Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 98


__ADS_3

Saat ini Aira benar-benar tidak menyangka bahwa William akan bertindak seperti ini padanya. William lebih memilih dirinya dari pada keluarganya padahal selama ini alasan William menikahi dirinya karena keluarganya yang memintanya untuk menikahi seorang wanita agar dia bisa melahirkan seorang keturunan untuk keluarganya tapi saat keluarga William tidak menyukai dirinya William malah memilih dirinya dan ikut pergi bersama dengan nya.


''Mas, kamu yakin dengan apa yang menjadi keputusan mu hari ini?'' tanya Aira dengan menatap serius kearah William.


''Aku serius dengan keputusan ku ini, Aira dan aku sama sekali tidak ragu sedikitpun saat aku memilih apa yang di katakan oleh kata hatiku,'' jawab William dengan tegas bahwa keputusan nya itu benar-benar sudah sangat matang.


''Kau tidak takut bahwa aku akan menolak mu dan kau akan kehilangan semuanya tanpa mendapatkan cinta mu?''


''Aku tidak peduli kau akan menolak ku atau tidak tapi satu hal yang aku yakini bahwa aku akan terus berjuang untuk mendapatkan cinta mu kembali, Aira. Saat itu aku benar-benar sangat bodoh karena telah mempermainkan perasaan mu dan sekarang aku ingin menebus semua kesalahanku di masa lalu dengan membuktikan bahwa aku benar-benar mencintai kamu. Aku tidak peduli dengan keluarga ku yang menentang diri ku yang ku yakini sekarang adalah bahwa wanita yang aku cintai hanya kamu, hanya kamu tidak ada yang lain lagi,'' ucap William dengan mengatakan hal yang sebenarnya kepada Aira bahwa saat ini diri nya benar-benar sangat mencintainya.


Aira tersenyum lalu dia pun menggenggam tangan William semakin erat, kini dia benar-benar sangat yakin bahwa William hanya mencintai dirinya dan kini hati Aira juga yakin bahwa dia akan terus mencintai William.


''Mas, aku harap apa yang kamu katakan ini benar dan tidak lagi membohongi aku. Kau tau, aku sudah pernah terluka karena satu orang lelaki yang pernah aku cintai dan sekarang aku harap kau benar-benar mencintai ku dengan tulus tanpa ada niat terselubung yang ingin memanfaatkan aku,'' ucap Aira dengan terus menggenggam tangan William.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Aira, William pun merasa sangat bahagia karena akhirnya Aira sudah mau membuka hatinya lagi untuk dirinya.

__ADS_1


''Aira, apa maksud dari perkataan mu ini? Apakah kamu memberikan aku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan ku di masa lalu?'' tanya William dengan raut wajah bahagianya saat mendengar apa yang di katakan oleh Aira tadi.


Aira pun tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


''Iya Mas, aku mau memberikan kamu satu kesempatan lagi asalkan kamu benar-benar akan berubah dan tidak lagi memberikan harapan palsu padaku seperti dulu. Aku harap kamu bisa benar-benar mencintai aku dengan tulus,'' jawab Aira dengan nada lemah lembutnya sambil tersenyum kearah William.


''Aira, apakah aku tidak salah dengar? Alhamdulillah akhirnya kamu mau memberikan aku satu kesempatan lagi, Ya Allah terima kasih banyak. Aira, kau tenang saja aku tidak akan pernah berbohong lagi pada mu dan aku juga akan membuktikan bahwa aku benar-benar mencintai kamu. Mulai sekarang dan seterusnya kau akan tetap menjadi wanita yang aku cintai di dunia ini dan aku akan menjamu bahwa kau tidak akan pernah ada duanya di hati ku karena aku benar-benar mencintai kamu, Aira. Yeah, Aira I Love you!'' ucap William dengan kegirangan sambil memeluk Aira.


