
Dan setelah pertengkaran itu kini Saif pun menuju ke kantornya dan meninggalkan Aira yang masih menangis karena ulah Saif. Aira masih tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Saif padanya padahal dia dulunya adalah lelaki yang sangat baik yang mencintai Aira dengan sepenuh hati. Tapi kini Saif seperti orang yang asing bagi Aira karena sifat kejam yang di lakukan Saif pada Aira. Mungkinkah rasa kecewa di dalam diri Saif sampai membuat dia menjadi kejam seperti ini. Tapi semua yang di tuduhkan oleh Saif pada Aira itu sama sekali tidak benar dan bukan hanya Saif yang terluka di sini tapi Aira pun juga terluka karena ulah Saif.
Di saat Aira ingin berdiri dan menghapus air matanya tiba tiba seorang wanita yang di bawa oleh Saif pun datang sambil tertawa melihat kearah Aira yang tampak terlihat menyedihkan.
''Hahahaha, kasian banget sih kamu jadi seorang istri tapi di anggap babu sama suami kamu. Dan tadi aku benar-benar tidak salah dengarkan bahwa kamu belum di sentuh sama sekali dengan suami kamu??. Oh My God, kau benar benar seorang babu yang memiliki status istri.'' ucap si wanita tersebut dengan menertawakan Aira yang saat ini tampak begitu sangat menyedihkan.
__ADS_1
Tadi wanita sebenarnya tidak sengaja saat dia mendengar tentang pertengkaran mereka berdua dan hal yang paling membuat wanita itu terkejut adalah ternyata Saif sama sekali belum pernah menyentuh istrinya. Selama ini dia berfikir bahwa Saif sering memesan dirinya karena istrinya tidak pandai di atas ranjang tapi ternyata dugaannya salah. Saif tidak menyentuh wanita itu karena dia sangat membenci istrinya.
Aira pun hanya menatap sinis kearah wanita yang di bawa oleh Saif yang saat ini menghina dirinya.
''Dasar wanita kurang ajar!!'' maki Wanita tersebut.
__ADS_1
Wanita itu pun merasa kesal dengan apa yang dikatakan oleh Aira padanya. Dia pun berniat untuk menampar pipi Aira tapi dengan cepat Aira langsung menahan serangan wanita tersebut dengan menatapnya tajam.
''Jangan pernah sekali kali tangan kotor mu ibu menyentuh tubuhku apalagi sampai menyakitinya. Kau hanya wanita sampah yang di pungut di pinggir jalan oleh suami ku yang buta itu. Jadi ingat untuk sadar akan derajat dirimu yang hanya mengandalkan tubuh kotor mu itu!!'' ucap Aira lalu menghempaskan tangan wanita itu yang ingin menampar dirinya.
Dan setelah puas menghina wanita itu kini Aira pun meninggalkan wanita itu dengan tatapan sinisnya. Mungkin wanita itu akan berfikir bahwa Aira hanya akan diam tidak akan melawan saat dia menghina Aira tapi ternyata dia salah. Ternyata Aira malah membalas dirinya dan juga menghinanya dengan tersenyum puas.
__ADS_1