
Aira hanya bisa menahan air matanya saat William saat ini memeluk dirinya dengan menahan agar dirinya tidak pergi. Andai saja, William mencintai dirinya dan dia menahannya untuk tidak pergi karena dia mencintainya tapi William menahan dirinya membutuhkan seorang pewaris untuk keluarganya dan itu membuat Aira benar-benar merasa sangat sakit.
''Untuk apa kau menahanku? Apakah kau ingin menyiksa ku lagi, apakah kejadian tadi malam tidak puas buat kamu, apakah kau ingin menuduhku lagi bahwa aku seorang pelacur? Hah, katakan padaku! Apa yang kau inginkan dari ku, hiks hiks?'' tangis Aira tidak bisa terbendung saat dia mengingat bagaimana kejadian tadi malam yang merenggut kesuciannya dengan paksa.
__ADS_1
William menjadi terdiam saat dia mendengar apa yang dikatakan oleh Aira, dia tau bahwa dirinya bersalah dan tidak seharusnya dia menuduh Aira seperti itu hanya saja kemarahan di dalam dirinya membuat dia gelap mata dan memaksa Aira untuk melayani dirinya.
''Aira, aku benar-benar minta maaf pada kamu karena kejadian tadi malam. Tadi malam aku benar-benar tidak bisa mengontrol emosi ku dan melakukan hal seperti itu padamu, lagian kenapa kamu tidak pernah menjelaskan padaku bahwa sebenarnya kau masih suci jika saja kau mau menjelaskan padaku mungkin aku tidak akan melakukan hal seperti ini padamu dan menuduh kamu yang tidak-tidak,'' ucap William dengan menyalahkan Aira yang tidak menjelaskan apapun padanya bahkan William berfikir bahwa Aira tidak mau membela dirinya.
__ADS_1
''Menjelaskan? Kau ingin aku menjelaskan semuanya sama kamu? Tapi apakah kamu akan percaya dengan apa yang aku katakan? Kau saja langsung menuduh ku tanpa mau bertanya padaku bagaimana bisa aku menjelaskan semuanya sama kamu saat kamu sudah mempercayai orang lain dari pada aku. Lagian aku yakin meskipun aku menjelaskan semuanya sama kamu, kamu juga tidak akan mempercayai aku dan mungkin kau akan mengira bahwa aku berbohong. Tapi sekarang kau sudah mengetahui sendiri bahwa aku tidak pernah melakukan apa yang kau tuduhkan dan sekarang kau meminta maaf padaku? Jika aku menjawab aku akan memaafkan kamu asalkan kamu bisa mengembalikan keperawanan ku lagi, apa kau bisa?'' tanya Aira dengan menatap tajam kearah William yang saat ini tampak terlihat gugup saat Aira mengatakan semua itu padanya.
William berfikir bahwa dia melakukan semua ini karena dia menyelamatkan keluarganya untuk memiliki keturunan hanya saja di dalam hati William yang paling dalam, dia takut untuk kehilangan Aira di dalam hidupnya maka dari itu sejak tadi dia berusaha untuk membuat Aira tetap bertahan di rumahnya dan menjadi istrinya.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan oleh William, kini Aira mengerti dengan betul kenapa dia berusaha untuk menahan dirinya dan Aira sama sekali tidak mau menjadi budak di keluarga Ribery.
''Maaf Mas, tapi aku benar-benar tidak mau berada di dalam keluarga ini. Aku mau hidup ku tenang tanpa ada beban untuk memiliki seorang pewaris. Kau bisa mencari wanita lain dan aku yakin bahwa banyak wanita di luaran sana yang mau untuk meminjamkan rahimnya untuk keluarga kamu dan aku benar-benar tidak bisa menuruti keinginan keluarga kamu jadi aku memilih untuk pergi. Assalamualaikum,'' ucap Aira lalu dia pun berjalan keluar dari rumah William dengan membawa semua barang-barang miliknya.
__ADS_1