Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 59


__ADS_3

Setelah perdebatan singkat dengan Aira, Mommy William pun berniat untuk pergi menemui William dengan mengadukan tentang bagaimana sikap Aira padanya tadi.


''Sial! Bagaimana bisa wanita itu bersikap berani seperti itu dan berani menolak permintaan ku untuk segera memiliki seorang anak? Tidak, pokoknya aku tidak akan pernah membiarkan rencana ku gagal, aku harus memberitahukan semua ini kepada William tentang bagaimana sikap istrinya itu padaku agar William bisa mengatur istrinya menjadi wanita yang baik dan mau menuruti apa yang aku katakan!'' ucap Mommy William dengan perasaan kesalnya saat dia mengingat bagaimana tadi sikap Aira padanya yang sangat berani.


Kini Mommy William pun berada di dalam mobil untuk pergi menemui William di kantornya untuk mengadukan sikap Aira pada William. Setelah tiba kini dia pun langsung pergi menemui William dengan wajah cemberutnya.


''William!'' panggil Mommy William dengan wajah marahnya sambil menghampiri William.


William pun cukup terkejut dengan panggilan sang Mommy dan lebih terkejutnya lagi William merasa aneh dengan kedatangan Mommy William di kantornya dengan wajah kesal seperti itu.


''Ada apa, Mom? Kenapa Mommy datang-datang marah seperti ini?'' tanya William dengan menatap kearah Mommy nya yang duduk di sofa yang berada di ruangannya.

__ADS_1


''Mommy ingin mengatakan sesuatu sama kamu ini tentang istri ke dua kamu itu!'' kata Mommy William dengan nada ketus nya saat dia mengatakan Aira.


William mengernyitkan dahinya saat dia mendengar apa yang akan dikatakan oleh Mommy nya yang menyangkut nama Aira.


''Ada apa dengan Aira, Mom?'' tanya William dengan wajah penasarannya.


''Kau tau bahwa istri mu itu benar-benar wanita kurang ajar! Masak dia berani sekali melawan keinginan Mommy untuk segera memiliki seorang anak. Apakah wanita seperti itu tidak terlalu kurang ajar! William, pokoknya Mommy tidak mau tau kau harus mengajari istri mu itu bagaimana bersikap baik kepada mertuanya. Will, dia benar-benar wanita yang sangat kurang ajar bahkan kepada Mommy saja dia berani bersikap seperti itu bagaimana dengan kamu?'' kata Mommy William dengan berusaha untuk membuat William mau mengajari Aira agar dia mau menurut kepada keluarganya.


William benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang saat ini dikatakan oleh Mommy tentang Aira dan William juga tidak habis pikir kenapa Aira malah bersikap seperti itu pada Mommy nya padahal seharusnya dia bisa merayu hati Mommy nya untuk bisa terus tinggal di keluarga Ribery.


''Baiklah, pokoknya Mommy tidak mau tau kau harus membuat wanita itu nurut kepada Mommy karena kalau tidak maka sebaiknya kamu bercerai dengan dia karena Mommy tidak mau memiliki menantu pembangkang seperti dia,'' kata Mommy William dengan mengancam William agar berpisah dengan Aira.

__ADS_1


Setelah mengatakan semua itu kini Mommy William pun pergi meninggalkan ruangan William dan saat ini William benar-benar tidak habis pikir dengan sikap Aira kepada Mommy nya.


''Sial! Bagaimana bisa Aira bersikap seperti itu, apakah dia tidak tau bahwa jika dia mencari masalah dengan Mommy maka dia tidak akan hidup tenang!'' ucap William sambil memikirkan tentang sikap Aira kepada Mommy nya.


Malam hari pun kembali menyapa, saat ini William pulang dengan wajah kesalnya kepada Aira sedangkan Aira duduk santai sambil menikmati kopi di luar rumahnya.


''Aira!'' panggil William dengan sedikit membentak kearah Aira yang saat ini berada di depannya.


Aira sama sekali bersikap santai tanpa merasa panik saat melihat bagaimana sikap William saat ini padanya.


''Apa maksud kamu bersikap seperti itu pada Mommy ku? Kau tau kan bahwa Mommy adalah orang tua ku dan kau harus menghormati dia sebagai ibu mertua mu bukan malah bertengkar dengan Mommy!'' kata William dengan wajah kesalnya terhadap Aira.

__ADS_1


Aira langsung berdiri saat mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya tersebut tentang kejadian tadi pagi.


''Oh jadi kau pikir aku yang bersalah karena bersikap buruk pada keluarga mu? Seharusnya kau bertanya kenapa aku sampai bersikap buruk pada Mommy mu itu karena dia yang memulai dulu, Mas. Dia menginginkan aku untuk segera melahirkan seorang anak, dia pikir gampang apa melahirkan seorang anak dalam waktu dekat. Ingat ya, aku bukan mesin pembuat anak yang bisa membuat anak kapan saja yang kalian mau. Aku tidak akan pernah melahirkan anak untuk keluarga kalian karena aku lebih baik mati dari pada nantinya anak ku harus menjadi babu di keluarga kalian!'' jawab Aira dengan penuh amarah kepada William yang saat ini berada di depannya.


__ADS_2