
Nick langsung menghampiri Callista dengan wajah terkejutnya lalu dia menatap serius kearah Callista.
''Kau benar dengan apa yang kau katakan, Callista?'' tanya Nick ingin memastikan bahwa apa yang dia dengar itu tidak salah.
''Tentu saja, Nick buat aku berbohong pada mu,'' jawab Callista dengan nada tegasnya.
''Kau yakin bahwa kau hamil anakku?'' tanya kembali Nick ingin memastikan bahwa anak yang di kandung oleh Callista benar anaknya atau bukan karena saat Nick menyentuh Callista saat itu dia sudah tidak perawan lagi jadi Nick meragukan kehamilan Callista.
Mendengar pertanyaan dari Nick, Callista benar-benar sangat kesal karena Nick berfikir bahwa dia meragukan tentang kehamilannya tersebut bahwa anak ini adalah benar anaknya.
__ADS_1
''Kau benar-benar lelaki berengsek, Nick! Untuk apa aku memberitahukan padamu jika anak ini bukan anak mu! Tentu saja ini anak mu karena selama beberapa bulan ini aku hanya berhubungan dengan mu dan bodohnya kamu yang sama sekali tidak memakai pengaman. Lihat sekarang apa yang terjadi padaku, Nick! Aku hamil dan sialnya lagi aku malah hamil anak mu!'' bentak Callista dengan amarah di dalam hatinya saat dia harus menerima kenyataan bahwa saat ini dia tengah hamil anak dari Nick.
Nick berusaha untuk menenangkan Callista, dia tau bahwa memang dia lah yang bersalah karena selama berhubungan intim Nick tidak pernah mau memakai pengaman sedangkan Callista. Dia memang menghindari alat kontrasepsi karena itu akan mempengaruhi hormon di tubuhnya. Callista takut jika nanti tubuhnya akan gemuk karena obat kontrasepsi itu.
''Sayang, kamu tenang dulu ok. Kita bicarakan masalah ini dengan kepala dingin, ayo kita duduk di sofa dulu,'' kata Nick dengan berbicara lembut kepada Callista untuk membuat dia merasa tenang.
''Aku tidak mau anak ini lahir! Aku mau menggugurkannya Nick, kau tau bahwa selama ini aku sama sekali tidak menginginkan seorang anak dan sekarang aku harus segera bertindak sebelum semua orang tau bahwa saat ini aku sedang mengandung,'' kata Callista dengan berfikir untuk menggugurkan anak yang saat ini tengah dia kandung.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Callista, Nick cukup terkejut karena ternyata Callista berniat untuk menggugurkan kandungannya.
__ADS_1
''No No, jangan lakukan itu. Bagaimana pun juga dia anak kamu, itu anak kita berdua, Call. Bagaimana bisa kamu ingin membunuh anak kita,'' kata Nick dengan berusaha mencegah Callista untuk menggugurkan anaknya.
''Kau pikir aku bahagia dengan kehamilan ini Hah? Kau tidak tau bahwa saat ini aku sudah memiliki suami dan sekarang aku malah hamil dengan lelaki lain. Kau tau bahkan suami ku saja tidak pernah menyentuh ku lalu bagaimana bisa saat ini aku sedang hamil. William pasti akan membunuh ku, Nick!'' ucap Callista dengan nada frustasinya karena saat ini dia benar-benar tidak menginginkan kehadiran anak ini.
Saat ini Nick tampak begitu sangat panik, dia tidak mau Callista menggugurkan anak yang tengah dia kandung apalagi selama ini Nick mengharapkan seorang anak.
''Tidak tidak, aku tidak akan pernah membiarkan Callista menggugurkan anak ini. Aku sudah berusaha untuk memiliki seorang anak untuk keturunan keluarga ku, aku harus segera mencari cara untuk bisa membuat Callista mengurungkan niatnya menggugurkan anak ini,'' gumam Nick di dalam hatinya dengan memikirkan rencana agar Callista mau mempertahankan anaknya.
''Call, kau jangan terlalu gegabah seperti ini. Baiklah, jika kamu khawatir bahwa William akan membunuh kamu maka aku siap untuk menikahi kamu dan menjadi Ayah dari anak kita berdua ini. Tinggal saja William dan hidup lah bersama ku, Call. Aku bisa memberikan apa yang William berikan padamu bahkan aku akan memberikan lebih agar bisa membuat kamu bahagia jadi ceraikan saja William dan hidup bersama ku, bagaimana?'' ujar Nick dengan meminta Callista untuk menikah bersama dengan dirinya dan meninggalkan William.
__ADS_1