
Saat ini Callista pun menyentuh wajah William, dia mulai membelainya dengan sangat lembut. Callista berusaha untuk menggoda William agar dia mau bercinta dengan William. Sudah 4 tahun lamanya Callista bersama dengan William, 2 tahun dia menjadi tunangan William dan 2 tahun setelahnya dia menjadi istri dari William tapi sampai saat ini Callista sama sekali tidak pernah bisa tidur dengan William.
''Honey, ku mohon jangan tolak aku lagi,'' gumam Callista di telinga William dengan suara menggoda agar William tidak lagi menolak dirinya.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Callista, hati William menjadi sangat teriris karena Callista sudah menjadi istrinya tapi William sama sekali belum pernah mau untuk menyentuh Callista. Tidak, bukannya William tidak mau hanya saja tubuhnya sama sekali tidak bereaksi apapun terhadap Callista dan semua itu sama sekali tidak di mengerti oleh William kenapa tubuh dia tidak bereaksi terhadap Callista.
Callista mulai mendekatkan bibirnya pada bibir William, dia menyentuh bibir William dengan bibirnya dan ketika Callista ingin mencium bibir William tiba-tiba dia teringat akan wajah Aira. Bayangan wajah Aira benar-benar mengganggu konsentrasinya saat ini. Dia kini tidak bisa menahannya dan langsung mendorong tubuh Callista.
__ADS_1
''Honey, maafkan aku. Aku masih memiliki beberapa pekerjaan di kantor, kau lebih baik istirahat dulu saja. Kau pasti kelelahan dan aku akan kembali besok, Bye Honey.'' William mencium kening Callista dan dia pun berjalan keluar dari kamar mereka berdua.
Callista kembali menatap kesal kearah William yang kembali menolak dirinya.
''Sial! Sampai kapan dia akan terus menolak diriku seperti ini? Sudah 4 tahun aku bersama dengan dia tapi aku sama sekali belum pernah tidur dengannya. Ini benar-benar sangat menyebalkan!'' Callista tampak terlihat sangat marah dengan William yang kembali menolak dirinya.
Sebenarnya dulu Callista juga wanita biasa, dia bahkan terlahir sebagai anak yatim piatu tapi kejadian 5 tahun yang lalu saat Callista bertemu dengan seorang wanita yang tengah tertidur di sebuah gubuk dengan memakai cincin mahal membuat Callista berniat untuk mengambilnya. Saat itu Callista mengambil cincin milik wanita itu yang terlihat sangat indah, Callista yang berniat untuk menjual cincin itu pun tanpa sengaja malah bertemu dengan William.
__ADS_1
Saat itu William mengatakan tentang cincin tersebut dan Callista malah berbohong dengan mengatakan bahwa cincin itu adalah miliknya dan berpura-pura menjadi wanita yang telah menolong William. Saat itu juga William pun membawa Callista bersama dengan diri sendiri dan selama 4 tahun ini Callista selalu berada di samping William. Callista bahkan berpura-pura sakit dan mengalami tubuh yang lemah karena dulu dia pernah menolong William hingga saat ini keluarga William dan juga William mencari seseorang yang pantas untuk mengandung anaknya karena keadaan Callista yang lemah.
Callista benar-benar wanita yang licik, dia melakukan segala cara agar apa yang dia inginkan bisa segera terwujud meskipun itu harus membuat dirinya berkorban.
Sedangkan di tempat lain, saat ini William tengah berada di dalam mobilnya. Dia masih mengingat kejadian tadi bersama dengan Callista.
''Sial! Kenapa di saat seperti itu aku malah mengingat wajah Aira? Aku benar-benar tidak mengerti dengan perasaan ku saat ini, aku bahkan sama sekali belum menyentuh Callista dan aku juga tidak mengerti dengan tubuh ku yang sama sekali tidak merespon oleh sentuhan Callista.'' William tampak merasa kesal dengan dirinya sendiri yang tidak bisa melakukan hubungan intim dengan Callista.
__ADS_1