
Si lelaki tersebut tampak terdiam sambil melihat kearah William yang mengatakan bahwa dia bukan Bos di perusahaan ini.
''Apa? Jadi kau bukan bos di perusahaan ini dan tadi kau mengatakan bahwa kau ingin mencari pekerjaan di sini?'' kata si lelaki tersebut dengan menatap kearah William dengan tatapan terkejut bahkan saat ini si lelaki tersebut juga benar-benar tidak percaya bahwa lelaki yang berada di depannya ini bukan lah Bos nya.
''Iya, saya datang ke sini karena saya ingin mencari pekerjaan dan saya sama sekali bukan bos kalian. Sepertinya kamu sudah salah mengenali orang,'' jawab William dengan tersenyum kearah si lelaki tersebut yang tampak terkejut melihat kearahnya.
__ADS_1
Si lelaki tersebut melihat kaki William, dia mencermati semua yang ada di tubuh William. Dia bisa melihat bahwa apa yang di pakai oleh William itu adalah barang yang cukup mahal karena selama ini si lelaki tersebut sering datang ke sebuah mall yang menjual barang branded jadi dia sedikit tau tentang barang mahal dan saat ini lelaki tersebut melihat dengan sangat jelas bahwa apa yang di pakai oleh William adalah barang-barang mewah.
''Tidak mungkin dia ingin mencari pekerjaan di sini, lihat saja pakaian yang dia pakai itu jelas-jelas adalah pakaian mahal dan aku sama sekali tidak akan salah mengenali pakaian branded itu. Dari sepatu, jam hingga semua yang dia pakai terlihat sangat jelas bahwa itu adalah barang branded atau jangan-jangan Lelaki yang saat ini berada di depan ku ini sedang berpura-pura mengaku sebagai karyawan untuk mengelabuhi aku. Benar, aku yakin ini pasti akal-akalan dia untuk menjebak aku,'' gumam si lelaki tersebut dengan berfikir bahwa apa yang dikatakan oleh William itu adalah salah.
''Tuan, saya tidak peduli dengan apa yang Tuan katakan. Saya mohon agar Tuan tidak berpura-pura seperti ini, saya tau Tuan mengatakan semua itu agar Tuan bisa melihat kinerja para karyawan di sini bukan dan saya sangat mengenal Tuan dengan jelas jadi katakan saja yang sebenarnya kepada saya bahwa Tuan benar-benar bos di perusahaan ini,'' kata Si lelaki tersebut dengan tersenyum ramah kepada William dan mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh William adalah tidak benar.
__ADS_1
''Apa yang kau katakan, aku benar-benar ingin mencari pekerjaan di sini dan aku bukan bos kalian. Pak, kau telah salah orang,'' kata William dengan berusaha menjelaskan hal yang sebenarnya kepada si lelaki tersebut.
''Tuan, kau tidak bisa menipu ku. Bagaimana mungkin seorang yang ingin melamar pekerjaan datang dengan pakaian dan juga barang mewah. Sepatu yang Tuan pakai, bukankah itu adalah sepatu dari salah branded ternama di Eropa, jam yang Tuan pakai itu adalah jam keluaran terbaru pada tahun kemarin dan sekarang masih begitu banyak orang yang mengincar jam itu. Semua yang Tuan pakai adalah barang mahal, sudahlah Tuan. Tuan tidak bisa mengelabui saya,'' kata si lelaki tersebut dengan percaya diri tentang apa yang dia katakan kepada William.
William melihat ke semua barang yang dia pakai, William cukup terkejut karena ternyata lelaki yang berada di depannya ini sangat mengerti tentang barang mahal.
__ADS_1
''Bagaimana bisa dia tau tentang barang yang aku pakai padahal aku sudah memakai barang yang sudah lama ku beli dan lelaki ini ternyata mengenal begitu banyak tentang barang mewah,'' gumam William di dalam hatinya dengan wajah terkejut saat mendengar apa yang dikatakan oleh lelaki yang berada di depannya tersebut.