Aira pun juga merasa sangat bahagia saat dia mendengar apa yang dikatakan oleh William. Akhirnya hal yang selama ini dia tunggu terjadi juga kepada dirinya. Hari dimana saat Aira berharap bahwa William akan mencintainya juga dan kini semuanya benar-benar terjadi. Aira juga William tampak tertawa bahagia bahkan mereka berdua pun masih berpelukan di pinggir jalan dan di sana banyak orang yang melihat kearah mereka berdua.


Aira yang menyadari bahwa saat ini ada banyak orang yang tengah menatap kearah mereka berdua meminta William untuk melepaskan pelukannya.


''Sayang, kenapa kamu tidak memberitahukan dari tadi kalau orang-orang pada melihat kita berdua?'' kata William dengan wajah malu nya saat melihat semua orang yang tampak tersenyum melihat tingkah William.


''Lagian kamu sih, udah tau ini tempat umum malah main peluk aja sekarang giliran di lihat orang-orang malah bilang malu,'' jawab Aira dengan semakin membuat William merasa canggung.

__ADS_1


''Ih kamu nih malah menyalahkan aku tapi sudahlah biarkan saja mereka semua melihat kemesraan kita berdua lagian aku juga tidak keberatan jika mereka semua melihat kita berdua tersenyum bahagia seperti ini apalagi kamu adalah istri ku jadi itu akan menjadi masalah,'' ujar William lalu merangkul tubuh Aira dengan memamerkan kemesraan mereka berdua.


Aira cukup terkejut dengan sikap William bahkan dia sama sekali tidak merasa malu saat di lihat oleh orang lain bagaimana mereka berdua bermesraan seperti ini tapi entah mengapa perasaan Aira malah bahagia melihat wajah William yang sejak tadi terlihat bahagia juga.


''Oh, sekarang kita mau pergi kemana?'' tanya Aira kepada William karena sejak tadi mereka berdua hanya berjalan tanpa tau arah tujuannya.


Mendengar pertanyaan dari Aira, William langsung terdiam karena dia juga tidak tau kemana dia akan pergi.


''Kau benar, Sayang. Kemana kita akan pergi dan aku juga tidak tau kemana kita berdua harus pergi apalagi saat ini semua aset ku telah di sita oleh keluarga ku,'' jawab William dengan wajah bingungnya saat dia mengingat bahwa dia tidak memiliki tujuan untuk pergi.


William langsung menatap kearah Aira, dia benar-benar merasa sangat bersalah kepada Aira karena sudah membuat dia berada di dalam kesusahan seperti ini. Saat ini bahkan William tidak tau harus membawa Aira kemana karena semua asetnya sudah di ambil oleh keluarganya termasuk uangnya sendiri.


William pun mengambil dompetnya untuk melihat uang yang dia miliki karena percuma saja jika dia memakai uang di ATM nya karena pasti Mommy nya akan langsung menonaktifkan ATM miliknya. William yang melihat isi dompetnya, dia cukup terkejut ternyata isi uang dari dompetnya cukup banyak.


''Alhamdulillah, ternyata di dompet ku ada uang nya, Sayang. Sekarang kita bisa menyewa sebuah hotel untuk tidur kita berdua,'' kata William dengan mengeluarkan uang yang dia miliki yang bernominal lebih dari 10 juta.

__ADS_1


Melihat bagaimana ekspresi wajah William, Aira tau bahwa saat ini William berusaha untuk membuat dirinya tidak khawatir dengan keadaan William saat ini.


''Mas, kamu jangan khawatir dengan masalah tempat tinggal. Kita berdua bisa tinggal di rumah ke dua orang tua ku dan aku yakin setelah mereka berdua pulang dari luar negeri dan melihat kita berdua tinggal di sana, mereka pasti akan sangat bahagia jadi kita tinggal di saja dulu saja, Mas sampai tiba suatu hari nanti kita memiliki uang dan bisa membeli rumah sederhana untuk kita berdua,'' kata Aira dengan menawarkan mereka berdua untuk menginap di rumah orang tua Aira.


__ADS_2