Jodoh Untuk Kanaya

Jodoh Untuk Kanaya
BAB 95 Buka puasa untuk yang kedua kali


__ADS_3

Bumi mengangkat Eza yang tertidur di jok belakang begitu


mereka telah sampai rumah,Waktu sudah menunjukan pukul Sembilan malam, kebetulan


sepulangnya dari mall tadi mereka langsung mengantar Zora ke travel, gadis  itu akhirnya pulang ke Bandung, meski sendiri,


ada perasaan sedih di hati Kanaya, mengingat Zora selalu ada untuknya.


Jika kemarin malam Eza tidur di ranjang Bersama kedua orang tuanya,maka


malam ini Bumi membaringkannya di kamar lain.


“Lho Mas, Alteza ko tidur di kamar lain?” tanya Kanaya


sedikit heran,


“Dia udah besar sayang,udah harusnya bisa bobo sendir.”


Ucap Bumi cuek.


“Nanti bangun terus nyariin gimana?”


“Ya tinggal bawa aja kesini,Ga kapa-apa , ini buat ngelatih


dia sayang biar berani.Lagipula Mas ada tugas penting untuk kamu!”


“Tugas apa Mas?” tanya Kanaya lagi penasaran.


Bumi hanya menaik turunkan alisnya dengan senyum liciknya.


‘‘Mas kenapa? Cacingan?” tanya naya yang langsung masuk kedalam


kamar. Sedari tadi badanya sangat lengket dan jug ingin segera membersihkan diri.


‘Tega banget sich ayang ngatain Mas cacingan.Jahat!”

__ADS_1


Kanaya hanya terkekeh , ia segera melepas pashmina yang


seharian ini di pakai dan memasukannya ke dalam keranjang cucian kotor.Setelah


ia itu ia mengambil handuk dan berpamitan pada Bumi.


“Aku mandi dulu ya Mas!” ucapnya.


“Eghhh bareng yang, biar cepat.”


“Eghhh gak aha malu Mas,”


“Ngapain malu sayang kita pasangan suami istri jika kamu


lupa.” Tak ingin mendapat perdebatan  Panjang


lebar dari Kananya, pria itu langsung membopong sang istri bagai karung beras ,


terdengar teriakan kecil dari mulut sang istri Tapi tak Bumi hiraukan, ia sudah


bermain.


Sesuai dengan keinginannya, dalam kamar mandi itu itu


terdengar suara-suara indah mengalun bersahutan dari pasangan suami istri yang


baru terpisah lama itu, Bumi baru berhenti setelah merasakan pelepasan untuk


yang ketiga kalinya.


Kanaya keluar dari kamar mandi dengan muka sedikit cemberut,


membuat Bumi sangat gemas melihat bibir yang maju ke depan itu, jangan lupakan


tubuhnya yang seksi dan putih mulus hanya terbalut handuk dari batas dada

__ADS_1


sampai atas lutut.


Benar-benar seksi istri kecilnya itu, beruntung hanya ia yang bisa menikmati keindahan tubuh dan merasakannya, karena Kanaya yang tetap


teguh berhijrah dari sebelum mereka berpisah dulu.


Kanaya mengambilkan setelan piyama untuk Bumi, setelah ia


selesai ganti baju tentunya, terlihat tetesan air dari rambut Kanaya yang Panjang


itu ,membuat baju belakangnya sedikit basah.


“Sayang duduk di kursi meja rias,, nanti rambutnya Maskeringin!” kata Bumi sambil mengancingkan piyamanya. Ia buru-buru mengambil


sisir dan mendudukkan sang istri di tempat yang ia perintahkan tadi.


Dengan lembut Bumi langsung mengeringkan rambut Kanaya


dengan hair dryer, lalu merapikannya dengan sisir. Dari balik cermin ia


menunduk mensejajarkan kepalanya dengan kepala sang istri yang tengah duduk.


“Udah donk ngambeknya, kalua gak nanti Mas hajar lagi lo!”ucapnya dengan gurau, membuat Kanaya membulatkan matanya,Ia cemberut karenasangat Lelah, namun pria ini minta jatah lagi? OMG Hello!!!.


“Ih Mas, Naya Lelah.” Bahkan suara wanita itu terdengar sangat memelas membuat Bumi menjadi tak tega.


‘Ya udah-ya udah, gak deh.Yok bobo sekarang, mas hanya mau


peluk kamu aja Nay janji deh.” Ucap Bumi lagi.


“Janji ya.”


“ Iya,”


Akhirnya pasangan suami istri itu tidur dengan saling

__ADS_1


berpelukan.Apalgi Bumi ia akan tidur dengan sangat nyenyak karena semua yang ia tahan selama bertahun-tahun akhirnya terluapkan juga.He..he


__ADS_2