Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 87


__ADS_3

Mendengar ucapan Marcus, Nick langsung memukul kepala Marcus pelan.


''Dasar bodoh! Jika aku memberitahukan kepada William bahwa saat ini Callista sedang hamil anakku maka Callista tidak akan ragu lagi untuk membunuh anak ku. Aku membuat alasan supaya anak yang di kandung oleh Callista bisa di akui oleh William agar dia tidak menggugurkan kandungannya. Aku menjadikan William sebagai alasan agar Callista mau mempertahankan anak itu dan jika aku mengatakan kepada William bahwa Callista sedang hamil anakku maka dia tidak akan segan lagi untuk menceraikan Callista dan saat itu juga Callista tidak akan berfikir panjang lagi dan menggugurkan anak ku,'' kata Nick dengan mengatakan alasan dia kenapa dia tidak mengatakan hal yang sebenarnya kepada William bahwa sebenarnya saat ini Callista tengah hamil anaknya.


''Apakah kau mencintai Callista?'' tanya Marcus dengan menatap serius kearah Nick.


Nick cukup terkejut saat mendengar pertanyaan dari Marcus. Saat ini Nick sama sekali tidak mengerti tentang apa yang dia rasakan kepada Callista, Nick sering bermain dengan wanita cantik dan dia sama sekali tidak pernah memiliki perasaan yang lebih dari sebuah cinta. Nick hanya akan menjalin hubungan dengan wanita sampai dia bosan seperti hal nya dengan Callista, Nick yang bertemu di bar dengan Callista hanya memiliki hubungan sebagai teman di atas ranjang dan karena mereka berdua sering melakukannya hingga membuat Callista hamil seperti sekarang ini.

__ADS_1


''Mencintai Callista? Aku tidak tau, Mar. Yang ada di pikiran ku saat ini hanyalah bagaimana bisa aku mempertahankan anak yang tengah dia kandung. Kau tau bahwa keluarga ku sangat menginginkan untuk aku segera menikah dan memiliki keturunan tapi untuk saat ini aku bahkan tidak pernah merasakan sebuah cinta bagaimana bisa aku mengatakan bahwa aku mencintai Callista. Mar, aku akan melakukan apapun untuk bisa mempertahankan anak itu, aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi tapi aku benar-benar ingin anak itu lahir. Jika aku mengatakan hal yang sebenarnya kepada William meskipun nanti aku akan meminta bantuan William untuk mengakui anak yang di kandung oleh Callista adalah anaknya. Aku tidak bisa menjamin bahwa William akan membantu ku, bagaimana jika malah nanti William tidak mau membantu ku dan Callista malah nekad membunuh anak yang dia kandung? Tidak, aku tidak ingin mengambil resiko untuk kehilangan anakku. Untuk sementara ini aku akan melakukan apa yang dikatakan Callista dan setelah anak itu lahir aku akan membawanya pergi dari sini,'' ucap Nick dengan memikirkan segala rencana untuk bisa melahirkan anak yang saat ini di kandung oleh Callista.


Melihat bagaimana kegigihan Nick dalam memperjuangkan anaknya membuat Marcus berfikir untuk membantu Nick.


''Kau benar-benar lelaki yang bertanggung jawab, Nick. Sangat jarang lelaki di luaran sana yang mau memperjuangkan anak diluar pernikahan padahal kau tau sendiri bahwa Callista tidak menginginkan anak itu tapi kau? Kau malah ingin memperjuangkan anak itu agar dia lahir dan merawatnya. Aku salut padamu dan aku berjanji akan membantu kamu untuk menyelesaikan masalah ini,'' jawab Marcus sambil menepuk pelan pundak Nick dan tersenyum padanya.


''Kenapa kau tidak menyuruh Callista memberikan obat perangsang kepada William dan saat itu juga buat lah sandiwara bahwa Callista dan juga William tidur bersama. Mudah bukan?'' ucap Marcus dengan mengatakan rencananya yang dia pikirkan.

__ADS_1


''Tapi apakah itu tidak bahaya untuk kandungan Callista?''


''Jika kau mengkhawatirkan tentang kehamilan Callista maka buat saja William pingsan dan saat itu juga buat rekayasa bahwa William juga Callista tidur bersama, Bagaimana?''


''Setuju, itu lebih bagus. Baiklah terima kasih banyak Mar, kau benar-benar teman ku yang selalu membantu ku di saat aku ke susahan seperti ini,'' kata Nick dengan mengatakan rasa terima kasih nya kepada Marcus karena sudah membantunya.


''Sama-sama, Nick,'' jawab Marcus dengan tersenyum kearah Nick.

__ADS_1


__ADS_2