
Bumi mengangkat Eza yang tertidur di jok belakang begitu
mereka telah sampai rumah,Waktu sudah menunjukan pukul Sembilan malam, kebetulan
sepulangnya dari mall tadi mereka langsung mengantar Zora ke travel, gadis itu akhirnya pulang ke Bandung, meski sendiri,
ada perasaan sedih di hati Kanaya, mengingat Zora selalu ada untuknya.
Jika kemarin malam Eza tidur di ranjang Bersama kedua orang tuanya,maka
malam ini Bumi membaringkannya di kamar lain.
“Lho Mas, Alteza ko tidur di kamar lain?” tanya Kanaya
sedikit heran,
“Dia udah besar sayang,udah harusnya bisa bobo sendir.”
Ucap Bumi cuek.
“Nanti bangun terus nyariin gimana?”
“Ya tinggal bawa aja kesini,Ga kapa-apa , ini buat ngelatih
dia sayang biar berani.Lagipula Mas ada tugas penting untuk kamu!”
“Tugas apa Mas?” tanya Kanaya lagi penasaran.
Bumi hanya menaik turunkan alisnya dengan senyum liciknya.
‘‘Mas kenapa? Cacingan?” tanya naya yang langsung masuk kedalam
kamar. Sedari tadi badanya sangat lengket dan jug ingin segera membersihkan diri.
‘Tega banget sich ayang ngatain Mas cacingan.Jahat!”
__ADS_1
Kanaya hanya terkekeh , ia segera melepas pashmina yang
seharian ini di pakai dan memasukannya ke dalam keranjang cucian kotor.Setelah
ia itu ia mengambil handuk dan berpamitan pada Bumi.
“Aku mandi dulu ya Mas!” ucapnya.
“Eghhh bareng yang, biar cepat.”
“Eghhh gak aha malu Mas,”
“Ngapain malu sayang kita pasangan suami istri jika kamu
lupa.” Tak ingin mendapat perdebatan Panjang
lebar dari Kananya, pria itu langsung membopong sang istri bagai karung beras ,
terdengar teriakan kecil dari mulut sang istri Tapi tak Bumi hiraukan, ia sudah
bermain.
Sesuai dengan keinginannya, dalam kamar mandi itu itu
terdengar suara-suara indah mengalun bersahutan dari pasangan suami istri yang
baru terpisah lama itu, Bumi baru berhenti setelah merasakan pelepasan untuk
yang ketiga kalinya.
Kanaya keluar dari kamar mandi dengan muka sedikit cemberut,
membuat Bumi sangat gemas melihat bibir yang maju ke depan itu, jangan lupakan
tubuhnya yang seksi dan putih mulus hanya terbalut handuk dari batas dada
__ADS_1
sampai atas lutut.
Benar-benar seksi istri kecilnya itu, beruntung hanya ia yang bisa menikmati keindahan tubuh dan merasakannya, karena Kanaya yang tetap
teguh berhijrah dari sebelum mereka berpisah dulu.
Kanaya mengambilkan setelan piyama untuk Bumi, setelah ia
selesai ganti baju tentunya, terlihat tetesan air dari rambut Kanaya yang Panjang
itu ,membuat baju belakangnya sedikit basah.
“Sayang duduk di kursi meja rias,, nanti rambutnya Maskeringin!” kata Bumi sambil mengancingkan piyamanya. Ia buru-buru mengambil
sisir dan mendudukkan sang istri di tempat yang ia perintahkan tadi.
Dengan lembut Bumi langsung mengeringkan rambut Kanaya
dengan hair dryer, lalu merapikannya dengan sisir. Dari balik cermin ia
menunduk mensejajarkan kepalanya dengan kepala sang istri yang tengah duduk.
“Udah donk ngambeknya, kalua gak nanti Mas hajar lagi lo!”ucapnya dengan gurau, membuat Kanaya membulatkan matanya,Ia cemberut karenasangat Lelah, namun pria ini minta jatah lagi? OMG Hello!!!.
“Ih Mas, Naya Lelah.” Bahkan suara wanita itu terdengar sangat memelas membuat Bumi menjadi tak tega.
‘Ya udah-ya udah, gak deh.Yok bobo sekarang, mas hanya mau
peluk kamu aja Nay janji deh.” Ucap Bumi lagi.
“Janji ya.”
“ Iya,”
Akhirnya pasangan suami istri itu tidur dengan saling
__ADS_1
berpelukan.Apalgi Bumi ia akan tidur dengan sangat nyenyak karena semua yang ia tahan selama bertahun-tahun akhirnya terluapkan juga.He..he