
''Mah, sebenarnya Saif masih mencintai Aira bahkan sebenarnya Saif juga tidak pernah menyentuh wanita malam yang sering Saif bawa ke rumah. Hati Saif masih mencintai dia hanya saja aku tidak bisa menerima pengkhianatan yang dilakukan oleh Aira kepada ku dulu. Hati ku masih sangat sakit saat aku harus mengingat bagaimana dia tidak memakai bajunya, dan bekas darah di samping Aira membuat Saif sangat hancur sehingga dia menyerahkan kesuciannya untuk lelaki lain.'' kini Saif tampak terlihat rapuh saat dia mengingat bagaimana kejadian di masa lalu.
Apa yang dikatakan oleh Saif memang benar bahwa selama ini Saif tidak pernah memakai wanita wanita yang sering di bawa oleh Saif. Semua itu Saif lakukan hanya untuk membuat Aira terluka karena Saif mengira bahwa Aira menangis maka dia akan bahagia ternyata tidak. Saif malah semakin terluka dan itu membuat dirinya merasa bersalah kepada Aira.
''Aku sudah berusaha untuk membenci dia tapi setiap aku menghina Aira dan melihat dia menangis. Hati ku juga ikut sakit, Mah aku benar benar sangat terluka tapi aku masih belum bisa memaafkan kesalahan Aira.'' ucap Saif sambil menundukkan kepalanya saat dia kembali mengingat bagaimana dia menyakiti Aira bahkan sampai memukulinya.
__ADS_1
Sebenarnya Saif juga masih mencintai Aira, tapi di sisi lain dia tidak bisa memaafkan kesalahan Aira sehingga Saif pun bertindak kasar dan terus menyakiti Aira agar dia bisa membenci Aira dan melupakan cintanya. Tapi dia tidak bisa, semakin dia membenci Aira semakin rasa terluka di dalam hatinya semakin terasa.
Mama Saif pun langsung menampar pipi Saif saat dia mendengar bagaimana perasaan anaknya terhadap Aira yang masih mencintai Aira.
''Saif!!, kamu jangan bodoh ya. Udah jelas jelas kamu itu di khianati oleh Aira tapi kamu masih mencintai dia. Sudah cukup Mama mengalah karena dulu kau sangat bersikeras untuk menikahi Aira tapi kini Mama benar benar sudah tidak bisa menahannya lagi. Mama ingin kamu untuk menceraikan Aira sekarang juga, Mama malu Saif saat Mama harus memperkenalkan menantu Mama yang ternyata sudah tidak suci lagi. Apalagi waktu itu kalian berdua mau menikah, dan sekarang Mama mau kamu menceraikan Aira. Mama akan mencarikan wanita yang lebih baik dari Aira, jangan bodoh hanya mencintai satu wanita yang sudah menyakiti kamu.'' kini Mama Saif tampak terus mendesak Saif agar segera menceraikan Aira karena dari dulu Mama Saif sangat tidak menyukai Aira.
__ADS_1
Dan semenjak itu juga Mama Saif tidak pernah menganggap Aira sebagai menantunya, bahkan Mama Saif pun sering menghina Aira saat Aira bermain di rumahnya.
''Saif, kamu harus berfikir jernih. Masih banyak di luaran sana wanita yang lebih cantik, lebih baik dari Aira. Jadi Mama harap sekarang kamu buka mata kamu dan lihat bagaimana sebenarnya sifat Aira yang sudah menyelingkuhi kamu.'' Mama Saif masih berusaha untuk membuat Saif sadar dan segera menceraikan Aira.
Saat ini Saif hanya bisa diam sambil memegang pipinya yang tadi di tampar oleh Mama nya sendiri.
__ADS_1
''Mah, aku akan memikirkannya nanti. Sekarang Saif harus pulang dulu karena ini hari juga sudah malam.'' kata Saif lalu beranjak keluar dari rumah ke dua orang tuanya.