Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 67


__ADS_3

Saat ini William pun masuk ke dalam rumah Aira dengan melihat sekeliling tempat itu.


''Aira, suami kamu udah datang nih!'' panggil Ibu Aira yang saat ini menemani William yang tengah berada di ruang tamu.


Aira yang saat ini berada di dapur pun cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ibu nya, Aira langsung berjalan keluar untuk memastikannya sendiri dan benar saja saat ini dia melihat William yang tengah duduk di ruang tamu rumahnya.


Aira menatap tajam kearah lelaki yang tidak ingin dia temui, dia benar-benar sangat benci dengan lelaki yang saat ini berada di depannya ini.


''Kenapa kau datang ke sini?'' tanya Aira dengan nada dinginnya saat dia berbicara dengan William.

__ADS_1


Ibu Aira yang saat ini berada di sampingnya pun cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Aira kepada suaminya tersebut.


''Aira, kenapa kamu bicara seperti itu. Dia itu suami kamu dan dia juga baru pulang bertugas bagaimana bisa kamu tidak menyambutnya dan mengatakan hal yang sedingin itu kepada suami mu,'' ucap Ibu Aira dengan perasaan tidak enak kepada William.


''Bu, Ibu tau dia manusia seperti apa? Dia itu ibl–''


''Bu, aku ingin berbicara dengan istri ku hanya berdua saja. Ada sesuatu yang ingin aku katakan kepada istri ku, ku mohon Bu,'' ucap William langsung memotong pembicaraan Aira yang ingin mengatakan hal yang sebenarnya kepada Ibu nya.


''Baiklah, aku akan pergi. Kalian berdua selesai masalah kalian dengan kepala dingin, dan untuk mu Aira kau jangan bersikap kasar seperti itu pada suami mu karena bagaimanapun juga dia masih suami mu. Dalam sebuah rumah tangga pertengkaran adalah hal yang biasa dan kau harus bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin jangan emosi seperti ini. Jadi bicara lah dengan baik-baik,'' jawab Ibu Aira dan dia pun berjalan keluar dari ruang tamu itu.

__ADS_1


Kini tinggal William dan juga Aira yang berada di ruang tamu tersebut, Aira tampak menatap benci kearah William. Aira benci dengan semua yang ada di dalam diri William, Aira benci dengan pertemuannya dengan William, Aira benci dengan semua yang bersangkutan dengan William termaksud malam dimana William merenggut paksa kesuciannya.


''Aira, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu. Aku minta maaf atas semua kesalahan ku padamu, Aira. Saat itu aku benar-benar kehilangan kendali dan sekarang aku ingin menebus semua kesalahan ku padamu, ku mohon berikan aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku padamu, Aira. Aku berjanji tidak akan menyakiti kamu lagi dan mari kita mulai semuanya dari awal, mari kita membuka kembali lembaran baru, Aira. Antara aku dan kamu, kita berdua saling melupakan masa lalu yang pernah terjadi antara kita berdua,'' ucap William dengan mengungkap rasa penyesalan di dalam hatinya dan meminta maaf kepada Aira atas kesalahan yang telah dia lakukan.


Aira tersenyum pahit saat mendengar apa yang dikatakan oleh William, dia benar-benar mengganggap bahwa dirinya hanya sebuah mainan yang mudah untuk di lupakan.


''Hahaha! Kau sangat lucu Mas, kau meminta kita membuka kembali lembaran baru dan memulai semuanya dari awal? Hahahhah, kau sangat lucu,'' tawa Aira dengan nada mengejek kearah William yang saat ini berada di depannya.


''Apa yang salah dari ucapan ku, Aira?'' tanya William tampak begitu bingung saat melihat Aira yang tertawa dengan perkataannya.

__ADS_1


''Tidak kau tidak salah hanya saja kau sangat bodoh, kau berfikir bahwa kau ingin kita untuk membuka kembali lembaran baru padahal sebenarnya kita tidak pernah memulai hubungan ini, Mas. Antara aku dan kamu kita tidak pernah memiliki hubungan yang sebenarnya, kau menipu ku dan bodohnya aku percaya pada lelaki seperti mu. Jadi sebenarnya tidak ada yang perlu lupakan di masa lalu dan memulainya karena sesungguhnya kita tidak pernah memiliki hubungan sedekat itu. Pernikahan ini terjadi karena sebuah kebodohan dan sekarang aku sudah sadar bahwa aku telah di bodohi oleh mu. Sekarang pergilah dan kembali pada keluarga mu,'' jawab Aira dengan mengusir William untuk pergi dari rumahnya.


__ADS_2