Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 66


__ADS_3

Mendengar apa yang dikatakan oleh William, Mommy William benar-benar tidak percaya bahwa Aira masih suci.


''William, kau pasti salah. Bukankah mantan suaminya yang mengatakan sendiri bahwa Aira pernah berhubungan dengan lelaki lain dan membuat dia enggan untuk mendekatinya bahkan menyentuh Aira saja dia tidak pernah. Bagaimana bisa kamu bilang bahwa Aira masih suci William? Kau jangan berbohong kepada Mommy!'' Mommy William tampak terlihat begitu marah pada William yang membela Aira.


''Mom, bukankah sudah aku bilang bahwa aku sudah membuktikannya tadi malam dan dia benar-benar masih suci, dia masih perawan. Sudahlah Mom, aku tidak ingin membahas masalah ini lagi. Mom, aku benar-benar sangat lelah jadi sebaiknya Mommy pergi dari sini karena aku benar-benar sangat lelah dan ingin segera beristirahat,'' kata William dengan menyuruh Mommy nya untuk pergi dari ruangannya tersebut.


Mommy William cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh William, baru kali ini dia mendengar bahwa William mengusir dirinya untuk pergi.


''William? Mommy tidak salah dengarkan? Kau mengusir Mommy untuk pergi dari sini?'' kata Mommy William dengan menatap tajam kearah William yang saat ini berada di depannya.


William mendengus pelan lalu dia duduk sambil memegang kepalanya yang terasa pusing.


''Sudahlah Mom, saat ini William benar-benar tidak ingin berdebat dengan Mommy,''

__ADS_1


''William, kau berani mengusir Mommy hanya demi wanita itu. Jangan bilang bahwa kau sudah mulai mencintai wanita itu karena saat bersama dengan Callista pun kau tidak akan menyuruh Mommy untuk pergi dan sekarang saat Mommy membahas wanita itu kau menyuruh Mommy untuk pergi. Kau benar-benar mencintai wanita itu, William?'' Mommy William tampak begitu tak percaya dengan apa yang saat ini terjadi kepada anaknya tersebut.


''Mom, jika pun aku jatuh cinta kepada Aira lalu kenapa? Dia adalah istri aku dan sudah sewajarnya aku mencintai dia sebagai istri aku,''


''Tapi kau tidak pernah memperlakukan Callista seperti itu, William. Kau selalu memberi jarak kepada Callista, meskipun kau sebenarnya tidak pernah menyakiti Callista tapi kau tidak pernah memperlakukan dia sebagai istri kamu! Bukankah Callista juga istri kamu'' Mommy William tampak terlihat begitu marah kepada William.


''Mom, Mommy seharusnya tau kenapa aku menikahi Callista. Aku melakukan semua ini hanya demi membalas Budi padanya, aku tidak pernah mencintai dia, Mom.'' Kini William tampak mengatakan apa yang dia rasakan kepada Callista.


Mendengar itu Mommy William benar-benar sangat kesal terhadap William dan dia pun berjalan keluar dari ruangan William dengan amarah di dalam hatinya.


Setelah melihat kepergian Mommy nya saat ini William kembali memikirkan cara bagaimana untuk bisa membuat Aira kembali padanya.


''Tidak, aku tidak bisa hanya tinggal diam di sini dan menanti kedatangan Aira. Aku harus pergi menemui dia dan menjemput kembali Aira,'' kata William lalu dia pun mengambil kunci mobilnya untuk pergi ke rumah Aira dan menjemputnya.

__ADS_1


Setelah tiba di rumah Aira, William pun langsung mengetuk pintu rumahnya dan tak lama kemudian Ibu Aira pun keluar dengan tersenyum padanya.


''Nak William, kamu sudah pulang dari luar negeri?'' tanya Ibu Aira dan langsung menanyakan tentang dirinya yang berada di luar negeri.


William menjadi bingung saat Ibu Aira bertanya tentang dirinya yang pergi ke luar negeri padahal dia sama sekali tidak pergi kemanapun.


''Luar negeri?''


''Iya Nak, luar negeri. Bukankah Aira menginap di sini karena kamu pergi keluar negeri.''


William cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ibu Aira. Ternyata Aira masih menyembunyikan tentang pertengkarannya dengan dirinya dan memberikan alasan bahwa dirinya pergi keluar negeri.


''Ternyata Aira masih belum mengatakan apapun kepada keluarganya jadi aku masih memiliki kesempatan untuk membawa Aira kembali di sisiku. Aku tidak akan pernah melepaskan Aira karena hanya dialah wanita yang bisa membuat dirinya menginginkannya,'' ucap William di dalam hatinya dengan tersenyum puas saat dia mengetahui bahwa Aira belum menceritakan apapun kepada keluarganya.

__ADS_1


__ADS_2