Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 110


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain saat ini Callista benar-benar mengalami morning sickness yang parah bahkan untuk berdiri pun Callista sama sekali tidak memiliki tenaga dan kini Callista masih berada di dalam kamar mandi setelah dia mengeluarkan semua isi di dalam perutnya.


''Sial! Hamil ini benar-benar menyiksa ku, aku bahkan tidak bisa melakukan apa yang aku inginkan gara-gara si janin sialan ini!'' maki Callista dengan suara lemahnya sambil menyenderkan kepalanya di bathtub kamar mandinya.


Callista berusaha untuk bangun dan berjalan ke ranjangnya, dia berjalan dengan wajah pucat nya bahkan dia seperti tidak memiliki nyawa dan setelah tiba di ranjang nya Callista langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


''Aku tidak bisa terus diam seperti ini, aku harus segera melakukan rencana ku untuk mendapatkan harta keluarga William. Aku harus mengatakan bahwa saat ini aku sedang hamil dan dengan begitu William sama sekali tidak akan memiliki alasan untuk pergi meninggalkan aku. Benar, dengan begitu William akan kembali padaku dan meninggalkan Aira. Aku harus mengatakan kepada Mommy dan juga Daddy bahwa saat ini aku sedang hamil anak William,'' gumam Callista dengan melakukan rencana nya untuk mengatakan kepada keluarga William bahwa saat ini dia sedang hamil anak dari William.

__ADS_1


''Tapi tunggu dulu, aku harus memulihkan keadaan ku dulu. Aku tidak bisa pergi dengan keadaan seperti ini bisa-bisa aku pingsan di jalan dan aku harus mempersiapkan semua nya agar keluarga William percaya bahwa aku sedang hamil anak William. Aku akan membawa sebuah USG waktu kandungan berusia 5 Minggu dengan begitu mereka akan percaya bahwa aku hamil anak William,'' sambung Callista lalu saat itu juga dia pun memejamkan mata nya untuk beristirahat sejenak dan setelah itu dia akan pergi menemui keluarga William untuk mengatakan tentang kehamilan nya.


Saat ini Nick datang menemui temannya untuk mempertanyakan tentang William, dia benar-benar sangat bingung dengan kehadiran William di perusahaan nya dan semua penjelasan tentang karyawan nya tadi benar-benar membuat Nick sangat ingin tau tentang keadaan William saat ini.


Marcus yang saat ini tengah berada di perusahaan nya pun tampak terlihat sibuk dengan mengerjakan beberapa berkas yang harus dia cek.


''Mar, aku ingin bertanya sesuatu padamu?'' kata Nick saat dia baru saja masuk di ruangan Marcus.

__ADS_1


''Astaga Nick, kamu ini bikin kaget saja. Kau tidak lihat apa bahwa di depan ruangan ku itu ada pintu, kenapa kamu tidak mengetuk pintu dulu, Nick?'' kata Marcus dengan menegur sikap Nick yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan nya.


''Aku tidak memiliki waktu untuk itu, Mar. Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan pada mu dan ini benar-benar sangat penting. Mar, kau tau bahwa tadi aku melihat kedatangan William di perusahaan ku dan apa kau tau bahwa William pergi dari perusahaan ku dengan menaiki sebuah ojek. Itu benar-benar sangat tidak masuk akal bukan? Bagaimana bisa sosok William datang ke perusahaan kecil ku untuk melamar pekerjaan dan dia pergi dengan menaiki ojek? Ini pasti ada yang tidak benar,'' ucap Nick dengan menceritakan tentang apa yang tadi terjadi padanya saat dia bertemu dengan William.


Marcus yang memang sudah mengetahui tentang masalah yang terjadi di keluarga Ribery tampak hanya diam sambil terus melakukan pekerjaannya.


''Nick, kau jangan terkejut seperti itu. Saat ini dalam keluarga Ribery memang tengah ada masalah dan menurut isu yang aku dengar bahwa saat ini William pergi meninggalkan keluarga Ribery dan apakah kau tau alasan kenapa William pergi meninggalkan keluarga Ribery?'' tanya Marcus kepada Nick yang saat ini tengah mendengarkan cerita dari Marcus dengan sangat serius.

__ADS_1


''Tidak, apa alasan dia pergi meninggalkan keluarga Ribery?''


''Itu karena seorang wanita, William pergi meninggalkan keluarga Ribery karena dia mencintai wanita lain. William lebih memilih wanita yang dia cintai dari pada hidup bersama dengan keluarganya dan kau tau Nick bahwa kau memiliki kesempatan besar untuk bisa mendapatkan Callista karena sebenarnya William sama sekali tidak mencintai Callista,'' jawab Marcus dengan mengatakan tentang kebenaran nya kepada Nick dan saat ini Nick benar-benar sangat terkejut dengan penuturan dari Marcus.


__ADS_2