
William masih berusaha untuk menahan Aira agar dia tidak pergi tapi dia gagal dan Aira pun pergi dari rumahnya.
Saat ini Aira hanya bisa menangis dengan menaiki sebuah taksi, Aira tidak tau bagaimana dia harus menghadapi semua kejadian ini. Dua kali, dua kali Aira di bohongi oleh seorang lelaki dan tentu saja ini semua membuat hati Aira sangat sakit dan tidak lagi mau mempercayai tentang cinta dari seorang lelaki.
''Ya Allah, dosa apa yang telah hamba perbuatan di masa lalu sehingga Engkau menghukum hamba seperti ini, hiks hiks,'' tangis Aira dengan menumpahkan semua rasa sakit di dalam hatinya.
Setelah tiba di rumahnya saat ini Aira tidak tau harus mengatakan apa kepada keluarganya, dia tidak mau membuat hati mereka kembali terluka atas apa yang terjadi padanya.
''Apa yang harus aku katakan kepada kedua orang tuaku? Tidak mungkin aku mengatakan hal yang sebenarnya terjadi pasti mereka berdua akan kembali merasa terluka jika sampai mengetahui bahwa aku berpisah dengan Mas William. Sebaiknya aku rahasiakan dulu masalah ini dan aku akan menjelaskan semuanya kepada mereka secara perlahan, aku tidak mau membuat mereka terkejut apalagi saat ini keadaan Ibu dan juga Bapak kurang begitu sehat jadi sebaiknya aku rahasiakan dulu masalah ini dari mereka berdua,'' ucap Aira dengan berusaha untuk bersikap tenang bahkan saat ini Aira menghapus air matanya dan tersenyum agar mereka tidak curiga bahwa dia selesai menangis.
Aira pun mulai mengetuk pintu rumahnya, dan tak lama kemudian Ibunya pun keluar sambil membuka pintu rumahnya.
''Aira?'' Ibu Aira tampak begitu sangat terkejut saat melihat kedatangan Aira di rumahnya.
__ADS_1
''Ibu? Assalamualaikum,'' Aira langsung mencium tangan sang Ibu.
''Waalaikumsallam, Aira kamu datang sendiri Nak? Dimana Wiliam?'' tanya Ibu Aira dengan mencari keberadaan William.
''Emm, Mas William sedang sibuk, Bu makanya dia tidak datang bersama dengan Aira di sini,'' jawab Aira dengan memberikan alasan kepada sang Ibu.
Ibu Aira pun melihat kearah bawah dan dia merasa bingung saat melihat Aira membawa koper besar.
''Bu, sebenarnya aku sangat rindu sama Ibu dan juga Mas William sedang pergi keluar negeri karena Aira merasa ketakutan berada di rumah itu seorang diri jadi Aira memutuskan untuk tinggal bersama Ibu sampai Mas William kembali pulang. Ibu gak keberatan kan jika Aira menginap di sini?''
''Tidak Nak, Ibu tidak keberatan asalkan kamu sudah mendapatkan ijin dari suami kamu. Ayo sekarang kamu masuk ke dalam lagian Ibu juga sangat senang jika kamu berada di rumah ini dan Ibu juga sangat rindu sama kamu, Nak.'' Ibu Aira pun menyuruh Aira untuk masuk ke dalam rumahnya tanpa ada rasa curiga sedikitpun kepada Aira.
Sedangkan di tempat lain, saat ini William merasa sangat panik. Dia benar-benar tidak ingin kehilangan Aira, dia berusaha keras untuk membuat Aira mau kembali padanya.
__ADS_1
''Aku harus mencari cara untuk membuat Aira kembali kepadaku dan mengurungkan niatnya untuk menceraikan aku karena bagaimanapun juga aku tidak mau berpisah dengan Aira,'' ucap William dengan berjalan mondar-mandir sambil memikirkan cara untuk bisa membuat Kata kembali padanya.
Saat ini Mommy William pun masuk ke dalam ruangan William dan Mommy nya benar-benar sangat bingung saat melihat William seperti orang kebingungan.
''William, kau kenapa?'' tanya Mommy William sambil masuk ke dalam ruangannya.
''Mom, Aira pergi dari rumah dan sekarang dia meminta cerai dengan Willuam,'' jawab William dengan mengatakan hal yang sebenarnya kepada Mommy nya.
''Ya sudah ceraikan saja dia, lagian masih banyak wanita di luar sana yang mau memberikan anak untuk keluarga kita. Dia itu benar-benar wanita yang tidak tau diri, masih untung anak ku William mau menikahi dia. Memangnya lelaki mana yang mau dengan wanita yang sudah tidak suci saat dia masih remaja, suaminya saja tidak mau menyentuh dia tapi dengan sok jual mahal dia menolak untuk memberikan keturunan kepada keluarga Ribery. Benar-benar wanita yang tidak tau diri!'' Mommy William tampak begitu sangat marah saat mengingat bagaimana sikap Aira.
''Mom, sepertinya ada kesalahpahaman terhadap Aira. Sebenarnya dia masih suci karena aku lah lelaki pertama yang menyentuh dia,'' kata William dengan mengatakan apa yang telah terjadi tadi malam.
''Apah!'' Mommy William tampak sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh William.
__ADS_1