Zora menghubungi Rizki admin dari Plesir itu melalui chat.
Zora :"ki, sisain kursi satu, teteh ikut ke Karimun."
Rizky: Bact berikutnya satu minggu lagi teh, mau? besok kayanya penuh."
Zora : "Ya ki, usahain donk, lagi butek ni butuh refreshing."
Rizky : Ke malang ada bact besok subuh ada yang batal satu teh, mau?"
Zora : "Ya udah deh, aku transfer bentar lagi, bener ya Malang,Gak apa-apa deh yang penting liburan dulu.
Rizky : "Siap teh, di tunggu pembayarannya, biar kursi langsung di kunci.'
Zora segera mengirim sejumlah uang ke rekening agen wisata itu, setelahnya ia mengurus beberapa pekerjaan agar saat ia pergi nanti Kanaya tidak terlalu bingung karena banyak yang menggantung.
**
Sekitar pukul empat subuh Zora sudah bersiap-siap dengan travel bag nya, ia telah menghubungi Kanya, jika saat ini ia akan pergi ke Malang, tidak jadi ke karimun.
agen travel terlah menjemput Zora di halaman rumahnya, karena dari agen memang ada fasilitas antar -jemput.
Begitu tiba di pool, ternyata semua peserta telah siap, Zora yang memang daftar bact paling akhir, tidak bisa memilih kursi yang diinginkan, terpaksa ia menduduki kursi yang tersedia.
Seorang laki-laki tampak meringkuk di kursi samping jendela, Zora menghela napas beratnya,pasrah duduk di sebelah orang asing itu.
Rizky datang memberikan lanyard tanda pengenal untuk Zora.
"Teh, ni tanda pesertanya, jangan sampai hilang kaya waktu itu ya." ucapnya sambil bergurau,teringat saat Zora ikut tour ke Bali, ia sampai tertinggal gara-gara nyarai kartu pengenalnya yang terselip di kasur kamar hotel.
"Gak lah, ngomong-ngomong makasih ya ,udah usahain kursi buat aku, penat banget ni pengen refreshing."
__ADS_1
"Sama-sama teh.Ok have fun ya Teh, semoga pulang dari Malang dapat jodoh." bisik Rizky di telinga Zora, yang langsung saja mendapat cubitan kecil di lengan pria yang berprofesi sebagai admin tour itu.
Bis yang dikendarai rombongan yang akan tamasya ke Malang segera meluncur dari kota Bandung, karena berangkat subuh-subuh sekali, begitu duduk di kursi mereka langsung kembali tertidur, hanya ada sebagian saja yang terdengar bercengkrama dengan peserta lainnya.
Zora yang memang pergi sendirian juga melakukan hal yang sama, beberapa bulan terus bergelut dengan angka penjualan dan bolak balik konveksi hanya untuk memantau kualitas sungguh membuatnya sedikit stress.
Bis yang membawa Zora dan peserta lainnya tiba di rest area perbatasan jawa barat dan jawa tengah, mereka berhenti sejenak untuk pergi ke toilet dan mengisi perut, karena perjalanan masih sangat lama.
Zora mengerjapkan matanya, saat team dari Plesir membangunkannya dan orang di sebelahnya.
"Teh, mumpung lagi istirahat, barangkali mau ke toilet atau makan dulu, kami kasih waktu satu jam." ucapnya.
"Oh ia , Terimakasih sudah bangunin." jawab Zora.
"A...A bangun dulu, barangkali mau ke toilet, soalnya perjalanan masih sangat lama." ucap team plesir itu lagi pada seseorang yang ada si sebelah Zora.
Gadis itupun sedikit heran karena orang yang duduk di sebelahnya sedari tadi tidak menutup wajahnya dengan masker dan topi, hingga ia tidak bisa melihat jelas.
Begitu tubuhnya di guncang-guncang, lelaki itu mulai bergerak dan mengeliat, ia membuka topi yang menutup matanya.
"Ada apa?" tanyanya masih setengah mengantuk.
"Bisi Aa nya mau ke air dulu A, bis lagi istirahat." ucap kru tersebut.
"Oh ya makasih."
Laki-laki tersebut segera beranjak dari tempat duduknya namun ketika akan keluar dari barisan kursi, ia terkaget saat melihat wanita yang ada di sampingnya.
"Zora???"
merasa namanya di sebut Zora segera melirik kearah lelaki yang duduk di sebelahnya.Dan ia membulatkan kedua matanya saat laki-laki itu membuka masker dan terlihat jelas wajahnya.
"Pak Dimas?"
Yuk selagi nunggu Kanaya update, mampir juga kesana ya
__ADS_1