
Sebenarnya Aira datang ke kantor William karena dia ingin membawakan berkas yang tertinggal di rumahnya tapi siapa sangka Aira malah melihat bagaimana suaminya bercumbu dengan istri pertamanya dan itu benar-benar membuat Aira sakit. Aira tau bahwa seharusnya dia sudah tau bahwa pemandangan seperti ini akan sering dia lihat, hanya saja Aira masih tidak menyangka bahwa dia masih merasakan sakit di dalam hatinya.
Saat ini Aira sudah berada di dalam taksi dan berniat untuk kembali ke rumahnya. Aira menatap kearah depan dengan tatapan tajam, bahkan saat ini air mata menetes di pipi Aira.
''Bodoh kau Aira, untuk apa yang menangisi lelaki bajingan seperti dia. Jangan buang air mata mu hanya untuk lelaki yang sama sekali tidak pantas untuk kau tangisi. Jika dia bisa menyakiti kamu, lalu kenapa kamu tidak bisa menyakiti dia! Sekarang bukan saatnya untuk kamu menangis, kau harus siapkan mental mu untuk menghadapi mereka semua,'' kata Aira lalu menyeka air matanya dan menatap penuh amarah di dalam hatinya.
Malam hari pun kembali menyapa, saat ini William yang baru pulang bekerja pun langsung menghampiri Aira yang duduk santai di ruang tamu.
''Selamat malam, Sayang,'' sapa William dengan wajah bahagianya dan duduk di samping Aira.
__ADS_1
''Selamat malam, Mas. Kamu udah pulang? Kok gak biasanya kamu pulang secepat ini?'' tanya Aira dengan masih duduk sambil menonton televisi.
''Iya Sayang, pekerjaan aku sudah selesai semua dan aku juga ingin mengatakan sesuatu sama kamu. Kau tau kan bahwa keluarga aku sudah berada di Indonesia dan kini mereka ingin mengadakan sebuah acara pesta untuk kedatangan mereka jadi keluarga aku juga mengundang kamu untuk datang ke acara ini. Mereka juga ingin melihat menantu mereka,'' kata William dengan mengatakan tentang pesta yang akan diadakan oleh keluarga William.
Aira pun menjadi diam saat mendengar tentang apa yang dikatakan oleh William padanya. Saat keluarga William tiba di Indonesia, Aira sudah mengajak William untuk bertemu dengan keluarganya hanya saja William menolak dengan alasan bahwa keluarganya sedang sibuk jadi tidak bisa bertemu dengan Aira dan kini setelah mereka meminta Aira untuk datang menghadiri acara pesta yang diadakan oleh keluarganya.
Hari yang di tunggu akhirnya datang juga, saat ini Aira sudah berpenampilan sangat cantik dengan balutan gaun mewah yang membuat aura kecantikan Aira semakin terlihat cantik. Aira memang sengaja berdandan cantik seperti ini karena dia ingin melihat bagaimana reaksi keluarga William yang mengganggap remeh dirinya.
''Mas, ayo kita berangkat,'' kata Aira memanggil William yang saat ini tengah menunggu dirinya dan saat William melihat ke arah Aira, dia benar-benar di buat terkejut dengan penampilan Aira yang terlihat sangat cantik dengan balutan gaun mewah.
__ADS_1
''Sayang, kamu cantik sekali,'' kata William dengan menatap kagum kearah Aira.
Aira pun tersipu saat mendengar pujian dari William.
''Terima kasih banyak, Mas.'' Aira pun tersenyum kearah William dan kini mereka berdua pun bergandengan tangan untuk pergi ke acara pesta tersebut.
Sedangkan di tempat lain, saat ini Callista berdandan sangat cantik. Dia ingin membuat semua tamu undangan yang datang ke acara tersebut kagum pada kecantikan Callista dan membuat dia menjadi pusat perhatian semua tamu undangan.
''Kau harus merias wajah ku dengan sangat cantik karena aku ingin semua orang menatap kagum padaku dan aku menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut, kau mengerti!'' kata Callista kepada perias yang saat ini sedang merias dirinya.
__ADS_1