
Saat ini William pun telah tiba di rumah nya dan dia tampak terlihat begitu sangat bahagia, William benar-benar sudah tidak sabar mengatakan kepada Aira bahwa saat ini dia sudah memiliki pekerjaan.
''Assalamualaikum,'' ucap William dengan mengatakan salam saat dia memasuki rumahnya.
Aira yang saat ini tampak sibuk membersihkan rumah nya sama sekali tidak mendengar suara salam William dari luar. William menatap kearah dalam rumah nya yang sama sekali tidak mendengar jawaban salam dari Aira.
''Kok gak ada yang jawab? Aira kemana ya?'' gumam William dengan mencari keberadaan Aira.
William pun berjalan masuk ke dalam rumah sambil mencari keberadaan Aira dan saat melihat ke sisi gudang ternyata Aira saat ini tengah membersihkan gudang tersebut.
William tampak tersenyum saat melihat bagaimana wajah sang istri yang tampak terlihat serius saat dia sedang membersihkan gudang tersebut. William pun masuk ke dalam gudang tersebut dan tak lama kemudian dia langsung memeluk sang istri dari belakang.
''Astagfirullah,'' ucap Aira dengan raut wajah terkejut saat dia merasa ada seseorang yang tengah memeluk dirinya.
__ADS_1
Dan saat Aira merasa hembusan nafas William, dia langsung bernafas lega dan tersenyum sambil melanjutkan pekerjaan nya.
''Mas, kamu ini apa-apaan sih? Selalu saja bikin orang jantungan. Kamu gak tau apa kalau kamu tiba-tiba memeluk aku dari belakang dan aku berfikir bahwa itu adalah orang lain maka sudah aku pukul dia sampai babak belur,'' kata Aira dengan mengatakan hal kejam kepada William saat dia memeluk dirinya dari belakang.
''Tidak apa-apa Sayang, itu berarti menandakan bahwa kamu adalah orang yang waspada. Kamu tidak akan sembarangan melakukan hal seperti ini dengan orang lain selain aku dan aku benar-benar sangat bangga memiliki istri seperti kamu,'' jawab William dengan nada manjanya sambil terus memeluk Aira dari belakang.
Aira benar-benar tidak menyangka dengan apa yang dikatakan oleh William, dia malah berfikir seperti itu dan sama sekali tidak takut jika dia nantinya malah memukul dirinya karena menganggap orang lain.
''Kamu ini benar-benar ya, Mas. Kamu gak takut aku pukul,''
Aira menganga sambil menggelengkan kepalanya saat mendengar William yang selalu mengatakan hal mesum seperti itu.
''Mas, kamu ini benar-benar mesum ya. Selalu hal seperti itu yang kamu katakan, di otak kamu hanya ada pikiran seperti itu ya?''
__ADS_1
''Sayang, aku mesum dengan istri ku sendiri apa salahnya coba? Yang salah itu jika aku berkata mesum dengan orang lain, baru itu salah apalagi dengan lelaki, itu tambah salah,'' kata William dengan bergidik ngeri saat dia memikirkan tentang dia bersama dengan lelaki lain.
Aira tampak tersenyum saat melihat bagaimana ekspresi wajah William yang tampak terlihat jijik.
''Hahaha, Mas kamu ini bisa aja sih,'' tawa Aira dan entah mengapa melihat Aira yang tertawa lepas seperti itu membuat hati William merasa sangat bahagia.
Lalu saat itu juga William langsung memeluk Aira dengan perasaan bahagia.
''Teruslah tersenyum seperti ini Sayang karena senyuman seperti ini yang selalu ingin aku lihat dari wajah kamu,'' ucap William dengan perkataan tulus.
Mendengar apa yang dikatakan oleh William, hati Aira benar-benar merasa sangat tenang karena hal seperti ini lah yang dari dulu Aira ingin rasakan bersama dengan suaminya.
''Mas, aku akan selalu tersenyum seperti ini saat berada di dekat kamu dan aku berharap kamu akan selalu menemani aku suka maupun duka dan kita berdua akan menua bersama-sama hingga maut memisahkan kita berdua,'' pinta Aira dengan berharap bahwa dia dan juga William akan selalu bersama.
__ADS_1
''Amin Ya Allah, semoga doa kita berdua di jabah oleh Allah SWT ya sayang,'' jawab William dan semakin erat memeluk Aira.