Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 21


__ADS_3

Saat ini Aira baru saja pulang bekerja dan dia pun tampak terlihat kelelahan apalagi selama beberapa hari ini Aira memiliki pekerjaan yang cukup banyak di kantornya sehingga membuat Aira harus pulang lebih malam.


Saat ini sebenarnya Aira juga ingin mengambil semua barang-barangnya karena dia sudah benar benar memutuskan untuk kembali pulang ke rumah ke dua orang tuanya. Aira pun membuka pintu rumahnya dan betapa terkejutnya dia saat dia melihat Saif yang saat ini tengah duduk di sofa sambil melipat kedua tangannya.


''Kenapa kamu baru pulang jam sekarang, kenapa tidak pulang besok saja.'' Saif tampak terlihat sangat marah saat melihat Aira yang pulang sampai malam seperti ini.


Aira berusaha untuk menghina Saif karena malam ini dia benar benar sangat lelah dan tidak ingin bertengkar dengan Saif. Melihat Aira yang ingin menghindari dirinya, Saif pun langsung menarik tangan Aira agar dia tidak pergi.

__ADS_1


''Kau mau kemana, Aira?? Aku belum selesai dengan mu.'' Saif tampak menatap marah kearah Aira saat ini.


''Aku hanya ingin mengambil semua barang barangku yang ada di sini dan aku mohon lepaskan aku.'' Pinta Aira dengan nada dinginnya kepada Saif.


''Kau benar benar ingin bercerai dengan ku??''


''Kau pikir hanya kau yang terluka, Hah. Aku pun juga ikut terluka Aira, aku juga sakit. Selama ini aku merasakan luka yang bahkan sampai saat ini belum sembuh, aku sangat ingat betul bagaimana dulu kau mengkhianati aku. Kau tau betapa dulu aku sangat mencintai kamu dan apa balasan kamu, kau hanya memberiku luka dan kini aku membalas semua luka di hatiku padamu, Aira. Kau tau bahwa hati ini sangat sakit saat melihat orang yang paling dia cintai bersama dengan lelaki lain, apalagi kalian berdua sampai melakukan hubungan intim di gubuk itu.'' Saif tampak mengeluarkan semua rasa luka di dalam hatinya yang selama ini dia pendam.

__ADS_1


''Cukup Mas, cukup! Berapa kali aku katakan pada kamu bahwa aku sama sekali tidak melakukan hubungan intim dengan lelaki itu. Aku hanya menolongnya dan tanpa kau membuktikannya sendiri kau terus saja menuduh aku. Kau tetap meragukan kesucianku, padahal selama ini aku masih menjaga kesucian ini untuk mu, Mas. Tapi sekarang aku benar benar sadar bahwa sebenarnya kau tidak benar benar mencintai aku. Sudahlah Mas, biarkan semua ini berakhir. Aku sudah terluka selama 5 tahun dengan sikap kamu yang sering membawa wanita lain ke rumah ini. Aku juga terluka karena itu jadi kita sudah impas Mas dan aku mau hubungan kita benar benar berakhir sampai di sini.'' Ucap Aira dengan mengatakan kepada Saif bahwa dia benar benar ingin berpisah dengan dirinya.


Saif menggenggam tangannya menahan amarah saat Aira benar benar ingin berpisah dengan dirinya.


''Baiklah, kalau begitu kita berpisah saja. Mulai saat kau Aira bukan lagi istri ku dah sekarang aku sudah menjatuhkan talak padamu. Sekarang aku ingin lihat bagaimana kamu akan hidup tanpa aku.'' ucap Saif dengan menjatuhkan talak kepada Aira dan kini Aira pun hanya bisa memejamkan matanya dengan air mata yang menetes karena Saif sudah menceraikan dia.


''Baiklah, kalau begitu aku pamit dulu, Mas. Terima kasih untuk waktu lima tahunnya ini dan kini aku akan pergi.'' ucap Aira lalu berjalan menuju ke dalam kamarnya untuk mengambil semua barang barangnya.

__ADS_1


__ADS_2