Kesucian Yang Diragukan

Kesucian Yang Diragukan
episode 112


__ADS_3

Saat ini Callista tampak berakting dengan wajah bahagia nya, dia tidak ingin membuat keluarga William merasa curiga pada nya.


''Benar Mom, aku hamil. Callista benar-benar tidak menyangka bahwa Callista hamil, selama beberapa hari ini Callista merasa ada yang aneh dengan tubuh Callista, Callista sering merasa mual, pusing bahkan kadang Callista menginginkan makanan yang tidak masuk akal dan karena Callista merasa curiga dengan keadaan Callista akhirnya Callista memberanikan untuk mengetes apakah Callista hamil atau tidak dan ternyata Callista benar-benar hamil, Mom. Callista benar-benar merasa sangat bahagia dan langsung pergi ke dokter untuk memeriksa keadaan Callista,'' jawab Callista dengan menceritakan tentang kehamilan nya kepada Mommy William meskipun sebenarnya itu bukanlah hal yang sebenarnya terjadi.


Mommy William langsung memeluk Callista dengan perasaan bahagia, dia benar-benar tidak menyangka bahwa sebentar lagi dirinya akan memiliki seorang cucu, cucu yang selama ini dia nantikan.


''Mommy benar-benar sangat bahagia, Call dengan begitu kita berdua akan memiliki alasan untuk membawa William kembali kepada keluarga kita dan meninggalkan si wanita kampungan itu,'' ujar Mommy William dengan perasaan bahagia karena akhirnya dia bisa memiliki alasan untuk membawa William kembali kepada keluarga nya.


Setelah mendengar kabar itu, Mommy William langsung menyuruh suaminya untuk pulang dan membicarakan masalah kehamilan Callista dan benar saja tak butuh waktu lama Daddy William datang dan menemui mereka berdua yang saat ini tengah duduk sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


''Ada apa Mom? Kenapa Mommy menyuruh Daddy untuk pulang?'' tanya Daddy William dengan wajah bingungnya karena saat di telepon tadi Mommy William tidak menceritakan tentang apapun dan hanya meminta dirinya untuk pulang.


''Dad, duduk dulu. Mommy ingin mengatakan hal yang pasti nya akan membuat Daddy merasa sangat bahagia dan bahkan Daddy sampai tidak bisa berkata apa-apa saking bahagianya,'' ucap Mommy William dengan menuntun sang suami untuk duduk di sampingnya dengan memeluk lengan nya.


''Ada apa, Mom? Ada kabar bahagia apa?'' tanya kembali Daddy William dengan perasaan tidak sabar.


Daddy William yang saat ini berada di sampingnya pun hanya diam sambil menatap kearah Callista. Bahkan dirinya masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh istri nya.


Melihat ekspresi wajah suami nya yang masih tampak bingung, Mommy William pun menepuk pundak sang suami.

__ADS_1


''Dad, kenapa Daddy hanya diam saja? Bahkan Daddy tidak mengatakan selamat kepada Callista,'' protes Mommy William dengan wajah marahnya kepada sang suami yang saat ini tidak terlihat bahagia.


''Mom, apa kau lupa dengan penyakit yang di derita oleh Callista?'' tanya Daddy William dengan menatap serius kearah istri nya yang saat ini raut wajahnya berubah menjadi terkejut.


''Kau tau sendiri kan Mom bahwa Callista memiliki penyakit dan jika dia hamil maka itu akan membahayakan nyawa nya dan bagaimana sekarang dia bisa hamil? Padahal kita semua tau bahwa dari dulu Callista sudah di larang untuk hamil bahkan kita semua harus mencari istri pengganti untuk mengandung anak dari keluarga Ribery dan jika sekarang Callista hamil maka itu akan membahayakan nyawa Callista sendiri,'' ucap Daddy William dengan mengatakan tentang penyakit yang di derita oleh Callista selama ini.


Callista langsung menatap kesal kearah Daddy nya yang berfikir tentang penyakitnya, saat ini Callista tidak menyangka bahwa rencana yang dia susun dulu agar dia tidak memiliki seorang anak bahkan sampai beralasan bahwa dia memiliki penyakit yang serius agar keluarga Ribery tidak menekan diri nya untuk hamil karena saat itu yang di pikirkan oleh Callista hanya tentang penampilan nya kini malah berbalik menyerang dirinya. Callista tidak menyangka bahwa saat ini senjata yang dulu dia pakai untuk membodohi keluarga William kini malah berbalik menyerang dirinya.


''Sial! Bagaimana bisa Daddy berfikir sampai ke sana dan bagaimana nanti aku harus menjelaskan kepada mereka semua tentang penyakit yang selama ini tidak pernah aku derita,'' gumam Callista dengan wajah bingungnya dan berusaha mencari jalan keluar dari masalah yang saat ini tengah dia hadapi.

__ADS_1


__ADS_2