
William cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Aira padanya, tatapan Aira yang dingin membuat William yakin bahwa Aira sudah mengetahui semuanya tentang apa yang selama ini dia dan juga keluarganya rencanakan untuk dirinya.
''Kenapa diam? Apakah apa yang aku mau itu benar?'' Aira semakin memojokkan William yang saat ini diam seribu bahasa sambil menatap kearah Aira.
''Bagaimana kau tau tentang semua masalah ini, Aira?'' tanya William dengan tatapan dinginnya kepada Aira yang sudah mengetahui tentang hal yang sebenarnya dia rencanakan dengan keluarganya.
__ADS_1
''Bagaimana aku tau itu tidak penting! Yang sekarang ini aku pertanyaan adalah kenapa kamu memilih aku untuk menjadi seorang wanita yang harus melahirkan anak kamu, Mas!'' bentak Aira dengan amarah di dalam hatinya saat dia mengeluarkan rasa sakit hati karena William telah menipu dirinya dengan sebuah pernikahan yang dia impikan tapi ternyata ada maksud lain dari pernikahan ini.
Kini Aira benar-benar tidak bisa lagi menahan dirinya untuk terus berpura-pura tidak mengetahui tentang hal yang sebenarnya terjadi.
''Aira, karena kamu sudah mengetahui tentang hal yang sebenarnya terjadi jadi mulai sekarang aku tidak akan lagi menyembunyikan apapun dari kamu. Yang kau katakan memang benar bahwa Callista sebenarnya adalah istri ku, dia adalah istri pertama ku. Aku menikah dengan Callista sudah 4 tahun lamanya tapi karena keadaan Callista yang memiliki sebuah penyakit dan dia tidak bisa memiliki melahirkan anak bagi keluarga Ribery jadi dengan terpaksa aku harus mencari istri ke dua untuk melahirkan seorang anak bagi keluarga Ribery.'' Kini William pun mulai menjelaskan semuanya kepada Aira tentang niat dia menikah dengan dirinya.
__ADS_1
Aira tertawa saat mendengar apa yang dikatakan oleh William padanya, dia mengatakan semua itu seperti sesuatu yang sangat mudah untuk di lakukan.
''Hahaha! Kau sangat lucu Mas, kamu pikir melahirkan itu mudah. Aku harus berjuang bahkan mempertaruhkan nyawaku sendiri untuk melahirkan anak itu dan kau hanya memberikan sebuah harta padaku? Kau benar-benar lelaki yang sangat kejam! Kau mementingkan dirimu sendiri, kau hanya memikirkan perasaan mu sendiri tanpa kau pikirkan perasaan orang lain. Bahkan kau menukar kebahagiaan mu dengan nyawa seseorang. Dimana hati nurani mu, kau tidak lebih kejam dari Mas Saif dan sekarang aku benar-benar tidak ingin bertahan untuk pernikahan yang menyakitkan ini,'' ucap Aira dengan derai air mata saat dia mengatakan untuk berpisah dengan William.
Untuk kedua kalinya dia melakukan hal yang bodoh dan terjebak di dalam pernikahan yang menyakitkan ini.
__ADS_1
''Tidak Aira! tidak, aku tidak akan pernah menceraikan kamu. Aku mohon jangan katakan itu.'' William langsung memeluk Aira dengan perasaan takut bahwa Aira akan pergi meninggalkan dirinya.