Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 77


__ADS_3

Malam hari pun kembali menyapa, saat ini Aira menyiapkan makan malam untuk dirinya dan tak lama kemudian Callista pun datang menghampiri Aira yang saat ini berjalan menuju kearah Aira.


''Hah, kau makan makanan kampungan seperti ini? Ya memang pantas untuk kamu karena kamu juga wanita kampungan yang memiliki kepercayaan diri untuk menikah dengan William,'' ucap Callista dengan nada suara mengejek kearah Aira.


Aira hanya diam sambil menatap kearah Callista, dia sama sekali tidak mendengarkan ejekan Callista padanya karena Aira sama sekali tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Callista. Melihat Aira yang sama sekali tidak peduli tentang apa yang dikatakan oleh dirinya.


''Heh! Kau tuli ya atau jangan-jangan kamu buta? Kamu tidak lihat bahwa aku ada di sini,'' ucap Callista sambil menarik tangan Aira.


Aira langsung menghempaskan tangan Callista yang memegang tangannya.


''Lepaskan aku, Callista!'' jawab Aira dengan nada dinginnya.

__ADS_1


Melihat sikap Aira yang bersikap dingin membuat Callista merasa sangat marah kepada Aira.


''Heh, wanita kampungan! Berani sekali kau bersikap kurang ajar seperti itu, ingat ya di sini istri yang di cintai oleh William adalah aku dan kamu! Kamu hanya istri pengganti untuk melahirkan seorang anak. Aku yakin setelah ini kau akan di buang karena kau hanya wanita pengganti untuk William,'' kata Callista dengan berbisik ke telinga Aira agar dia sadar akan posisinya di rumah ini.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Callista, Aira hanya tersenyum sinis.


''Callista, sebaiknya kamu pergi ke kamar kamu dan ngaca di sana. Aku yakin bahwa kau di dalam kamar mu ada kaca besar untuk menyadarkan kamu. Kau sangat bangga dengan status mu dengan istri yang bahkan semua orang tidak tau tentang status kamu yang sebagai istri. Callista, aku malah sangat kasihan sama kamu karena William tidak mau mengakui kamu sebagai istrinya dan malah memilih aku,'' jawab Aira dengan membalas dan membuat Callista semakin ingin untuk mengakui tentang pernikahannya ini bersama dengan William.


Mendengar perkataan Aira kini Callista pun semakin merasa di provokasi dan dia pun tersenyum sinis kearah Aira. Callista ingin membuktikan bahwa dirinya masih berharga di hati William.


Setelah mengatakan itu semua, Callista pun pergi dengan tersenyum kearah Aira dan Aira juga tersenyum bahagia karena akhirnya apa tujuannya akan segera tercapai.

__ADS_1


Saat ini Callista sedang menunggu kedatangan William dan tak lama kemudian William pun datang.


''Honey, akhirnya kamu datang juga,'' sapa Callista dengan bergelayut manja kepada William.


Melihat sikap Callista, William pun merasa cukup aneh dengan sikap Callista padanya.


''Honey, aku akan membantu kamu untuk mandi ya.''


''Callista, aku sangat lelah jadi jangan ganggu aku dulu,'' kata William dengan berjalan menuju ke kamarnya dan Callista pun mengikuti William sampai ke kamarnya.


Setelah berada di dalam kamarnya Callista masih bergelayut manjat pada William.

__ADS_1


''Honey, biarkan aku bicara sebentar. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu ini tentang hubungan kita berdua, Honey. Aku ingin kamu mengatakan kepada semua orang bahwa aku ini adalah istri pertama kamu,'' kata Callista dan tentu saja membuat William terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Callista.


''Apah?''


__ADS_2