
Aira cukup terkejut dengan kedatangan Saif di sampingnya, dia langsung berdiri untuk berjalan pergi karena saat ini dia benar-benar tidak ingin bertemu dengan siapapun apalagi Saif. Melihat Aira yang seperti ingin pergi, Saif langsung menahan tangan Aira agar tidak pergi.
''Kau mau pergi, Aira?'' kata Saif dengan menahan tangan Aira dan saat itu juga Aira langsung melepaskan tangan Saif yang memegang tangannya.
''Maaf Mas, tolong lepaskan tanganku,'' kata Aira tanpa melihat kearah Saif.
''Maaf. Oh ya Aira, kau tau selama beberapa hari ini aku selalu mencari keberadaan kamu. Ada sesuatu yang ingin aku katakan sama kamu dan ini sesuatu yang penting,'' kata Saif dengan suara lemah lembutnya saat dia berbicara kepada Aira.
Aira cukup terkejut saat dia mendengar nada suara Saif yang tampak berbeda dari biasanya karena jika biasanya Saif akan selalu mencemooh dirinya dengan kata-kata kasar tapi kali ini Aira mendengar nada suara Saif yang lemah lembut padanya dan itu membuat Aira merasa heran dengan sikap Saif kali ini.
''Ada apa, Mas? Sesuatu yang kau maksud?'' tanya Aira dengan wajah bingungnya karena selama ini Aira sama sekali tidak pernah mendengar bahwa Saif ingin berbicara dengan dirinya apalagi sesuatu yang penting seperti sekarang ini.
''Tapi sebelum itu kita duduk di sini dulu agar kita berdua bisa membicarakan masalah ini dengan tenang,'' ajak Saif dengan meminta Aira untuk duduk bersama dengan dirinya.
''Tidak perlu, Mas. Cepatlah katakan apa yang ingin kamu katakan karena aku masih memiliki urusan yang harus aku selesaikan jadi sebaiknya kamu bicarakan semua ini dengan cepat,'' jawab Aira dengan menolak ajakan Saif.
Saif yang tidak memiliki pilihan pun akhirnya menyetujui permintaan Aira karena bagaimanapun juga saat ini keadaan mereka berdua sudah berbeda.
__ADS_1
''Baiklah. Aira, sebenarnya aku ingin mengatakan permintaan maaf ku kepada mu, selama ini aku sudah berburuk sangka padamu. Aku selalu berfikir bahwa kamu menodai cinta kita berdua yang telah lama kita jalin tapi setelah beberapa bulan ini aku mulai menyadari bahwa apa yang aku tuduhkan padamu itu tidak benar. Aira, aku benar-benar sangat menyesal karena pernah menuduh kamu bahwa kamu sudah tidak suci lagi bahkan aku sering mengatakan kata-kata kasar padamu tapi sekarang aku benar-benar sangat menyesal dan aku minta maaf sama kamu, Aira,'' ucap Saif dengan mengatakan permintaan maafnya kepada Aira tentang apa yang selama ini dia lakukan.
Sebenarnya semenjak Saif berpisah dengan Aira, entah mengapa ada perasaan menyesal di dalam hati Saif dan secara sembunyi-sembunyi Saif mulai menyelidiki tentang kejadian 5 tahun yang lalu saat Aira di temukan di sebuah gubuk dengan keadaan yang kacau bahkan terdapat bercak darah di paha Aira.
Saif berusaha dengan semampunya untuk menyelidiki masalah itu tapi dia sama sekali tidak menemukan bukti apapun hingga dia bertemu dengan William dan saat itu juga William mengatakan tentang hal yang sebenarnya kepada Saif saat William menjadi lelaki pertama bagi Aira. Saat itu juga Saif cukup terkejut saat mengetahui bahwa William sudah menyentuh Aira dan sudah di pastikan bahwa William adalah lelaki pertama bagi Aira.
Sebenarnya William memberitahukan masalah itu untuk memberikan pelajaran kepada Saif yang sudah menuduh Aira yang tidak-tidak dan setelah mengetahui hal yang sebenarnya hati Saif menjadi merasa sangat bersalah kepada Aira dan dia terus mencari keberadaan Aira untuk meminta maaf atas apa yang telah dia lakukan di masa lalu kepada Aira. Saif juga menceritakan tentang dia semua hal yang dia ketahui tentang masalah ini. Mendengar cerita dari Saif, Aira hanya bisa tersenyum pahit karena apapun yang dikatakan oleh Saif saat ini semuanya sudah percuma.
''Aira, apakah kamu mau memaafkan semua kesalahanku di masa lalu?'' tanya Saif saat dia melihat Aira hanya diam saja tidak mengatakan hal apapun.
''Kau benar, Aira. Aku benar-benar sangat menyesal, andai saja ada kesempatan ke dua bagi ku pasti aku akan memperbaiki semua kesalahan yang pernah aku lakukan tapi sekarang keadaannya sudah berbeda dan ini adalah kesalahan terbesar yang pernah aku lakukan di dalam hdup ku,'' ujar Saif dengan nada sedihnya saat dia mengingat bagaimana jahatnya dia kepada Aira.
''Sudahalah Mas, kita jangan membahas tentang masa lalu lagi. Oh ya, aku harus pergi karena masih ada urusan yang harus aku lakukan, Mas. Assalamualaikum,'' pamit Aira kepada Saif.
''Waalaikumsallam,'' jawab Saif dengan menatap kepergian Aira.
Saat ini berbalik untuk pergi, tiba-tiba seorang anak kecil datang menabrak Aira hingga membuat Aira terhuyung dan akan terjatuh.
__ADS_1
''Astagfirullah,'' kata Aira dengan berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak jatuh.
Melihat Aira yang akan terjatuh dengan spontan Saif berjalan menghampiri Aira untuk menangkap tubuh Aira agar tidak jatuh dan benar saja saat ini Saif berusaha menopang tubuh Aira dengan memeluknya agar Aira tidak terjatuh.
Merasa ada seseorang yang sedang memeluk dirinya, Aira langsung mendorong tubuh orang itu yang tak lain adalah Saif tapi Saif sama sekali tidak mau melepaskan pelukannya dan masih memeluk Aira.
''Mas, lepaskan aku sekarang! Tidak enak di lihat orang-orang, Mas!'' kata Aira dengan berusaha melepaskan pelukannya dari Saif.
Saif sama sekali tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Aira, dia malah semakin erat memeluk tubuh Aira sambil terus menatap kearah Aira.
''Aira, apakah kau sudah tidak mencintai ku lagi? Apakah aku tidak bisa kembali lagi dengan mu dan memperbaiki semua kesalahan yang pernah aku perbuat. Aira, aku benar-benar sangat menyesal dan aku ingin kembali lagi bersama dengan kamu. Aira, aku benar-benar mencintai kamu,'' kata Saif dengan mengutarakan isi hatinya kepada Aira bahwa dia masih mencintai Aira dan ingin kembali lagi bersama dengan dirinya.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Saif, Aira benar-benar sangat marah.
''Mas, kamu sudah gila ya! Aku ini sudah bersuami dan kamu hanya mantan suami ku. Tidak seharusnya kamu mengatakan hal seperti itu, Sekarang cepat lepaskan aku!'' jawab Aira dengan amarah di dalam hatinya.
Tiba-tiba seseorang datang dengan menarik tangan Aira dan akhirnya Aira pun terlepas dari pelukan Saif. Lalu saat itu juga sebuah pukulan melayang di wajah Saif hingga membuat Saif terjatuh.
__ADS_1