Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 76


__ADS_3

William menatap kearah Aira yang saat ini seperti enggan untuk melihatnya, dia tau bahwa dia bersalah tapi tidak seharusnya Aira bersikap seperti ini padanya.


''Aira, kenapa kamu langsung berubah menjadi dingin seperti itu padaku? Ingat Aira bahwa aku ini masih Suami mu dan aku harap kamu bisa menghargai aku sebagai suami mu, aku juga sudah membantu kamu dari Callista tapi sekarang kau malah bersikap seperti ini pada ku. Apakah ini cara mu berterima kasih padaku?'' kata William dengan wajah sedihnya saat dia melihat bagaimana sikap Aira padanya.


Melihat ekspresi wajah William, Aira pun merasa bersalah dan menghela nafas berat.


''Huft, baiklah. Terima kasih banyak,'' jawab Aira dengan suara pelan.


Lalu saat itu juga William langsung menarik tangan Aira dan menekan tengkuk lehernya, William mencium bibir Aira dan semua perlakuan William benar-benar membuat Aira sangat terkejut.


Melihat Aira yang diam dan tidak mendorongnya, William ******* bibir Aira pelan dan saat Aira merasakan bahwa bibir William bergerak. Saat itu juga Aira langsung mendorong tubuh William.


''Kau! Apa yang kau lakukan? Dasar lelaki berengsek!'' bentak Aira dengan amarah di dalam hatinya lalu dia pun melayang tamparan kepada William tapi saat itu juga William langsung menahan tangan Aira.

__ADS_1


''Aira, aku ini suami kamu dan itu hal yang wajar saat kita melakukan ciuman karena kita sudah menjadi pasangan suami istri yang sah. Malahan kalau kamu menolak itu dosa, Sayang,'' bisik William dengan menekan kata dosa.


Aira langsung mendorong tubuh William agar dia menjauh darinya.


''Kau bicara omong kosong apa, kita hanya menikah karena sebuah kesalahan. Kau ingin memanfaatkan aku dan aku sama sekali tidak ingin menikah dengan lelaki yang tidak tulus seperti mu,'' jawab Aira lalu dia pun mendorong tubuh William agar dia segera pergi darinya.


''Sebaiknya sekarang kamu pergi dari sini, aku masih mau mandi dulu,'' ucap Aira sambil mendorong tubuh William dan saat itu juga William pun keluar dari kamar Aira dan Aira menutupnya dengan cukup keras.


William tersenyum saat dia mengingat bagaimana tadi dia mencium Aira, bahkan Aira juga terlihat malu.


''Aira, sekarang aku hanya ingin melakukan apa yang kata hatiku katakan,'' gumam William lalu berjalan untuk mengambil berkas yang dia butuhkan tadi.


Sedangkan di dalam kamarnya saat ini wajah Aira berubah menjadi merah, dia sama sekali tidak menyangka bahwa tadi dia berciuman dengan William. Aira menatap kearah kaca sambil memegang bibirnya.

__ADS_1


''Aira, kenapa tadi kamu hanya diam saja saat William mencium kamu. Kamu tidak sadar apa bahwa kamu sudah memberikan dia kesempatan untuk menyentuh kamu, Akkh! Aira kau benar-benar sangat ceroboh!'' kata Aira sambil menutup wajahnya karena merasa malu saat dia mengingat bagaimana tadi mereka berdua berciuman.


''Tidak, sekarang aku harus membersihkannya. Aku tidak mau ada bau dari lelaki bejat itu,'' kata Aira lalu mengambil pasta gigi dan menggosoknya dengan cukup lama.


Setelah beberapa menit Aira berada di dalam kamar mandi, sekarang Aira pun keluar dengan tubuh seger nya karena dia baru saja selesai mandi. Rambut Aira yang masih basah menunjukkan bahwa dia terlihat cukup segar setelah selesai mandi.


Kini Aira duduk di depan cermin dan saat itu juga Aira kembali mengingat tentang perkataan William padanya tadi.


''Aira, aku ini suami kamu dan itu hal yang wajar saat kita melakukan ciuman karena kita sudah menjadi pasangan suami istri yang sah. Malahan kalau kamu menolak itu dosa, Sayang,'' kata-kata William terngiang di benak Aira.


Lalu dia pun menundukkan kepalanya dengan perasaan sedih.


''William, andai saja kau menikahi aku karena sebuah cinta maka aku tidak akan pernah memperlakukan kamu seperti ini. Aku akan dengan tulus mencintai kamu hanya saja kau memiliki niat buruk terhadap ku bahkan kau ingin memanfaatkan aku dan itu membuat aku sakit William,'' kata Aira sambil memegang dada nya yang terasa sesak saat dia mengingat bagaimana niat William dan juga keluarganya terhadap Aira.

__ADS_1


__ADS_2