Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 82


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, saat ini Callista benar-benar sangat terkejut saat dia melihat sebuah alat tes kehamilan yang bergaris dua. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa dia ternyata sedang hamil.


''Apa? Aku hamil? Tidak, ini tidak mungkin. Tidak mungkin aku hamil,'' kata Callista dengan wajah ketakutannya saat dia mengetahui bahwa ternyata saat ini dia sedang hamil.


Calling tampak mengacak-acak rambutnya karena merasa sangat frustasi dengan keadaannya saat ini. Bagaimana bisa dia hamil sedangkan William sama sekali tidak pernah menyentuh dirinya.


''Aku harus menemui Nick dan membicarakan masalah ini bersama dengannya,'' kata Callista lalu dia pun bergegas untuk menemui Nick.


Selama ini Callista memang sering melakukan hubungan intim dengan kekasihnya dan Callista bahkan sering bergonta-ganti pasangan. Selama ini Callista memang tidak pernah di sentuh oleh William tapi dia sudah sering di sentuh oleh kekasihnya yang bahkan lebih dari satu orang dan kini saat mengetahui bahwa dirinya sedang hamil membuat Callista benar-benar sangat ketakutan.


Saat ini Callista bergegas menaiki mobilnya untuk pergi ke sebuah Apartemen dimana lelaki yang bernama Nick itu berada. Sudah beberapa bulan ini Callista menjalin hubungan dengan lelaki yang bernama Nick tersebut bahkan mereka juga sering melakukan hubungan intim.


''Sial! Bagaimana bisa aku seceroboh ini? Bagaimana jika nanti William curiga padaku dan dia malah menceraikan aku? Tidak! Itu semua tidak boleh terjadi, selamanya aku harus menjadi Nyonya Ribery dan Aira lah yang harus pergi dari keluarga Ribery, bukan aku!'' ucap Callista dengan wajah ketakutannya saat dia membayangkan bagaimana nantinya jika keluarga William tau bahwa ternyata Callista sering berhubungan dengan lelaki lain di luar sana.


Setelah 30 menit perjalanan, akhirnya Callista pun tiba di sebuah Apartemen dimana Nick itu berada. Callista langsung memasukkan kode di Apartemen tersebut karena Callista sudah mengetahui kode dari Apartemen milik Nick tersebut. Callista langsung masuk ke dalam Apartemen tersebut dan melihat Nick yang saat ini tengah tertidur pulas di atas ranjangnya.

__ADS_1


''Nick, bangun sekarang!'' kata Callista dengan berusaha untuk membangunkan Nick yang tengah tertidur dengan sangat pulas.


''Emmm,'' Nick hanya bergumam dan kembali membalikkan badannya tanpa memperdulikan suara Callista yang sejak tadi memanggil dirinya.


Melihat bahwa Nick tidak akan bangun membuat Callista benar-benar sangat marah, lalu saat itu juga Callista menarik selimut Nick dan mendorong Nick hingga membuatny terjatuh.


''Bangun Nick!'' teriak Callista sambil menarik selimut tersebut.


''BBBRRUUKK!" tubuh Nick terjatuh dan saat itu juga dia pun terbangun.


Callista tampak menatap tajam kearah Nick yang saat ini juga menatapnya, melihat bahwa ada Callista di depannya. Nick langsung berubah ekspresi dan langsung tersenyum.


''Sayang, kau datang ke sini pagi-pagi seperti ini? Apakah kau rindu padaku Hem?'' kata Nick sambil menghampiri Callista yang berada di depannya.


Melihat bahwa Nick ingin memeluk dirinya, Callista langsung mendorong tubuh Nick agar menjauh darinya.

__ADS_1


''Jangan sentuh aku!'' kata Callista dengan nada dinginnya lalu membuat Nick terhenti dan menatap bingung kearah Callista.


''Sayang, ada apa dengan mu?'' tanya Nick dengan menatap kearah Callista.


Tanpa banyak bicara lagi, Callista langsung mengeluarkan sebuah alat tes kehamilan yang tadi dia pakai lalu Callista melemparkan di ranjang Nick.


''Kau lihat itu!''


Nick tampak terlihat kebingungan lalu dia pun mengambil benda yang di berikan oleh Callista padanya.


''Apa ini Sayang? Ini sebuah alat tes kehamilan lalu apa hubungannya dengan ku?'' tanya Nick benar-benar sangat bingung dengan apa yang dimaksud dengan alat tes kehamilan tersebut.


''Kau tidak lihat bahwa alat tes kehamilan itu menujukkan garis dua dan itu artinya positif hamil! Aku hamil, Nick!'' kata Callista dengan memperjelas maksud dari atas tes kehamilan tersebut.


Nick benar-benar sangat terkejut saat mendengar bahwa Callista hamil.

__ADS_1


''Apa? Hamil?'' kata Nick dengan membelalakkan matanya saking dia merasa terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Callista.


__ADS_2