Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 80


__ADS_3

Mendengar apa yang dikatakan oleh Aira, William langsung melepaskan pelukannya. Dia kembali teringat akan Callista yang saat ini juga menjadi istrinya. William langsung berjalan menuju ke jendela kamar Aira dan membuka jendela tersebut. William merasakan hembusan angin di pagi hari yang sangat sejuk.


''Aira, bukankah waktu itu aku pernah mengatakan padaku bahwa aku menikahi Callista karena ada sebuah hal. Sekarang aku akan menceritakan semuanya pada mu, sebenarnya aku menikahi Callista karena dia telah menyelamatkan nyawa ku. Dulu aku pernah tinggal di negara ini, saat itu aku masih baru saja memulai bisnis ku dan itu pertama kalinya aku mengetahui bagaimana dunia pengusaha. Saat itu aku yang pendatang baru dalam dunia bisnis sudah bisa mendapatkan kerja sama dengan para pengusaha hebat, waktu itu aku benar-benar sangat bodoh sehingga aku tidak menyadari bagaimana kejamnya dunia pengusaha. Saat itu ada sebuah pesta para pengusaha dan aku di undang dalam acara tersebut,'' kata William dengan mulai menceritakan bagaimana kejadian di masa lalu yang pernah dia alami.


FLASHBACK


Di sebuah pesta tersebut begitu banyak para pengusaha terkenal, saat ini William sedang berbincang dengan salah satu pengusaha yang bisa di bilang pengusaha yang paling suksesnya, dia bahkan memiliki beberapa perusahaan besar di berbagai negara. Melihat kesempatan itu William berusaha mendapatkan kerja sama dengan perusahaan milik pengusaha yang bernama Tuan Adamson's.

__ADS_1


Saat ini William dengan berbincang asik dengan Tuan Adamson's hingga membuat Tuan Adamson's merasa tertarik dengan bagaimana sikap sopan William serta hal-hal logis yang di sampaikan oleh William saat Tuan Adamson's memberikan pertanyaan kepada William.


Saat ini William benar-benar tidak ingin kehilangan kesempatan tersebut untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan Tuan Adamson's.


''William, aku benar-benar sangat salut dengan pemikiran kamu yang benar-benar sangat logis. Kau menjelaskan semuanya dengan sangat rinci dan itu benar-benar membuat aku sangat kagum padamu,'' kata Tuan Adamson's dengan memuji pemikiran William yang menurutnya sangat hebat.


''Tuan, bukankah Tuan sudah mengetahui tentang acara pesta ini. Jika berkenan saya ingin perusahaan kecil saya untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan milik Tuan Adamson's. Saya berjanji akan memberikan hasil yang maksimal kepada Tuan Adamson's asalkan Tuan mau bekerja sama dengan perusahaan saya,'' kata William dengan mengatakan maksud dia untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan miliknya.

__ADS_1


''Tentu saja, saya akan menyuruh asisten saya untuk mengurus semuanya. Kau tidak perlu khawatir William karena dari awal aku sudah sangat tertarik padamu,'' jawab Tuan Adamson's dengan menyetujui keinginan William


Mendengar jawaban Tuan Adamson's yang menyetujui permintaannya membuat William benar-benar sangat bahagia dan setelah acara tersebut selesai William pun kembali pulang dengan menaiki mobilnya.


Sedangkan dari tadi sepasang mata menatap tajam kearah William, dia juga salah satu pengusaha yang sangat ingin bekerja sama dengan perusahaan milik Tuan Adamson's tapi Tuan Adamson's menolaknya karena dia tau bahwa pemikiran dari pengusaha yang bernama Tuan Jeremy sama sekali tidak cocok dengan pemikiran Tuan Adamson's. Melihat itu semua membuat Tuan Jeremy sangat marah kepada William dan berniat untuk membunuh William.


Saat ini Tuan Jeremy sedang menyuruh anak buahnya untuk melakukan tugas yaitu membunuh William dan sekarang anak buah Jeremy sedang mengikuti William dari belakang hingga mereka menemukan kesempatan untuk membunuh William. Mereka langsung menusukkan pisau tepat di perut William, William yang setengah sadar pun berusaha untuk lari dari kejaran mereka.

__ADS_1


FLASOFF


__ADS_2