Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 68


__ADS_3

Mendengar Aira kembali mengusir dirinya membuat William sangat marah kepada Aira. Saat ini William mengeluarkan sebuah laporan medis tentang kesehatan Ayah Aira.


''Apa itu?'' tanya Aira dengan menatap bingung saat dia melihat kertas hitam putih yang di berikan oleh William padanya.


''Kau baca dulu dan setelah kau pasti akan mengetahui isi dari laporan itu,'' jawab William dengan santainya lalu duduk di sofa sambil tersenyum kearah Aira.


Aira yang merasa penasaran pun mengambil kertas tersebut dan membacanya dan betapa terkejutnya Aira saat dia mengetahui bahwa ternyata Ayah nya saat ini tengah sakit keras dan laporan itu menujukkan bahwa Ayah Aira mengalami penyakit tumor otak. Aira langsung menjatuhkan hasil laporan itu dengan air mata yang mengalir.


''Kau pasti berbohong padaku?'' Aira tampak tidak percaya dengan apa yang saat ini dia lihat tentang keadaan Ayah nya.

__ADS_1


''Mungkin kau tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan tapi kau bisa mempertanyakan masalah ini kepada Ayah mu,'' jawab William dengan tersenyum sinis kearah Aira.


''Aira, aku memberitahukan masalah ini karena aku peduli padamu dan juga keluarga mu jadi aku berharap bahwa kau mau kembali padaku, Aira. Aku bisa memberikan biaya pengobatan terbaik untuk Ayah mu, bagaimana? Apakah kamu setuju untuk kembali dengan ku?'' ucap William dengan memberikan tawaran kepada Aira agar dia mau kembali padanya.


''Kau pikir aku sebuah barang yang bisa di tukar dengan nyawa Ayah ku? Kau benar-benar bajingan yang memanfaatkan keadaan Ayah ku hanya untuk kepentingan diri mu sendiri, Mas!'' jawab Aira dengan wajah penuh amarah atas apa yang dikatakan oleh William padanya.


''Aira, aku tidak memiliki cara lain agar kau bisa kembali padaku dan hanya dengan cara seperti ini aku bisa membuat kau kembali padaku,''


Aira pun berjalan untuk kembali masuk ke dalam kamarnya dan saat itu juga William langsung menahan tangan Aira agar dia tidak pergi.

__ADS_1


''Aku tidak akan pernah melepaskan kamu, Aira. Kau adalah istri ku dan aku lah yang berhak untuk mengatakan kata pisah. Jika kau sampai berani menolakku maka jangan salahkan aku jika kau tidak akan mendapatkan pekerjaan dimana kau akan melamarnya,'' jawab William dengan menahan tangan Aira dan menggenggamnya cukup erat.


Aira langsung berbalik dan menghempaskan tangan William yang saat ini menggenggam tangannya.


''Cukup Mas! Kenapa kau selalu mempersulit hidup ku? Kau sudah memiliki istri bukan dan dia juga jauh lebih cantik dari pada aku, dia memiliki segalanya yang lelaki lain inginkan jadi pergi lah dan temui Callista. Dia juga istri mu dan aku yakin dia juga bisa memuaskan kamu. Jangan memaksa aku lagi untuk kembali padamu karena aku benar-benar tidak mau hidup dengan lelaki seperti mu!'' ucap Aira dan langsung mendorong tubuh William agar dia menjauh darinya.


Tapi William langsung memeluk Aira dan tidak mau melepaskan pelukannya.


''Lepaskan aku pria berengsek!'' maki Aira sambil berusaha untuk melepaskan dari pelukan William tapi semakin Aira berusaha untuk melepaskan dari pelukan William semakin William memeluk Aira dengan erat.

__ADS_1


''Jangan pergi, Aira. Hanya kau lah wanita yang aku inginkan dan kau lah wanita pertama yang aku sentuh, ku mohon jangan tinggalkan aku,'' kata William dengan suara memelas dengan tetap memeluk Aira.


Aira cukup terkejut dengan apa yang dikatakan oleh William bahwa dia adalah wanita yang pertama dia sentuh. Aira menjadi terdiam dan tidak lagi memberontak saat William masih memeluknya.


__ADS_2